Proses Metamorfosis Pada Hewan Sempurna dan Tidak Sempurna Terlengkap

5 (100%) 1 vote[s]

Proses Metamorfosis Pada Hewan Sempurna dan Tidak Sempurna Terlengkap

Proses metamorfosis pada hewan sempurna dan tidak sempurna – setiap makhluk tuhan sudah diciptakan untuk mengalami proses perkembangan dan juga pertumbuhan. Sama halnya pada hewan, tetapi hewan terjadi proses perkembangan serta pertumbuhan yang sangat berbeda dengan manusia. Sebab sejumlah hewan ini mengalami proses metamorfosis saat proses tumbuh kembangnya. Nah, oleh sebab itu kita akan membahas tentang proses metamorfosis pada hewan sempurna dan tidak sempurna.

Metamorfosis ialah suatu proses perkembangan secara biologis hewan dengan melibatkan pada perubahan bentuk fisiknya ataupun struktur-struktur sesudah kelahira/ penetasan hewan itu. Lantas bagaimanakah prosesnya? Maka berikut simak penjelasan lengkap dibawah ini.

Proses Metamorfosis Pada Serangga

Metamorfosis pad aserangga ini secara umum dibagi menjadi 2, yakni metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Berikut penjelasannya :

1. Metamorfosis Sempurna

Jenis metamorfosis serangga pertama ialah yang sering dikenal dengan holometabola. Hewan akan mengalami metamorfosis sempurna jika terjadi 4 fase, diantaranya :

  • Fase telur
    Pasa fase pertama ini serangga betina menempatkan telur-telurnya sesuai lingkungan karakteristik telur mereka. Jadi perkembangannya nanti bisa berjalan maksimal. Misalnya kupu-kupu, yang meletakkan telurnya diatas daunan sebab saat menjadi larva ia akan hinggap di dedaunan.
  • Fase larva
    Nah, pada fase selanjutnya ini ialah larva ( hewan muda ). Fase ini telur telur mengalami penetasan dengan seketika hewan muda tersebut akan beradaptasi sesuai lingkungannya yang sudah dipilihkan pada induk mereka. Misalnya kupu-kupu yang sudah menyesuaikan lingkungan yang dipilihkan oleh betinanya.
  • Fase pupa
    Fase ini dalam bahasa Indonesia artinya kepompong dan memang hal tersebut terjadi pada hewan semacam nyamuk dan kupu kupu. Pada metamorfosis sempurna fase ini disebut sebagai fase transisi. Biasanya saat fase kpompong ini mereka akan berpuasa/ bertapa di dalam. Nah, saat fase larva tadi ( masa muda ) makanya meereka memperbanyak makanan mereka sebagai asupan energi. Saat metabolisme pertumbuhan pupa sempurna maka mereka telah siap menuju fase selanjutnya.
  • Fase dewasa
    Fase dewasa ini fase terakhir metamorfosis sempurna, yakni disebut fase imigo. Terkadang pada fase inilah imigo sejumlah hewan mempunyai cara makan sangat berbeda bila dibedakan dengan saat mereka makan di fase larva. Misalnya kupu kupu yang makan nectar bunga.
    Pada fase tersebut akan mengalami perkawinan antara spesies betina dan jantan jadi mereka akan berkembang biak lagi menetaskan telur baru sehingga berulanglah siklus metamorfosis sempurna yang sesuai dengan urutan diatas tadi.
Baca Juga :  Sistem Pernapasan Ubur Ubur : Pengertian, Ciri dan Bagian - Bagiannya Lengkap

Adapun contoh dari hewan hewan yang mengalami metamorfosis sempurna, diantaranya :

  • Nyamuk
  • Tawon
  • Kupu kupu
  • Lebah
  • Semut
  • Lalat
  • Kumbang
  • Ngengat

2. Metamorfosis Tidak Sempurna

Jenis metamorfosis serang kedua yakni metamorfosis tidak sempurna ( himemetabola ). Yang membedakan dengan metamorfosis sempurna ialah fase-fase perkembangannya. Untuk metamorfosis tidak sempurna sejumlah hewan tidak terjadi fase pupa jadi secara bentuknya hewan muda dan dewasa ini tidak terjadi perubahan dengan arti. Adapun fase dari metamorfosis tidak sempurna diantaranya :

  • Fase telur
    Pada fase ini sama dengan metamorfosis sempurna yang disesuaikan penempatannya di tempat karakteristik masing masing untuk menghasilkan embrio maksimal. Biasnaya embrio ( calon hewan muda ) tersebut akan dilindungi sebuah cangkang dengan kandungan zat kitin dan mengubahnya jadi hewan muda/ nimfa.
  • Fase nimfa
    Pada fase inilah yang membedakan dari metamorfosis sempurna. Para hewan muda ini nantinya di fase dewasa akan mirip dengan fase nimfa. Sehingga membuat fase hewan muda di fase metamorfosis tidak sempurna lebih kerap dikenal sebagai fase nimfa dibanding larva.
    Persamaannya fase nimfa dari fae larva ialah terjadi proses pertumbuhan serta perkembangan pada organ-organnya dan termasuk dari organ reproduksinya. Yakni mereka akan mengelupaskan serta menggantikan eksoskeleton dengan berkala seiring bertumbuhnya hwan muda tersebut.
  • Fase dewasa
    Berikutnya fase terakhir dari proses metamorfosis tidak sempurna ialah fase dewasa ( fase imago ). Hewan muda bisa dianggap sudah memasuki fase imago ini ketika organ organnya matang. Jadi para hewan tersebut bisa segera kawin dengan spesies jantan maupun betina. Sesudah perkawinan spesies tersebut maka sepesies betina membentuk telur telur baru dan akan berulang lagi proses metamorfosis tidak sempurna ini.

Berikut ini adalah sejumlah contoh dari hewan yang mengalami proses metamorfosis tidak sempurna, diantaranya :

  • Kecoa
  • Belalang
  • Rayap
  • Jangkrik
  • Capung
  • Walang
  • Tonggeret
  • Anggang anggang
  • Kepik
Baca Juga :  Fungsi dan Jenis Kelenjar Mammae Pada Mamalia Beserta Contohnya Lengkap

Proses Metamorfosis Pada Hewan Amfibi

Pada dasarnya ini proses metamorfosis amfibi termasuk dalam proses metamorfosis sempurna, namun hewan amfibi kadang terjadi pula perubahan dengan morfologi ataupun fisiologi ketika proses metamorfosis. Dalam hal ini contoh hewan amfibi yang kerap dijumpai ialah katak.

  • Fase telur
    Katak menghasilkan telur banyak dan menaruhnya di permukaan air tenang.
  • Fase larva
    Pada masa ini disebut dengan kecebong, ia menggunakan insang untuk bernafas di air.
  • Fase katak muda
    Sebagai fase katak tersebut mirip dari fase pupa, mereka akan mengalami proses pematangan organ difase ini.
  • Fase dewasa
    Nah pada fase inilah beragam perubahan morfologi dan fisiologi pada hewan amfibi. Mereka sudah mulai aktif dalam mencari makanannya sendiri dan melakukan perkawinan untuk menghasilkan telur serta mulai proses metamorfosis ulang.

Hewan yang Tidak Mengalami Proses Metamorfosis

Secara umum, hewan mammalia dan juga unggas adalah termasuk hewan yang tidak terjadi proses metamorfosis. Sebab, anak-anak mereka Cuma tumbuh jadi dewasa saja dan tidak ada perubahan pada habitat fisiologi & morfologi. Adapun contoh dari hewan ini adalah: ayam dan kucing.

Nah, kalian sekarang sudah tau tentang proses metamorfosis pada hewan sempurna dan tidak sempurna. Memang prosesnya ini adalah suatu kejadian luar biasa serta menunjukkan betapa hebatnya sang penguasa alam ini menciptakan beragam hwan dengan keunikannya masing-masing. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

/* */