Diafragma : Pengertian, Fungsi dan Gangguan Pada Pernapasan Manusia

2 (40%) 6 votes

Pentingnya Anatomi dan Fungsi Diafragma Bagi Pernapasan Manusia

Fungsi diafragma pada pernapasan manusia – manusia bernapas telah diatur oleh kerja diafragma. Diafragma ialah otot yang terbentuk kubah dan terletak di bawah paru-paru, tepatnya di dasar rongga dada. Nah selain bisa membantu proses pernapasan, ternyata terdapat banyak lagi dari fungsi diafragma lainnya yang tidak kalah penting.

Jadi, jika otot satu ini bermasalah, maka kinerja pada tubuh mungkin mungkin ikut terganggu. Fungsi diafragma pada pernapasan manusia diantaranya:

A. Fungsi Diafragma

Diafragma ialah otot rangka (otot lurik) dengan membentang memisahkan organ-organ dalam perut seperti (usus, lambung, limpa, serta hati) dengan organ dada, misalnya paru-paru dan jantung. Diafragma merupakan peran paling penting dalam proses pernapasan. Otot ini terus bergerak seiring kamu menarik dan mengembuskan napas.
Saat kamu menarik napas, otot rangka ini dengan sendiri mengencang jadi lebih datar guna memudahkan oksigen yang mengalir masuk menuju paru-paru. Lalu saat kamu mengembuskan napas, otot-otot tersebut dengan sendiri mulai mengendur kembali berbentuk kubah seperti semua. Sementara kamu mengembuskan napas, pengenduran diafragma akan meningkatkan sebuah tekanan udara dalam rongga dada sehingga ukuran paru menjadi kecil dan udara juga akan mengalir keluar.

Fungsi diafragma lainnya ialah mengatur gerak otot saat kamu batuk dan muntah, sampai mengejan saat buang air besar ataupun melahirkan. Otot rongga dada ini pula akan menegang dan mengendur guna meningkatkan tekanan di bagian rongga perut sebagai munculnya refleks batuk, muntah, serta mengejan (ngeden).

Baca Juga :  Sistem Saraf Tak Sadar (Otonom): Pengertian, Macam, dan Fungsinya Terlengkap

Otot ini pula membantu mencegah asam lambung yang mengalir balik ke kerongkongan, sebuah keadaan yang disebut refleks asam lambung dikarenakan maag dan GERD.

B. Gangguan Kesehatan Diafragma

Beberapa keadan medis yang mungkin bisa menyebabkan masalah dari diafragma adalah:

  • Cegukan

Cegukan terjadi saat diafragma mengalami kejang sementara. Kejang otot ini dapat menyebabkan aliran napas masuk dengan berhenti tiba-tiba di penutupan pita suara (glottis). Akibatnya, kamu secara tidak sadar mengeluarkan suara misalnya “hik!” saat cegukan.

Makan terlalu cepat, lalu makan kekenyangan, serta meneguk minuman bersoda yang terlalu cepat ialah penyebab cegukan umum. Cegukan umumnya dapat cepat mereda sendiri tanpa harus memakai obat apapun. Tetapi kondisi ini mungkin akan membuat kamu merasa tidak nyaman bila terus berlarut-larut.

Kamu bisa menghilangkan cegukan menggunakan minum air dingin sedikit-sedikit/ menahan napas sebentar atau menggigit lemon. Kamu juga bisa menarik kaki ke arah dada lalu bersandar condong menuju depan untuk menekan dada.

  • Hiatal Hernia

Hiatal hernia ialah keadaan saat bagian atas perut terdorong naik menuju bagian bukaan diafragma. Keadaan ini biasanya dipicu pada peningkatan tekanan perut akibat obesitas/ kehamilan. Selain itu, hiatal hernia juga bisa disebabkan dari kebiasaan mengejan terlalu keras ketika mengangkat benda berat/ batuk.

Hiatal hernia menyebabkan penyakit asam lambung menjadi mudah naik. Bocornya asam dari perut menuju kerongkongan dinamakan gastroesophageal reflux disease (GERD). Bila dibiarkan tanpa pengobatan yang tepat, hiatal hernia bisa menyebabkan komplikasi pada perut serta tenggorokan.

  • Hernia Diafragmatik

Hernia diafragmatik ialah kelainan ditandai dengan adanya lubang pada bagian diafragma. Lubang yang tak seharusnya ada ini bisa mengakibatkan organ perut molos masuk menuju rongga dada. Hernia diafragmatik dapat disebabkan karena kelainan bawaan (genetik)/ konsekuensi dari trauma fisik misalnya kecelakaan lalu lintas, dan pukulan benda tumpul/ tembakan.

Baca Juga :  Sistem Gerak pada Manusia : Rangka, Persendian, Otot, Tulang, dan Fungsinya Terlengkap

Dalam kasus kelainan bawaan, keadaan ini sangat membahayakan nyawa karena mengakibatkan paru-paru, jantung, ginjal, serta sistem pencernaan bayi tak berkembang dengan baik. Hernia diafragmatik juga bisa disebabkan oleh komplikasi kerusakan pada diafragma sesudah operasi di bagian perut/ dada

  • Kelumpuhan Diafragma

Otot diafragma bisa lumpuh hanya sebagian/ seluruhnya. Kelumpuhan ini diakibatkan karena adanya kerusakan saraf yang mengatur otot-otot pernapasan, termasuk pada otot diafragma.

Saat hanya satu sisi otot yang lumpuh, maka proses pernapasan akan menghambat sehingga bisa membuat penderitanya akan mengalami gagal napas.

Terdapat banyak kondisi yang bisa mengakibatkan kelumpuhan otot pernapasan sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Beberapa di antaranya ialah :

a. Kerusakan saraf frenik sebab operasi bypass jantung dan operasi esofagus, dll.
b. Cedera tentang rongga dada/ saraf tulang tulang belakang.
c. Mempunyai riwayat penyakit neuropati diabetik, dan sindrom Guillain-Barre dll.
d. Terkena infeksi virus/ bakteri misalnya HIV, polio, dan penyakit Lyme.

C. Cara Menjaga Kesehatan Diafragma

Diafragma ialah salah satu organ tubuh yang sangat berperan mendukung proses pernapasan. Oleh karena itu, penting bagi kalian untuk menjaga kesehatan pada organ satu ini supaya terhindar dari kerusakan yang bisa mengganggu fungsinya.

Ada langkah-langkah mudah yang dapat kamu lakukan secara rutin mulai hari ini dalam menjaga kesehatan diafragma, antara lain :

  • Hindari makan makanan pedas, asam, serta berlemak tinggi sebab semuanya bisa memicu heartburn serta kenaikan asam lambung.
  • Hindari langsung makan porsi yang banyak. Upayakan untuk makan dengan porsi makan yang sedikit tetapi sering.
  • Selalu lakukan pemanasan saat sebelum dan pendinginan sesudah berolahraga supaya otot kamu tidak kaku.
  • Ketahui batas toleransi tubuh kamu saat berolahraga/ melakukan aktivitas fisik berat. Jangan pernah memaksakan diri dengan melanjutkan aktivitas fisik yang memang di luar batas kemampuan tubuh kalian.
Baca Juga :  Sistem Pernapasan Manusia (Urutan dan Gambarnya) Lengkap

D. Tips Melatih Pernapasan Perut

Sama dengan otot-otot pada bagian tubuh lainnya, otot pernapasan juga harus sering dilatih menggunakan latihan khusus supaya tidak tegang dan kaku. Kamu bisa mencoba belajar melakukan pernapasan pada perut.
Pernapasan perut ini membantu paru-paru kamu berkembang lebih besar, sehingga bisa memasok udara lebih banyak. Selain memperkuat otot pada diafragma, pernapasan perut juga bisa membantu mengurangi stres serta menurunkan tekanan darah.

Fungsi diafragma pada pernapasan manusia merupakan hal yang penting untuk kita ketahui. Berbagai gangguan otot pernapasan sebenarnya dapat didiagnosis sejak dini. Beberapa gejala paling khas dan mengarah pada gangguan diafragma ialah sesak napas yang disertai rasa mual atau muntah. Akan tetapi, karena sesak napas bisa menjadi tanda dari banyaknya sebuah gejala penyakit lainnya, sebaiknya jangan ragu untuk konsultasi ke dokter bila kamu mengalami gangguan saat bernapas. Konsultasi ke dokter ialah satu-satunya cara terbaik yang bisa kamu lakukan untuk mencari tahu penyebab serta cara mengobatinya.

Baca juga:

/* */