Struktur Anatomi Bunga beserta Fungsinya Lengkap

5 (100%) 3 vote[s]

Struktur Anatomi Bunga beserta Fungsinya Lengkap

Struktur Anatomi Bunga beserta fungsinya – Pada tumbuhan, bunga hanya muncul pada fase-fase tertentu, yaitu pada fase di mana tumbuhan akan memulai perkembangbiakan (fase reproduksi). Buah adalah suatu organ tumbuhan yang terbentuk setelah bunga mengalami proses penyerbukan. Dengan demikian, organ bunga dan buah disebut pula sebagai organ tambahan.

Struktur Anatomi Bunga beserta Fungsinya Lengkap

Morfologi bunga pada tumbuhan tertinggi yaitu terdiri dari mahkota bunga, kelopak bunga, putik, dan benang sari. Berdasarkan dari ada tidaknya salah satu bagian pembentuk bunga, bunga dibagi menjadi 5, yaitu bunga lengkap, bunga sempurna, bunga jantan, bunga betina, dan bunga telanjang. Bunga lengkap merupakan bunga yang memiliki semua kelengkapan bunga, yaitu kelopak (calix), mahkota (corolla), benang sari (stamen), dan putik.

Bunga sempurna merupakan bunga yang selalu memiliki benang sari dan putik, tetapi kadang-kadang terdapat calix dan mahkota. Bunga jantan yaitu bunga yang memiliki ketiga bagian bunga, yaitu kelopak, mahkota, dan benang sari. Bunga betina adalah bunga yang tidak memiliki benang sari, tetapi memiliki ketiga bagian lainnya. Bunga telanjang merupakan bunga yang hanya memiliki benang sari dan putik, tetapi tidak memiliki calix dan corolla.
Untuk memahami uraian tentang bunga, pada artikel kali ini akan mengulas mengenai struktur anatomi bunga dan fungsinya, berikut penjelasnnya :

Anatomi Bunga Dan Fungsinya

1. Kelopak Bunga (Calix).

Bagian terluar dari bunga adalah kelopak. Kelopak umumnya berwarna hijau seperti daun, tetapi ada pula kelopak yang berwarna selain hijau, sehingga tampak seperti mahkota bunga. Kelopak yang memiliki warna sering ditemukan pada tanaman bunga bougenvil.
Fungsi kelopak, yaitu untuk melindungi bunga pada waktu bunga masih muda yang berbentuk kuncup bunga.

Baca Juga :  Angiospermae : Pengertian, Ciri Ciri, Perbedaan dan Contohnya Terlengkap

2. Mahkota Bunga (Corolla)

Adalah hiasan pada bunga yang terdapat di sebelah dalam kelopak bunga. Mahkota bunga mempunyai bentuk ukuran yang lebih besar daripada kelopak bunga dan memiliki warna yang indah serta menarik, tidak jarang pula mempunyai bau yang harum atau sedap.

Fungsi Mahkota bunga adalah menarik serangga atau binatang lainnya dengan menggunakan warna yang indah dan baunya yang harum. Fungsi lainnya adalah melindungi alat kelamin pada bunga sebelum terjadi proses penyerbukan. Setiap helaian mahkota bunga disebut petala. Bunga juga berfungsi sebagai salah satu organ pada tumbuhan, tentu saja membutuhkan zat makanan untuk melangsungkan hidupnya. Oleh karena itu, pada bunga juga ditemukan pembuluh-pembuluh angkut yang berfungsi untuk memasok makanan bagi bunga.

3. Benang Sari atau Stamen (Alat Kelamin Jantan).

Benang sari bagi tumbuhan merupakan alat kelamin jantan. Seperti halnya dengan bagian-bagian bunga yang diuraikan terdahulu, benang sari pun merupakan hasil dari metamorfosis daun, yang bentuk dan fungsinya telah disesuaikan sebagai alat kelamin jantan. Bukti bahwa benang sari merupakan hasil metamorfosis daun, terlihat sangat nyata pada bunga jenis tumbuhan tertentu, contohnya pada bunga tasbih (Canna indica). Bunga tasbih memiliki mahkota bunga yang tidak menarik, tetapi yang memiliki warna indah dan menarik justru benang sarinya yang memiliki sifat seperti mahkota bunga.

Benang sari dibedakan menjadi 3 bagian, yaitu tangkai sari (filamentum), kepala sari (antera), dan penghubung ruang sari (conektivum). Tangkai sari, yaitu bagian yang berbentuk benang dengan penampang melintang yang umumnya berbentuk bulat, sedangkan kepala sari, yaitu bagian benang sari yang terdapat pada ujung tangkai sari. Bagian ini di dalamnya terdapat 2 ruang sari (theca) dan masing-masing ruang sari terdiri atas 2 ruang kecil (loculumentum).

Baca Juga :  Akar tunggang dan akar serabut : Pengertian, Fungsi, Ciri, Contoh serta Perbedannya

Di dalam ruang sari tersebut adalah sebuah serbuk yang disebut serbuk sari(polen), yaitu sel-sel kelamin jantan (gamet jantan) yang berguna untuk penyerbukan. Adakalanya pada beberapa bunga, serbuk sarinya tidak terbentuk atau tidak mampu mengadakan penyerbukan. Benang sari yang seperti itu sering disebut sebagai benang sari yang mandul. Penghubung ruang sari (conektivum) adalah bagian dari lanjutan tangkai sari yang menjadi penghubung kedua bagian kepala sari (ruang sari). Penghubung ruang sari terdapat di kanan kiri penghubung ini.

4. Putik atau Pistilum (Alat Kelamin Betina).

Putik merupakan bagian bunga yang paling dalam letaknya. Putik merupakan alat kelamin betina pada bunga. Putik juga tersusun atas beberapa daun yang telah mengalami metamorfosis. Daun-daun penyusun putik disebut daun buah (karpelum). Secara keseluruhan daun-daun buah penyusun putik dinamakan gynaecium. Putik bunga adalah sebagai alat kelamin betina, yang salah satu bagiannya mengandung sel telur. Setelah dibuahi oleh inti sperma yang berasal dari serbuk sari, akhirnya akan berkembang menjadi kandung lembaga yang nantinya akan menjadi tumbuhan baru.

Bagian putik bunga yang memiliki kandungan sel telur disebut sebagai bakal biji (ovulum) yang akhirnya akan menjadi biji (semen). Sementara itu, pada bagian putik yang di dalamnya ada bakal biji, yaitu bakal buahnya (ovarium), akan berbuah menjadi buah (fructus). Putik terdiri dari tiga bagian, yaitu bakal buah (ovarium), tangkai kepala putik (stilus), dan kepala putik (stigma).

Bakal buah (ovarium) adalah bagian putik bunga yang pada umumnya kelihatan membesar dan terletak pada dasar bunga. Sedangkan tangkai kepala putik (stilus) merupakan bagian putik yang sempit dan terdapat di atas bakal buah, biasanya berbentuk benang, fungsinya untuk tempat melekatnya kepala putik. Kepala putik (stigma) ialah bagian dari putik yang paling atas, terletak pada ujung tangkai kepala putik tadi.

Baca Juga :  Transpirasi dan Gutasi - Pengertian, Proses dan Perbedannya

Demikianlah ulasan mengenai struktur anatomi bunga dan fungsinya pada artikel kali ini, semoga bermanfaat bagi para pembaca dan bisa dijadikan sebagai penambah wawasan.

Baca juga: