Sistem Pernapasan Manusia (Urutan dan Gambarnya) Lengkap

4.8 (95.14%) 243 vote[s]

Sistem Pernapasan Manusia (Urutan dan Gambarnya)

Sistem pernapasan manusia – Kebanyakan orang tua kemungkinan akan sulit menjelaskan bagaimana sistem pernapasan pada manusia secara gamblang. Bahkan orang dewasa pun mungkin tidak mengerti bagaimana sistem pernapasan di dalam tubuhnya. Mereka hanya mengetahui terdapat paru-paru yang bertugas memastikan manusia agar tetap hidup dengan aliran oksigen. Selebihnya mereka anggap itu bagian dari rahasia kehidupan, padahal realitanya sistem pernapasan manusia ini merupakan ilmu pengetahuan yang wajib diketahui.

A. Pengertian Pernapasan

Pernapasan atau respirasi ialah pertukaran gas antara makhluk hidup (organisme) dengan lingkungannya. Secara umum, pernapasan bisa diartikan sebagai proses menghirup oksigen udara lalu mengeluarkan karbon dioksida serta uap air. Dalam proses pernapasan, oksigen adalah zat kebutuhan utama. Oksigen untuk pernapasan didapatkan dari udara di lingkungan sekitar. Pernapasan manusia meliputi dua proses, yakni :

1. Pernapasan Eksternal

ialah pernapasan dengan penukaran oksigen dan karbon dioksida yang terjadi antara udara gelembung paru-paru dengan darah kapiler.

2. Pernapasan Internal

ialah pernapasan dengan pertukaran oksigen dan karbon dioksida antara darah kapiler dengan sel-sel jaringan tubuh.

Dalam proses pernapasan, oksigen membutuhkan oksidasi (pembakaran) zat makanan. Oksidasi zat makanan tersebut adalah gula (glukosa). Glukosa adalah zat makanan yang mengandung energi. Proses oksidasi zat makanan, yakni glukosa, tujuannya untuk menghasilkan energi. Jadi, pernapasan/ respirasi dilakukan organisme untuk mengambil energi yang ada di dalam makanan.

Baca Juga :  19 Hormon Pada Manusia : Pengertian, Fungsi Beserta Penjelasannya Terlengkap

Hasil utamanya pernapasan adalah energi. Hasil energi digunakan untuk aktivitas hidup, seperti untuk pertumbuhan, mempertahankan suhu tubuh, lalu pembelahan sel-sel tubuh, serta kontraksi otot.

B. Sistem Pernapasan Manusia

Manusia bernapas dengan tidak langsung. Artinya, udara sebagai pernapasan tidak berdifusi dengan langsung melewati permukaan kulit. Difusi udara sebagai pernapasan pada manusia yang terjadi di bagian dalam tubuh, yakni gelembung paru-paru (alveolus). Secara tidak langsung, udara masuk dalam tubuh manusia melalui perantara alat-alat pernapasan. Berikut adalah bagian-bagian dari alat pernapasan manusia :

1. Rongga Hidung

Hidung terdiri dari bagian lubang, rongga serta ujung rongga hidung. Di dalam hidung ada bulu-bulu halus sebagai penyaring udara sebelum masuk ke tubuh. Jadi, bernapas menggunakan hidung jauh lebih sehat dibanding menggunakan mulut. Karena bulu-bulu halus untuk menyaring kotoran.

Kotoran atau debu ini membentuk seperti upil. Pada bagian ini akan mengatur temperature/ suhu dan kelembaban udara sebelum mausk dalam paru-paru. Kondisi ini tubuh memerlukan keseimbangan sebelum melewati tenggorokan pada saluran pernapasan lain.

2. Tenggorokan

Tenggorokan dibagi menjadi 2 bagian dengan fungsi berbeda, yaitu sebagai jalan pernapasan dan pencernaan. Untuk pernapasan tenggorokan mempunyai panjang ± 12 – 14 cm bagian pangkal (disebut sebagai laring) dengan bentuk mengerucut ± 3 – 4 cm. Laring terdiri dari 9 macam tulang rawan serta serabut otot untuk bisa bekerja secara maksimal.

1. Faring (tekak)

Faring berbentuk tabung corong, letaknya di belakang rongga hidung dan mulut. Faring fungsinya sebagai jalan udara dan makanan serta sebagai ruang getar untuk menghasilkan suara.

2. Laring (pangkal tenggorokan)

Laring ada di antara faring dan trakea. Dinding laring tersusun atas sembilan buah tulang rawan. Salah satu tulang rawan tersusun atas dua lempeng kartilago hialin yang melekat dan membentuk segitiga. Bagian ini dinamakan jakun.

Baca Juga :  Alat Pernapasan Manusia (Eskternal dan Internal) : Pengertian serta Bagian - Bagiannya Lengkap

Di dalam laring ada epiglotis dan pita suara. Epiglotis berbentuk daun yang dapat membuka dan menutup. Saat menelan makanan, epiglotis menutup jadi makanan tidak masuk ke tenggorokan namun menuju kerongkongan. Pita suara adalah selaput lendir yang membentuk dua pasang lipatan dan bisa bergetar menghasilkan suara.

3. Trakea (Batang Tenggorokan)

Bentuk trakea seperti cincin yang terdiri atas tulang rawan. Letaknya ada di kerongkongan dengan fungsi sebagai saluran makan. Dinding trakea ada silia dan lapisan lendir. Lapisan lendir fungsinya menyaring kotoran yang tidak tertangkap laring sebelum masuk paru-paru. Biasanya tubuh akan merespon seperti batuk atau bersin untuk mengeluarkan kotoran yang masuk melewati saluran pernapasan.

Trakea bentuknya seperti pipa yang memanjang di bagian leher dan rongga dada (toraks). Trakea tersusun atas cincin tulang rawan serta otot polos. Dinding bagian dalam trakea berlapiskan sel-sel epitel berambut getar (silia) serta selaput lendir. Trakea bercabang dua, satunya menuju paru-paru kiri lalu lainnya menuju paru-paru kanan. Cabang trakea dinamakan bronkus.

4. Pulmo ( Paru-Paru )

Paru-paru letaknya di dalam rongga dada sebelah atas. Diafragma sebagai penyekat rongga dada dan rongga perut. Paru-paru dibagi dua bagian, yaitu kanan dan kiri. Paru-paru kanan terdiri dari tiga gelambir sementara paru-paru kiri terdiri dari dua gelambir. Paru-paru dibungkus pada selaput paru-paru tipis yang dinamakan pleura.

Masing-masing bronkus bercabang-cabang berbentuk bronkiolus. Selanjutnya, bronkiolus bercabang-cabang jadi pembuluh halus berakhir pada gelembung paru-paru yang dinamakan alveolus (jamak = alveoli). Alveoli seperti busa atau sarang tawon. Jumlah alveoli ±300 juta. Dinding alveolus tipis dan elastis. Pada alveolus ini terjadilah difusi/ pertukaran gas pernapasan, yakni oksigen dan karbon dioksida.

Baca Juga :  Sistem Gerak pada Manusia : Rangka, Persendian, Otot, Tulang, dan Fungsinya Terlengkap

1. Bronkus

Bronkus ialah cabang dari trakea serta memiliki bentuk serupa, yakni cincin dan tersusun atas tulang rawan. Bronkus terbagi menjadi 2 yaitu kanan dan kiri. Fungsi keduanya adalah mengantarkan udara, baik oksigen serta karbondioksida dari dan menuju paru-paru.

2. Bronkiolus

Merupakan anak bronkus berbentuk saluran tipis dan kecil dengan dinding yang sangat halus. Jumlah bronkiolus sesuai jumlah gelambir pada paru-paru, yaitu 3 gelambir di sebelah kanan serta 2 di sebelah kiri.

3. Alveolus

Ujung bronkiolus ada gelembung-gelembung yang disebut dengan nama alveolus. ±300 juta alveolus berdinding teramat tipis pada tubuh manusia. Fungsinya sebagai tempat keluar masuk udara, oksigen serta karbondioksida pada paru-paru.

4. Pleura

Organ terpenting pada sistem pernapasan ini mempunyai fungsi vital bagi kelangsungan hidup manusia. Kamu bisa menemukan dalam area rongga dada/ diatas diafragma. Diafragma adalah sebuah sekat pembatas antara area rongga dada serta rongga perut. Normalnya manusia mempunyai 2 pasang paru-paru, yaitu paru-paru kanan dan kiri. Paru-paru dilindungi sebuah selaput/ lapisan yang disebut dengan nama pleura.

Pleura terdiri dari 2 lapisan, salah satu isinya cairan. Cairan dari pleura ini yang meminimalisir terjadinya gesekan saat paru-paru mengembang dan mengempis. Tubuh manusia, khususnya paru-paru hanyadapat menampung ±3,5 liter udara. Udara yang dihirup berbentuk oksigen akan dialirkan menuju seluruh tubuh sebagai pembantu proses metabolisme. Salah satu dialirkannya melalui sistem peredaran darah, khususnya yaitu sel darah merah.

Keberadaan oksigen yang ada di dalam tubuh pastinya sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Bila dalam kurun waktu tertentu lalu tubuh kekurangan asupan tersebut, maka dipastikan akan mengganggu pada perkembangan sel. Sel otak misalnya, bagian yang paling besar membutuhkan oksigen, karena hal ini akan mengalami kerusakan permanen. Itulah sedikit pembahasan mengenai sistem pernapasan manusia. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Baca juga :

/* */