Sistem Pencernaan Serangga : Pengertian, Struktur, Bagian – Bagian dan Fungsinya Lengkap

5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Struktur, bagian – bagian dan Fungsi Sistem Pencernaan Serangga

Sistem pencernaan serangga – Serangga merupakan kelompok hewan yang cenderung banyak di muka bumi. Jumlah mereka, melebihi dari seluruh hewan melata daratan yang lain dan mereka ada dimana-mana. Nah, pada kesempatan kali ini akan diulas tentang sistem pencernaan serangga secara lengkap.

Sistem pencernaan serangga ialah suatu buluh yang kadang berkelok dengan memanjang dimulai dari mulut hingga anus. Sistem pencernaan tersebut beragam dan bergantung dari jenis-jenis makanan yang dimakan. Larva dan serangga dewasa kadang memiliki kebiasaan makan yang sangat berbeda serta hal ini pasti akan mengakibatkan perbedaan didalam sistem-sistem pencernaannya.

Struktur Umum

Saluran pencernaan serangga ini dibedakan menjadi 3 bagian utama, yakni :
1. Sistem pencernaan depan (stomodeum)
2. Sistem pencernaan tengah (mesenteron)
3. Sistem pencernaan belakang (proktodeum)

Saluran pencernaan ini asalnya dari turunan yang berbeda, sistem pencernaan depan serta belakang asalnya dari jaringan ectodermal serta sistem pencernaan tengan dari jaringan endodermal.
Bentuk sistem pencernaan tersebut dipengaruhi dari cara makan serta makanan serangga. Jadi hal tersebut mengakibatkan adanya perbedaan-perbedaan (penyesuaian-penyesuaian) yakni bentuknya pencernaan serangga sendiri.

Kebanyakan serangga beberaoa bagian utama tersebut dibedakan menjadi beberapa fungsi, antara lain faring, esofagus, krop serta proventrikulus dalam ssaluran pencernaan bagian depan, ventrikulus dalam bagian pencernaan tengah serta pirolus, ileum dan juga rectum ada di pencernaan bagian belakang. Sejumlah sistem sebagai pendukung fungsi sistem pencernaan ialah sistem syaraf stomatogastik, sistem syaraf pusat, sistem enodkrin serta sistem pernapasan.

Baca Juga :  Cacing Tanah : Morfologi, Anatomi dan Perannya Terhadap Kehidupan Terlengkap

1. Saluran pencernaan depan

Saluran pencernaan depan asalnya dari jaringan ectodermal sehingga saluran pencernaan bagian depan ini terlapisi kutikula yang dikenal dengan nama intima yang melepaskan disetiap pergantian kulit. Sistem pencernaan depan ini lebih berfungsi menjadi pemyimpanan makanan serta sedikit menjalankan pencernaan. Pencernaan ini diakibatkan dari enzim-enzim yang terbawa mulut.

Sistem pencernaan depan tersusun atas :

  • Otot yang memanjang (longitudinal)
  • Otot melingkar (circular)
  • Sel epitel pipih
  • Sel sifatnya impermeable

Sistem pencernaan depan terdiri atas sejumlah bagian serta fungsinya, yakni :

  • Rongga mulut, menjadi masuknya makanan
  • Faring, bagian setelah rongga mulut menjadi penerus makanan menuju esofagus
  • Oesofagus, bagian usus depan untuk mendorong makanandari faring menuju tembolok
  • Proventrikulus, dibagian inilah terjadi keanekaragaman diberbagai serangga

2. Sistem pencernaan tengah

Sistem pencernaan dibagian tengah fungsinya menjadi pencerna serta penyerap makanan. Saluran tersebut asalnya dari mesodermal jadi saluran tersebut tidak mempunyai kutikula serta menjadi gantinya ialah lapisan peritropik halus. Sistem ini disusun oleh :

  • Otot longitudinal
  • Otot melingkar
  • Sel-sel epityelium yang bentuknya kolumnar
  • Sel sel regenerative
  • Membrane pritropik

3. Sistem pencernaan belakang

Sistem pencernaan belakang ini fungsinya menjadi tempat pengeluaran sisa makanan yang tidak terserap serta memaksimalkan menyerapnya sisa makanan tadi yang tidak terserap diwaktu mesenteron. Sistem pencernaan belakang tersusun atas :

  • Otot melingkar
  • Otot longitudinal
  • Sel-sel tipis bentuknya kubus
  • Intima sifatnya permiabel

Otot disaluran tersebut lebih berkembang jadi bisa mengakibatkan sisa makanan bisa bergerak menuju belakang serta keluar lewat anus. Sistem pencernaan ini terdiri atas :

  • Pylorus, tempat berpangkalnya pada tabung malphigi.
  • Ileum, menjadi penyerapan air yang dari hemolimf/ penyerapan ammonia dalam serangga.
  • Rectum, menjadi reabsorbsi.
  • Anus, menjadi tempat keluarnya faeses.
Baca Juga :  6 Pengelompokan Hewan Beserta Contohnya lengkap

Pencernaan Dan Penyerapan

1. Pencernaan

Pencernaan ialah pemecahan molekul besar serta komplek (makro molekul) jadi molekul kecil serta sederhana (mikro molekul) yang bisa melalui semua jaringan tubuh.
Ada dua macam pencernaan, yakni :

  • Pencernaan diluar saluran usus
    Jenis ini yang mana makanan sebelum masuk dalam perut lebih dulu sudah memperoleh perlakuan pencernaan sebelumnya.
  • Pencernaan dibagian dalam usus
    Jenis ini kebanyakan dijalankan makhluk hidup yang mana pencernaan mengalami dalam perut sesudah makanan dimakan. Kebanyak karbohidrat didapatkan sebagai monosakarida. Kebanyakan serang tidak mempunyai enzim yang bisa memecahkan selulosa yang kadang ada di dalam serangga.
    Dalam proses pencernaan serta penyerapannya makanan tersebut untuk menjalankannya tigas enzim dengan optimal mendapatkan pengaruh dengan kisaran Ph dan suhu.

2. Penyerapan

Banyak pencernaan yang mengalami didalam usus tengah tempat yang mana enzim disekresikan, namaun sebab adanya cairaqn usus di bagian tengah akan dimuntahkan kembali, beberpa pencernaan bisa mengalami di tembolok.

Proses penyerapan bisa mengalami akibat proses aktif dna pasif khususnya bergantung konsentrasi relative dalam dan luar usus, difusi mengalami konsentrasi tinggi menuju konsentrasi rendah.
Pergerakan air pasif meliputi pergerakan larutan yang memiliki tekanan osmosis rendah menuju tekanan osmosis tinggi. Pergerakan aktif ini bergantung dari sejumlah proses metabolic guna pergerakan substansi pada konsentrasi.

3. Efesiensi pemakaian makanan

Efesiensi serangga ini mengonsumsi makanannya dengan sangat bervariasi namun kebanyak serangga fitofagus mencerna serta menyerap hanyak cenderung kecil dari makan yang dimakan serta sebagian besar makanan akan dikeluarkan tanpa faeses. Kadang serangga fitofagus pemakaian makanannya pun buruk. Jika serangga ini kelaparan maka makanannya tertahan dalam usus dengan jangka lama dan pemakaiannya ini lebih efesien.

Baca Juga :  Reptil Klasifikasi Lebih Rendah : Pengertian, Ciri dan Klasifikasinya Lengkap

Inilah ulasan lengkap tentang sistem pencernaan serangga, terutama serangga yang sebagai hama dan hasil hutan. Semoga dari ulasan tersebut diatas tadi memberikan gambaran jelas mengenai sistem pencernaan di dalam tubuh serangga sebagai pengetahuan dasar ini bisa dipakai modal dalam mengendalikan serangga. Terima kasih sudah berkunjung.

Baca juga:

/* */