Tumbuhan Berbiji Terbuka dan Tertutup : Pengertian, Siklus, Ciri dan Manfaatnya Lengkap

5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Silus, Ciri – Ciri dan Manfaat Tumbuhan Berbiji Terbuka dan Tertutup Beserta Gambarnya

Tumbuhan berbiji terbuka dan tertutup beserta gambarnya – diantara seluruh tumbuhan yang terdapat di dunia ini, tentu ada jenis tumbuhan tumbuhan berbiji (spermatophyte). Nah, tumbuhan ini dibagi 2 kelompok lagi, yakni tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae). Berikut ulasannya tentang tumbuhan berbiji terbuka dan tertutup beserta gambarnya.

A. Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)

Tumbuhan gymnospermae adalah tumbuhan yang bijinya ini tidak tertutup bakal buah. Jadi tumbuhan ini pada umumnya mempunyai bagian-bagian akar, batang, pembuluh, daun dan strobilius.

Ciri-Ciri Berbiji Terbuka

Adapun ciri-ciri tumbuhan berbiji terbuka diantaranya :

  • Akar tumbuhan berbiji terbuka kadang tunggang yang jenis batangnya mencabang-cabang.
  • Daun tebal, sempit dan kaku
  • Tulang daun tanpa variasi
  • Bakal bijinya terbuka serta letaknya di permukaan bakal buah
  • Bakal buah letaknya di luar megasporofil (sisik pendukung pada bakal biji yang mengumpul berbentuk stribilus berkayu)
  • Tanpa mahkota
  • Tanpa bunga sejati
  • Bakal bijinya ada di luar, jadi tidak bisa dilindungi daun buah
  • Secara umum sifatnya heterospora (mempunyai dua jenis spora)
  • Spora satu bentuknya megaspore yang membentuk gamet, sementara satunya berbentuk mikrospora yang menghasilkan serbuk sari
  • Penyerbukan pasti dengan bantuan angina/ biasa anemogami
Baca Juga :  Anatomi Daun Dikotil Dan Monokotil : Pengertian, Struktur, Fungsi Beserta Perbedaannya

Klasifikasi Tumbuhan Berbiji Terbuka

Jadi, tumbuhan ini mempunyai 4 macam kelas berbeda, masing-masing diantaranya :

  1. Cycadales
    Kelas ini batangnya tidak bercabang, berdaun majemuk dan tersusun tajuk di puncak pohon. Contohnya adalah tumbuhan pakis aji.
  2. Ginkgoales
    Cirinya berdaun runcing dan mudah berguguran. Contohnya hanya satu spesies yakni tanaman ginkgo biloba, berasal dari cina dengan tinggi 30m.
  3. Coniferales
    Ciri kelas ini daunnya selalu berwarna hijau di sepanjang tahunnya. Contohnya yang masuk kelas ini adalah pohon damar dan pinus.
  4. Gnetales
    Cirinya dalam kelas gnetales adalah bentuk daun oval dan uratnya membentuk nyirip. Contohnya adalah tanaman melinjo.

Siklus Reproduksi Pada Tumbuhan Berbiji Terbuka

Berikut adalah penjelasan singkat dari siklus reproduksinya berbiji terbuka :

  • Pertama akan menghasilkan heterospora berbentuk mikrospora dan megaspore
  • Kemudian mikrospora berkembang sebagai mikrogametofit jantan berisi serbuk sari dan megaspore sebagai gamet betina
  • Megaspore dan kantung serbuk sari akan menggantikan sebagai organ reproduksi betina
  • Sesudah serbuk sari tersebut dilepas akan berubah jadi sperma
  • Sehingga disinlah terjadi penyerbukan dalam bunga kemudian sperma akan bergerak menuju sel telur serbuk sari
  • Kemudian terjadi pembuahan dengan membentuk zigot lalu mengembang jadi embrio dan biji. Lalu biji inilah membentuk tumbuhan baru

Manfaat Tumbuhan Berbiji Terbuka

  • Menjadi sumber makanan kita (seperti melinjo)
  • Memperindah rumah sebagai tanaman hias (seperti pakis aji)
  • Menjadi oenghasil minyak cat (pinus)
  • Menjadi penghasil korek api dan kertas
  • Menjadi bahan obat-obatan serta kosmetik kecantikan pada wajah (ginkgo biloba)

B. Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)

Tumbuhan angiospermae adalah tumbuhan yang mempunyai ciri khas yakni seluruh tumbuhan yang tergolong ke dalam tumuhan ini tumbuhan berbunga. Organ reproduksinya merupakan bunga yang mempunyai bakal biji serta bakal buah.

Baca Juga :  Macam Macam Sistem Hidroponik Terpopuler

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji Tertutup

  • Mempunyai daun pipih dan lebar yang urat daunnya beraneka ragam
  • Bakal biji Nampak dari luar sebab tertutup daun buah
  • Mempunyai bagian batang, daun, bunga dan akar
  • Akarnya berbentuk serabut/ tunggang
  • Reproduksi dapat vegetative/ generative
  • Mempunyai elemen bunga komplit (benang sari, putik, mahkota bunga dan kelopak bunga)
  • Batangnya berkambium da nada pula tanpa berkambium
  • Batang ada cabang dan tanpa cabang
  • Secara umum ada pembuluh xylem dan floem
  • Memiliki bunga yang sempurna

Klasifikasi Tumbuhan Berbiji Tertutup

Jadi, tumbuhan berbiji tertutuo bisa dibagi 2 kelas, diantaranya :

  1. Tumbuhan berbiji tertutup monokotil
    Kelompok ini mempunyai kayu sebab monokotil tidak mempunyai cambium. Cirinya antara lain batangnya cukup kecil tanpa cabang, urat daun sejajar, jumlag mahkota kelipatan tiga dan mempunyai akar serabut.
  2. Tumbuhan berbiji tertutup dikotil
    Ciri tumbuhan dikotil diantaranya mmepunyai batang dan kayu keras serta bercabang, batang ada kambiumnya, urat daun menyirip/ menjari, jumlahh mahkota berlipat dua/ lima.

Siklus Repoduksi Berbiji Tertutup

  • Pada awalnya ada pembelahan inti kandung lembaga primer dalam megaspore/ bakal biji
  • Inti kandung membelah sebanyak 3kali, bila ditotal gametofit betina dapat menghasilkan sel telur (n), lalu sel sinergid (n), serta inti kandung lembaga sekunder (2n)
  • Sementara gametofit jantan membentuk dalam kantong sari dan terjadi proses gametogenesis
  • Saat proses gametogenesis, pada inti serbuk sari menghasilkan inti generative dan vegetative
  • Inti generative membelah dengan mitosis menghasilkan 2 sel sperma
  • Lalu terjadi pembuahan diatas kepala putik membentuk buluh serbuk sari
  • Ujung buluh sari menjadi petunjuk jalan 2 sel sperma
  • Kemudian buluh akan memanjang sampai bakal bakal biji
  • Disinilah akan terjadi pembuahan ganda

Manfaat Tumbuhan Berbiji Tertutup

  • Menjadi sumber karbohidrat (tanaman padi)
  • Menjadi sumber sandang (tanaman kapas)
  • Menjadi sumber obat-obatan pula (tanaman kina)
  • Menjadi bahan bangunan (tumbuhan jati)
Baca Juga :  Bunga Kamboja Jepang : Pengertian, Klasifikasi, Morfologi dan Cirinya Terlengkap

Nah, sekarang kalian sudah mengetahui tentang berbagai hal yang berhubungan denganjenis tumbuhan berbiji terbuka dan berbiji tertutup beserta gambarnya. Jadi, masing-masing kelompok ini berbeda cirinya. Semoga dengan adanya artikel ini akan dapat menambah ilmu pengetahuan kalian.

Baca juga:

/* */