Akar tunggang dan akar serabut : Pengertian, Fungsi, Ciri, Contoh serta Perbedannya

Posted on
5 (100%) 1 vote

Perbedaan Akar Serabut dan Akar Tunggang, Pengertian, Ciri dan Contohnya

Akar berfungsi untuk menahan tanaman agar dapat berdiri tegak, serta menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah tempat  tanaman  tersebut tumbuh.  Akar merupakan bagian tanaman yang tumbuh menuju kedalam tanah untuk memasitkan bahwa tanaman mendapatkan cukup air. Setelah diperoleh air dan unsur hara tersebut dari tanah, maka air dan unsur hara tersebut akan disalurkan ke bagian tanaman yang lain yang membutuhkannya.

Apakah kalian pernah melihat akar tanaman secara langsung? Pasti kalian semua pernah melihatnya pada berbagai sayuran yang dijual dengan mengikutsertakan akarnya, atau tanaman bonsai yang memamerkan keindahan bentuk akarnya.

Akar tanaman biasanya  selalu tumbuh dan mengarah ke pusat bumi atau menuju ke air serta meninggalkan udara dan cahaya. Namun akar pada tanaman mangrove sebaliknya, akar akar tanaman yang hidup diperairan atau rawa ini muncul ke permukaan untuk mengikat nitrogen yang ada di udara.

Akar pada tanaman biasanya memiliki warna yang putih agak kekuningan atau agak kecoklatan. Tidak memiliki buku –   buku atau ruas. Ujung akar yang berbentuk runcing akan memudahkannya untuk menembus tanah. Pohon akan terus tumbuh dan menjadi besar seiring dengan kondisi lingkungannya, semakin besar tanaman maka akar juga terus tumbuh kedalam tanah, selain untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman yang semakin besar hal ini juga untuk menjaga tanaman agar tetap berdiri kokoh. Pada umumnya ada dua jenis akar, yaitu :

Baca Juga :   Sistem Transportasi pada Tumbuhan

perbedaan akar tunggang dan serabut

1. Akar Tunggang

Akar Tunggang adalah akar yang dimiliki oleh tanaman dikotil. Kegunaan utama dari akar ini adalah sebagai tempat penyimpanan makanan pada tanaman wortel, dan sebagai penopang tumbuhan agar dapat berdiri kokoh.  Akar Tunggang terdiri dari satu akar utama dan akar akar kecil . Akar utama merupakan  kelanjutan dari batang dan akar, sedangkan akar kecil merupakan bagian dari akar utama tersebut.

Contoh tumbuhan berakar tunggang

Berikut ini beberapa contoh tumbuhan berakar tunggang :

  • Manga
  • Melinjo
  • Kedelai
  • Jeruk, dan lain sebagianya.

2. Akar Serabut

Akar serabut merupakan akar pada tanaman monokotil. Akar ini disebut sebagai akar serabut karena terdiri dari banyak akar yang berukuran sama. Akar ini tumbuh di bagian pangkal batang tanaman dan  tumbuh kesamping sehingga terlihat seperti serabut.

contoh tanaman berakar serabut

Berikut ini beberapa contoh tanaman berakar serabut:

  • Jagung
  • Padi
  • Rumput
  • Kelapa, dan lain sebaginya.

Apa yang membuat kedua akar ini berbeda, berikut ini kita bahas satu per satu.

Perbedaan Akar Serabut dan Akar Tunggang

Perbedaan yang Pertama

Akar serabut dan akar  tunggang berbeda secara strukturnya,  Akar tunggang terdiri atas akar utama dan beberapa akar cabang, sedangkan akar serabut terdiri atas banyak akar – akar yang berukuran relative sama.

Perbedaan yang Kedua

secara alami, tanaman dikotil memliki akar tunggang dan tanaman monokotil memiliki akar serabut. Namun, pada tanaman yang didapat dari hasil pencangkokan tanaman dikotil memiliki akar serabut, karena akar tunggang hanya ada pada tanaman dikotil yang tumbuh dari bijinya.

Perbedaan yang Ketiga

Pada beberapa tanaman berakar tunggang, berfungsi sebagai tempat penyimpan bahan makanan hasil dari proses penyerapan sari – sari, unsur hara dan juga air seperti tanaman wortel. Namun kekuatan akar tunggang mampu menjaga kekokohan tanaman dari terpaan angin. Sedangkan akar serabut juga berfungsi sebagai penopang tanaman monokotil agar dapat berdiri kokoh, walaupun daya tahannya tidak sekuat akar tunggang.

Baca Juga :   Kekurangan Air Pada Tanaman dan Akibatnya

Informasi ini tentunya sudah kalian dapatkan pada pelajaran biologi disekolah. Sekian informasi mengenai perbedaan utama akar tunggal dan akar serabut, semoga bermanfaat bagi kalian semua.

Baca Juga :