Proses Terbentuknya Bunga Sepatu – Pengertian dan Bagian – Bagiannya

5 (100%) 1 vote[s]

Proses Terbentuknya Bunga Sepatu Paling Lengkap

Proses Terbentuknya Bunga Sepatu Paling Lengkap – semua orang tentunya sering nelihat salah satu jenis bunga yang ada disekitarnya, yakni bunga kembang sepatu. Bunga kembang sepatu ini merupakan salah satu bunga yang tergolong bunga yang sudah ada sejak zaman dahulu namun hingga kini masih di budidayakan.
Untuk mengenal lebih dekat bunga kembang sepatu tersebut dan proses terbentuknya morfologi bunga sepatu tersebut, langsung saja kita simak ulasan mengenai Proses terbentuknya bunga sepatu paling lengkap berikut ini :

Proses Terbentuknya Bunga Sepatu Paling Lengkap

Apa Itu Bunga Sepatu ?

Dikenal dengan nama sebagai bunga kembang sepatu, namun untuk beberapa daerah bunga kembang sepatu ini sering juga disebut dengan bunga rebong atau bunga kembang wera. Tidak hanya morfologinya saja yang perlu kita ketahui, namun fungsi atau manfaat bunga yang satu ini juga patut untuk kita ketahui lebih lanjut.

Adapun beberapa jenis manfaat dari bunga kembang sepatu ini yang bisa kita manfaatkan adalah seperti mengobati demam, batuk, kencing nanah, dan juga sariwan sangat ampuh dengan menggunakan bunga kembang sepatu ini. Hal ini dikarenakan dari segi media, bunga kembang sepatu ini dikenal memiliki segudang manfaat.
Jadi tidak salah jika bunga yang satu ini tanam disekitar pekarangan rumah, karena selain keindahan dari bunga tersebut, seperti yang sudah penulis utarakan diatas, bunga kembang sepatu ini memiliki segudang manfaat terutama dalam hal kesehatan tubuh kita.

Proses Terbentuknya Bunga Sepatu

Berikut ini adalah cara atau proses terbentuknya bunga sepatu tersebut.
Bunga atau kembang sepatu adalah sebuah organ reproduksi pada tumbuhan. Organ pada bunga kembang sepatu merupakan modifikasi (perubahan bentuk) dari organ utama yaitu batang dan daun yang bentuk, susunan, dan warna yang sudah disesuaikan. Penyesuaian itu sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai sebuah alat perkembangbiakan pada tumbuhan.

Baca Juga :  Bunga , Karakteristik dan Fungsi Terlengkap.

Apabila diperhatikan bagian dasar bunga dan tangkai bunga, bagian ini adalah bentuk modifikasi dari batang, sedangkan kelopak dan mahkota bunga merupakan modifikasi dari daun yang bentuk dan warnanya berubah. Sebagian masih tetap bersifat seperti daun, sedangkan sebagian lagi akan mengalami metamorfosis membentuk bagian yang berperan dalam proses reproduksi. Dalam transisi ke arah pembungaan melibatkan perubahan dalam pola morfogenesis dan diferensiasi sel pada meristem apikal pucuk.

Pada hubungannya dengan proses pembungaan pada dasarnya adalah bentuk interaksi dari pengaruh dua faktor utama, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor ekternal terdiri atas panjang hari dan temperatur, sedangkan faktor internal terdiri dari ritme endogen, dan hormon. Interaksi antara 2 faktor tersebut memungkinkan tanaman dapat menyelaraskan perkembangannya. Sehingga tumbuhan dapat menentukan waktu yang tepat untuk pembungaan (timing of flowering).

Selama dalam proses perkembangan bunga kembang sepatu, maka perubahan bentuk bunganya sendirilah yang perlu diperhatikan. Tahapan dari proses pembentukan bakal biji bunga kembang sepatu tersebut terjadi setelah adanya penyerbukan yang dimulai dengan rontoknya kelopak bunga yang ada satukan serbuk sari dari bunga lain ke bunga kemabng sepatu inangnya atau asalnya.

Setelah itu, bagian bunga dasarnya akan berkembang membentuk bakal biji hingga berbentuk dan berubah warna menjadi warna cokelat kering. Pada saat hal tersebut sudah terjadi, maka biji bunga tersebut sudah bisa anda keluarkan dan anda tanam secara generative.

Pembentukan bunga adalah bentuk transisi dari fase vegetatif ke fase reproduktif. Pembungaan tersebut dimulai dengan perubahan biokimia tertentu yang terjadi di dalam tubuh tumbuhan, yang mengubah primordia vegetatif menjadi primordia reproduktif. Perubahan itu terjadi sebagai akibat dari perubahan pengaturan metabolisme terkait dengan adanya sintesis enzim atau aktivasi enzim yang semula tidak aktif. Proses ini jugs diikuti dengan proses sintesis DNA dan RNA yang diperlukan untuk mitosis cepat pada meristem. Juga mungkin menghilangkan hambatan aktivitas DNA yang diperlukan untuk sintesis enzim untuk pembungaan

Baca Juga :  Membran Sel Pada Tumbuhan : Pengertian, Ciri, Fungsi, Struktur dan Komponennya Lengkap

Adapun ciri bunga kebang sepatu yang siap untuk diserbukkan antara lain adalah sebagai berikut :
Bunga berbentuk seperti trompet, memiliki diameter bunga sekitar 6 cm. hingga 20 cm. Bunga yang mekar bisa menghadap ke atas, ke bawah, atau menghadap ke samping. Secara umum, tanaman ini bersifat steril dan tidak menghasilkan buah.

Bagian-bagian bunga sepatu yang tampak

  • Kepala Putik . Tangkai Putik . Tangkai putik memiliki bentu silinder panjang dengan dikelilingi oleh tangkai sari yang berbentuk oval yang bertaburan serbuk sari. Putik ( Pistillum) terlihat menjulur ke luar dari dasar bunga.
  • Serbuk Sari . Tanaman ini memiliki benang sari yang filamen seluruhnya bersatu dalam satu berkas/setukal ( mono = satu, adelphus = tukal) sehingga membentuk tabung yang membungkus putik.
  • Tangkai Serbuk Sari
  • Biji. Biji terdapat di dalam buah berbentuk kapsul berbilik lima.
  • Mahkota . Mahkota bunga terdiri atas 5 lembar mahkota atau lebih jika merupakan tanaman hibrida
  • Bakal Buah . Biji terdapat di dalam buah berbentuk kapsul dengan berbilik lima.
  • Kelopak . Bunga terdiri dari 5 helai daun kelopak yang dilindungi oleh kelopak tambahan (Epicalyx ) sehingga terlihat seperti dua lapis lingkaran kelopak bunga
  • Dasar Bunga

Demikian ulasan yang bisa kami tulis mengenaiProses Terbentuknya Bunga Sepatu Paling Lengkap untuk anda. Sekedar informasi, proses pembetukan bunga sepatu bisa juga dilakukan sendiri dan proses pengamatan. Semoga ulasan tersebut bisa bermanfaat dan menmbahkan wawasan bagi para pembaca Terima kasih.

Baca juga: