Sistem Peredaran Darah Besar pada Tubuh Manusia

Posted on
5 (100%) 1 vote

Sistem Peredaran Darah Besar pada Tubuh Manusia

Peredaran darah besar – sistem peredaran darah atau dengan kata lain sistem kardiovaskular atau disebut pula sistem sirkulasi ini merupakan sebuah sistem yang mengatur bagaimana darah akan beredar dalam seluruh tubuh, peredaran ini darah membawa :

  • Nutrisi ( elektrolit & asam amino )
  • Oksigen( o2 )
  • Karbon dioksida ( co2 )
  • Hormone ( pemberian makanan saat masuk dalam sel ).

Sistem ini juga berfungsi sebagai stabilisasi suhu sama halnya dengan pH(homeostatis). Sistem peredaran darah dibedakan menjadi dua kelompok yakni sistem peredaran terbuka dan juga sistem peredaran tertutup, keduanya merupakan bagian dari kinerja jantung.

Selain sistem peredaran terbuka dan tertutup. Disini juga terdapat sistem peredaran yang besar dan kecil. Untuk pembahasan pada kali ini akan dijelaskan mengenai peredaran darah besar.
Peredaran darah adalah sebuah proses penting untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh. Melewati peredaran darah, tubuh memperoleh zat – zat yang dibutuhkan dan bisa membuang zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh, supaya tidak mengancam bagi kesehatan tubuh. Peredaran darah juga dapat mengatur suhu tubuh serta mendistribusikan hormon organ yang dibutuhkan.

Peredaran darah bisa berjalan dengan baik, tidak lepas dari bantuan jantung. Jantung berdenyut guna memompa darah menuju seluruh bagian tubuh. Denyut jantung normalnya orang dewasa ±72 denyut/menit. Denyutan tersebut akan melemah seiring tambahnya usia dan seseorang dalam keadaan tidur. Peredaran darah terdiri atas pembuluh darah, beberapa otot yang membantu jalannya darah, jantung dan darah itu sendiri. Darah akan mengalir menjauh dari jantung lalu menuju seluruh bagian – bagian tubuh.

Peredaran darah besar ialah peredaran darah dari jantung menuju ke seluruh tubuh, kecuali paru-paru. Peredaran darah besar di mulai dari bilik kiri jantung lalu menuju ke tubuh bagian atas serta bagian bawah dengan membawa oksigen menuju seluruh sel-sel tubuh. Kemudian, darah akan masuk kembali ke jantung melewati serambi kanan dengan membawa karbon dioksida. Pada sistem peredaran darah besar ini, terdapat suatu sistem peredaran darah yang dinamakan sistem porta hepatica. Dalam sistem porta tersebut, sebelum darah kembali menuju jantung darah terlebih dulu masuk ke dalam hati guna dibersihkan dari racun -racun yang akan diserap oleh usus halus. Nah kemudian, darah akan kembali ke jantung melewati pembuluh balik (vena).

Baca Juga :   Diafragma : Pengertian, Fungsi dan Gangguan Pada Pernapasan Manusia

Saluran yang keluar pada jantung tersebut dinamakan arteri. Arteri yang berhubungan langsung dengan jantung yakni Arteri pulmonalis dan Aorta. Berikut penjelasannya :
1. Arteri pulmonalis adalah pembawa darah kaya CO2 menuju ke paru – paru.
2. Sementara aorta adalah arteri terbesar sebagai pengaliran darah dari jantung (bilik/ ventrikel kiri) menuju ke semua tubuh

Saluran yang menuju ke jantung ini dinamakan vena. Di dalam jantung ada tiga buah vena yang berhubungan secara langsung dengan jantung atrium yakni vena cava superior, vena cava inferior serta vena pulmonalis. Berikut penjelasannya :

  • Vena cava superior ialah vena yang membawa darah pada organ tubuh bagian atas untuk menuju ke jantung.
  • Vena cava inferior ialah vena yang membawa darah pada organ tubuh bagian bawah untuk menuju ke jantung.
  • Sedangkan vena pulmonalis adalah vena yang membawa darah yang kaya oksigen pada paru-paru untuk menuju ke jantung.

Tekanan darah normalnya orang dewasa ialah 120/80 mmHg. Nilai 120 mmHg ini menunjukkan tekanan darah ketika ventrikel berkontraksi yang disebut dengan tekanan sistol. Nilai 80 mmHg ini menunjukkan tekanan darah ketika ventrikel relaksasi yang disebut dengan tekanan diastol.
Bilik (ventrikel) kiri memiliki lapisan yang sangat tebal karena fungsinya untuk mengedarkan arah dari jantung menuju ke seluruh tubuh. Dan yang kedua ketebalannya ialah bilik (ventrikel) kanan sebab tugasnya lebih ringan yakni memompakan darah menuju ke paru-paru.

Peredaran darah pada manusia ini berputar selama dua kali melalui jantung, hal ini disebabkan karena peredaran darah manusia merupakan peredaran darah yang ganda, yakni terdiri atas peredaran darah besar dan juga peredaran darah kecil. Singkat penjelasannya sebagai berikut :

  1. Peredaran darah kecil : mulai dari jantung (bilik kanan) -> pembuluh nadi paru – paru -> paru – paru -> pembuluh balik paru – paru -> kembali ke jantung (serambi kiri )
  2. Peredaran darah besar : mulai dari jantung (bilik kiri) aorta -> pembuluh nadi -> pembuluh kapiler -> pembuluh balik -> kembali ke jantung (serambi kanan)
Baca Juga :   Alat Peredaran Darah Pada Manusia Beserta Fungsinya Lengkap

Jika berbicara secara meluas sistem ini sebenarnya berfungsi untuk mempertahankan organisme yang hidup, metabolisme yang ada pada tubuh serta cairan secara fisiologis merupakan ( cairan yang terdapat di dalam fisik atau pada tubuh kita ) dan secara kiamiawi merupakan ( cairan diluar tubuh yang di peroleh dari makanan dan juga minuman yang telah dikonsumsi) pada tubuh.

Demikian Artikel mengenai Peredaran Darah besar. Sistem Peredaran Besar merupakan sistem peredaran yang mempunyai peredaran darah yang lebih panjang dibandingkan dengan sistem peredaran yang kecil. Dikatakan disini lebih besar maksudnya ialah peredaran darah ini mempunyai lebih banyak organ organ yang dilaluinya misalnya seperti Jantung –> seluruh tubuh –> jantung atau juga lebih detailnya ialah Ventrikel Kiri –> Aorta –> Arteri –> Arteriola –> Kapiler –> Venula –> Vena –> Vena cava superior serta inferior –> Atrium Kanan. Semoga Bermanfaat untuk kita semua.

Baca juga :