13 Syarat Pertumbuhan Mikroorganisme : Pengertian Beserta Penjelasannya Lengkap

5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian dan Syarat-Syarat Pertumbuhan Mikroorganisme

Syarat-syarat pertumbuhan mikroorganisme – pertumbuhan bisa diartikan sebagai pertambahan dengan teratur seluruh komponen dalam sel hidup. Pada organisme multiseluler ini, pertumbuhan merupakan peningkatan jumlah sel perorganisme, yang mana ukuran sel pun akan lebih besar. Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenaisyarat-syarat pertumbuhan mikroorganisme.

Pertumbuhan pada organisme uniseluler adalah pertambahan jumlah sel, disini maksudnya pertambahan jumlah organisme. Umur suatu sel ini ditentukan sesudah pembelahan sel selesai. Sementara umur kultur ditentukan dari lamanya inkubasi atau waktu.

Ukuran sel bergantung dengankecepatan pertumbuhan. Semakin baik zat nutrisi ini dalam substratnya mengakibatkan pertumbuhan sel makin cepat.

Syarat-Syarat Pertumbuhan Mikroorganisme

Mikroorganisme untuk pertumbuuhannya membutuhkan nutrisi serta faktor lingkungan guna kelangsungan hidupnya. Mikroorganisme membutuhkan komponen-komponen tertentu guna pertumbuhannya, yakni :

1. Energi

Mikroorganisme bisa dibagi jadi 2 kelompok menurut keperluan energinay. Yakni mikroorganisme kemotrof dan fototrof. Mikroorganisme fototrof memakai cahaya matahari menjadi sumber energinya, sementara mikroorganisme kemotrof sumber energi asalnya dari oksidasi senyawa organic misalnya seperti glukosa/ senyawa organic misalnya NaNO2 dan H2S.

2. Sumber karbon

Menurut kebutuhan karbonnya, mikroorganisme ini bisa dibagi jadi 2 kelompok yakni: mikroorganisme heterotroph dan autotroph. Mikroorganisme autotroph ialah mikroorganisme yang memakai karbon (CO2) menjadi sumber karbonnya, sementara mikroorganisme heterotroph membutuhkan sumber karbon organic, seperti glukosa.

Baca Juga :  Monera : Pengertian, Ciri Ciri Kingdom Monera (Eubacteria/ Bakteri dan Archaebacteria/ Archae)

3. Sumber nitrogen

Mikroorganisme mengambil sumber N pada bentuk gas nitrogen, garam nitrat atau berbentuk N dari senyawa organic, dan ammonium.

4. Vitamin

Penting bagi pertumbuhan sel serta dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit.

5. Air

Seluruh sel membutuhkan air pada mediumnya untuk pelarut, jadi nutrient dengan berat molekul rendah bisa melalui membrane sel.

6. Elemen non metal

Khususnya elemen ini fosfor dan sulfur. Elemen metal terdiri atas Na, Cu2+, Ca2+, Zn 2+, Mg2+, Fe2+, Fe2+, Mn2+, bentuknya ini garam-garam anorganik. Ion – ion tersebut mempunyai peran penting dalam osmoregulasi, transfer electron dan mengatur aktivitas enzim.

7. Vitamin

Penting di dalam pertumbuhan sel dan dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit.

8. Air

Seluruh sel membutuhkan air pada mediumnya untuk pelarut, jadi nutrient dengan berat molekul yang rendah bisa melalui membrane sel.

9. Nutrisi

Nutrisi atau sumber pangan ini sangat berperan penting bagi proses pertumbuhan mikroorganisme, misalnya layaknya makroorganisme. Mikroorganisme mempunyai kebutuhan akan nutrisi guna menopang semua kegiatan metabolisme yang akan dilangsungkan dalam tubuh.

Nutrisi –nutirisi yang diperlukan mikroorganisme ini kadang lengkap ditambah dengan media pertumbuhannya. Di setiap mikroorganisme mempunyai ciri khas akan nutrisi khusus dalam pertumbuhannya. Seperti bakteri laktat akan tumbuh secara baik di media yang banyak susu. Sedangkan untuk bakteri gram yang negative sebaliknya, sehingga kebutuhan akan nutrisi ini pada setiap mikroorganisme yang berbeda-beda. Hal tersebut pula meliputi keseimbangan mineral yang diperlukan mikroorganisme.

10. Derajat keasaman (Ph)

Di dalam lingkungan mempunyai derajat keasaman yang beda bergantung dengan komposisi didalamnya. Hal tersebut akan emmpengaruhi mikroorganisme yang tumbuh secara baik. Pada umumnya mikroorganisme tumbuh secara baik dalam pH netral kurang lebih 7, sedangkan terdapat sejumlah mikroorganisme yang mempunyai pH asam maupun basa guna proses pertumbuhannya, menurut pH optimalnya, sehingga mikroorganisme dibagi jadi :

  • Asidofik
    Ialah kelompok dari mikroorganisme secara baik pada media (lingkungan) dengan mempunyai pH asam yaitu dibawah angka enam (Ph <6). Kelompok tersebut kadang dihuni oleh kelompok jamur dan sejumlah bakteri mislanya helicobacter pylori akibat dari radang lambung yang bisa bertahan melaluiasam lambung menggunakan pH2.
  • Neutrofilik
    Kelompok mikroorganisme menggunakan pH optimum netral (pH 6-7) guna pertumbuhannya, kelompok tersebut ialah mikroorganisme secara umum.
  • Basofilik kebalikan asidofilik
    Untuk kelompok tersebut mempunyai pH tinggi untuk bisa tumbuh secara baik. pH pertumbuhan dari kelompok basofik yakni diatas 7, seperti kelompok mikroba hidup didasar laut kapur/ lingkungan basa yang lain.
Baca Juga :  Susu Fermentasi (Yogurt) : Pengertian dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

11. Suhu

Untuk pengaruh dari suhu dalam pertumbuhan mikroba sangat penting, sebab suhu bisa berpengaruh terhadap enzim dengan membantu proses metabolisme. Di setiap mikroorganisme mempunyai suhu optimum menjadi syarat pertumbuhan, menurut suhunya mikroorganisme dibagi jadi :

  • Psikrofilik
    Golongan mikroba yang tumbuh dalam lingkungan suhu 0 serajat Celsius sampai 25 derajat Celsius.
  • Mesofilik
    Kelompok mikroorganisme tumbuh secara baik di suhu antara 20 derajat sampai 40 derajat Celsius, suhu tersebut sebagain banyak mikroorganisme secara umum.
  • Termofilik
    Kelompok mikroorganisme tumbuh pada suhu tinggi yaitu optimum dengan suhu 50 derajat Celsius sampai 60 derajat Celsius.

12. Air

Air ialah komponen dasar organisme, air fungsinya menjadi pelarut serta peranannya paling erat dengan transportasi dan juga berlangsunga metabolisme. Keperluan air pun dibutuhkan untuk pertumbuhan mikroorganisme, yang tidak menggunakan air sehingga proses metabolisme akan hilang.

13. Oksigen

Oksigen bisa berpengaruh pada pertumbuhan mikroba, sejumlah mikroba membutuhkan oksigen guna tumbuh sedangkan lainnya rtanpa toleran pada adanya gas tersebut.
Sehingga dibedakan menjadi :

  • Aerob
    Aerob ialah kelompok mikroorganisme tumbuh membutuhkan gas oksigen bebas (O2) pada alam. Aerob bisa dibagi jadi : mikroaerob kelompok yang membutuhkan sedikit oksigen bebas, kapnofil membutuhkan oksigen lebih beas, dan anaerob fakultatif ialah mikroba dengan penyesuaian lingkungannya.
  • Anaerob
    ialah kelompok yang memakai oksigen terlarut di dalam senyawa lainnya, seperti CO (x).

Demikianlah penjelasan tentang syarat-syarat pertumbuhan mikroorganisme. Jadi, mikroorganisme ini ketika mengalami pertumbuhan membutuhkan nutrisi serta faktor lingkungan kelangsungan hidupnya. Semoga dengan adnaya uraian ini bisa menambah wawasan serta pengetahuan kalian semua. Terima kasih.

Baca juga:

Baca Juga :  5 Jenis Bakteri Agen Penyakit Pada Manusia dan Cara Mengatasinya Lengkap

/* */