Penyakit Infeksi HIV/AIDS : Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya di Rumah

Posted on
5 (100%) 1 vote

Pengertian Penyakit Infeksi HIV/AIDS, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya di Rumah

Penyakit infeksi HIV/AIDS – (Human Immunodeficiency) Virus atau HIV ialah virus yang disebabkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). HIV secara drastis bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga memunculkan penyakit, virus, bakteri, dan infeksi lainnya yang menyerang tubuh kalian.

Virus HIV ini tidak seperti pada virus lainnya yang begitu saja hilang. Jika kalian terinfeksi HIV, maka sepanjang hidup kalian akan memiliki virus ini. AIDS ialah kondisi terparah dari penyakit HIV yang ditandai dengan muncul beberapa penyakit lain, seperti kanker dan berbagai jenis infeksi yang muncul bersamaan melemahnya sistem kekebalan tubuh kalian. Berikut ini lebih jelasnya tentang Penyakit infeksi HIV/AIDS.

Gejala HIV dan AIDS

Gejala utama dari HIV mirip dengan beberapa infeksi virus lainnya, yakni:

1. Demam
2. Sakit kepala
3. Kelelahan
4. Sakit otot
5. Kehilangan berat badan
6. Pembengkakan kelenjar tenggorokan, ketiak, ataupun pangkal paha

Penyebab HIV dan AIDS

AIDS ini disebabkan oleh HIV. Sementara HIV ditularkan melewati berikut ini :

1. Kontak dengan darah yang sudah terinfeksi
2. Air mani
3. Dan cairan vagina orang yang terinfeksi

Contohnya :

  • Pada saat kalian berhubungan dengan seseorang melalui vagina, anal, ataupun oral yang memiliki HIV tanpa memakai kondom. Maka kalian akan segera tertular. Karena penyebab HIV paling banyak menular adalah secara seksual. Hal ini dikarenakan cairan bercampur dan virus sehingga dapat ditularkan melalui air di jaringan vagina ataupun dubur, luka, dan infeksi menular seksual lain (IMS). Perempuan remaja sangat rentan sekali terhadap infeksi HIV sebab selaput vagina mereka ini lebih tipis dan lebih rentan dari infeksi daripada wanita dewasa.
  • Dengan berbagi macam jarum suntik dan juga peralatan obat suntik lain yang telah terkontaminasi dengan HIV.
  • Dengan memakai peralatan tato dan body piercing (termasuk tinta) yang tak disterilkan ataupun benar – benar dibersihkan dan telah terinfeksi HIV.
  • Dari seorang ibu dengan menularkan HIV kepada bayinya (sebelum ataupun selama kelahiran) dan dengan cara menyusui.
  • Dengan mempunyai infeksi menular seksual (IMS) lain misalnya seperti klamidia atau gonore. IMS bisa melemahkan perlindungan alami pada tubuh kalian dan meningkatkan kesempatan kalian untuk terinfeksi HIV jika kalian terkena virus.
  • Kontak dengan darah, lalu air mani, ataupun cairan vagina yang mempunyai infeksi HIV pada luka maupun luka terbuka.
Baca Juga :   Piramida Rantai Makanan dan Penjelasannya Terlengkap

Akan tetapi, HIV tidak dapat ditularkan melalui kontak sehari – hari misalnya seperti :

1. Menyentuh
2. Berjabat tangan
3. Berpelukan atau berciuman
4. Batuk dan bersin
5. Memberikan darah
6. Memakai kolam renang ataupun dudukan toilet
7. Berbagi sprei
8. Peralatan makan ataupun makanan
9. Hewan, nyamuk, ataupun serangga lainnya.

Cara Mengobati HIV/AIDS

Tak ada obat ataupun vaksin yang dapat menyembuhkan penyakit inveksi HIV/AIDS ini. Hanya ada beberapa obat yang dapat membantu memperlambat dari perkembangan penyakit ini. Akan tetapi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ataupun spesialis tentang perawatan yang dapat bekerja dengan baik bagi kalian.

Jika kamu ternyata sudah dinyatakan positif mengidap penyakit HIV ini, maka sesegera mungkin untuk memperoleh saran medis dan juga pengobatan. Antara lain:

  • Konsultasikan dengan dokter yang lebih pakar tentang pengobatan penyakit infeksi HIV/AIDS ini.
  • Jika kamu aktif secara seksual, maka informasikan kepada pasangan seks kamu yang kemungkinan juga telah terinfeksi.
  • Jangan berbagi jarum.
  • Kamu harus mendapatkan dukungan secara psikologis dengan cara terapis dan ataupun bergabung dengan beberapa kelompok suport untuk orang penyakit HIV/AIDS.
  • Dapatkan informasi dan support sosial dan juga hukum dari organisasi yang melayani tentang penyakit HIV/AIDS.
  • Jangan membagikan status HIV kalian dengan orang-orang yang tak membutuhkan penyakit ini. Orang yang mengidap penyakit HIV ini biasanya masih menghadapi diskriminasi. Jadi, hanya beri tahukan kepada orang-orang yang bisa memberikan dukungan untuk kalian.

Cara Pengobatan di Rumah

Nah, apa saja sih perubahan gaya hidup ataupun pengobatan yang dilakukan dirumah untuk mengatasi HIV dan AIDS?

Berikut ini gaya hidup dan juga pengobatan rumahan yang bisa membantu kalian untuk mengatasi HIV/AIDS, antara lain :

  • Lebih mempertahankan sistem kekebalan tubuh yang kuat dengan cara pemeriksaan medis secara teratur serta gaya hidup yang sehat.
  • Makan dengan baik dan teratur.
  • Istirahat yang cukup dan berolahraga.
  • Hindari menggunakan obat – obatan terlarang misalnya seperti alkohol dan tembakau.
  • Mempelajari cara mengelola stres dengan efektif.
Baca Juga :   Sistem Endokrin Pada Manusia : Pengertian, Fungsi dan Kelenjarnya Terlengkap

Jika kamu dinyatakan positif HIV, kamu bisa menularkan virus ini ke orang lain walaupun kamu tidak menampakkan gejala apapun. Lindungi diri kalian dan orang lain, dengan mencegah penyebaran HIV melalui :

  • Selalu memakai kondom saat berhubungan seks vagina, oral, ataupun anal.
  • Jangan berbagi jarum ataupun peralatan obat lainnya.
  • Beri tahu kepada orang – orang yang mungkin sudah terkena cairan tubuh kalian, misalnya seperti kepada dokter, dokter gigi ataupun pembersih gigi.

Jadi, jika kamu mempunyai penyakit inveksi HIV/AIDS pada saat hamil, maka berkonsultasilah dengan dokter yang mempunyai pengalaman mengenai pengobatan HIV ini. Apabila tidak segera diobati menyebabkan sekitar 25 dari 100 bayi yang terlahir dari ibu dengan mengidap penyakit HIV juga terinfeksi.

Namun, pemakaian obat – obatan untuk mengatasi HIV, lalu operasi Caesar, dan tidak menyusui pada bayi ini bisa mengurangi risiko dari penularan HIV yang semula 100 menjadi kurang dari 2. Selamatkan diri kalian dan keluarga kalian dari penyakit infeksi HIV/AIDS ini. Semoga bermanfaat.

Baca juga: