Pencemaran Air : Pengaruh Detergen Terhadap Aktivitas Ikan Dan Penjelasannya

5 (100%) 1 vote[s]

Pengaruh Detergen Terhadap Aktivitas Ikan Dan Penjelasannya

Pengaruh detergen terhadap aktivitas ikan dan penjelasannya – secara umum, manusia mencuci sering menggunakan detergen. Detergen merupakan pembersih sintesis yang bahan-bahannya terbuat dari turunan minyak bumi, yakni bahan kimia yang bisa memberikan dampak negative terhadap seluruh biota hidup laut maupun sungai.

Salah satu biota yang sudah merasakan dampak dari pemakaian detergen ini ialah ikan. Kita sudah sering mendengar dari banyak kasus bahwa ikan mengalami kematian akibat dari pencemaran air yang dikarenakan oleh pemakaian detergen ulah manusia.

Detergen inilah yang dapat membuat sejumlah ikan yang terdapat diperaian menjadi tergangu, bahkan dapat membuat ikan ikan ini semakin mabuk hingga berujung pada kematian. Lantas apa saja yang membuat pengaruh pada ikan ini? berikut penjealsan lengkapnya tentang pengaruh detergen terhadap aktivitas ikan dan penjelasannya.

Pengertian Pencemaran Air

Pencemaran air ialah sebuah perubahan kondisi pada suatu tempat penampungan air misalnya danau, lautan, sungai dan tanah akibat dari aktivitas manusia. Sumber air tersebut bagian penting dalam siklus kehidupan manusia serta meruapakan salah satu bagian pada siklus hidrologi. Selain dapat mengalirkan air pun mengalirkan sedimen serta polutan. Beragam fungsi tersebut sangat membantu pada kehidupan manusia.

Salah satu yang menyebabkan dari tercemarnya air ini adalah pemakaian detergen. Seperti yang sudah dibahas diatas tadi bahwa detergen merupakan pembersih sintesis yang bahan bahannya terbuat dari turunan minyak bumi yang terdiri atas bahan kimia yang bisa memberikan dampak negative terhadap biota dilaut maupun sungai.

Baca Juga :  Pengertian Lingkungan Hidup - Unsur, Faktor Kerusakan dan Upaya Pelestariannya

Bahan Bahan Pada Detergen Penyebab Pencemaran Air

Secara umum, bahan bahan yang terkandung pada detergen adalah sebagai berikut :

1. Surfaktan

Surfaktan/ surface active agent adalah zat aktif permukaan yang memiliki ujung berbeda yakni hidrofil (menyukai air) serta hidrofob (menyukai lemak).
Usrfaktan merupakan molekul organic menggunakan lifofufilik serta bagian polar yang fungsinya menurunkan tegangan di permukaan air, jadi bisa melepaskan kotoran yang telah menempel di permukaan bahan. Sufaktan akan membentuk bagian penting pad aseluruh detergen komersial. Symbol dari bahan kimia ini dapat kalian jadikan untuk informasi tambahan.

2. Builder

Builder/ pembentuk fungsinya meningkatkan efesiensi pencuci yakni dari sufaktan caranya dengan menonaktifkan mineral penyebab dari kesadahan air. Bahan tersebut ditambahkan guna menyingkirkan ion kalsium serta magnesium atau kesadahan dari air pencuci.
Pembangun bisa melakukan hal tersebut melalui pengekeletan maupun pembentukan kompleks dan melalui pertukaran ion ion menggunakan natrium. Pembangun pun meningkatkan pH guna membentuk emulsifikasi minyak serta buffer pada perubahan Ph.

Pembangun yang sangat lazim adalah natrium tripolifosfat atau (5Na+ P3O105-), namun sebab limbah fosfat ini bisa mencemari lingkungan, maka jumlah yang dipakai ini dibatasi oleh peraturan. Baru baru ini, natrium sitrat, natrium silikat dan natrium karbonat mulai menggantikan natrium tripolifosfat menjadi pembangun. Kegiatan biologis obat dalam tubuh manusia ini bisa dipakai sebagai informasi tambahan.

3. Zeolite

Zeolite atau natrium aluminosilikat dipakai menjadi penukar ion, khususnya untuk ion kalsium.

4. Filler

Filler atau pengisis merupakan bahan tambahan detergen yang tidak memiliki kemampuan dalam meningkatkan daya cuci, namun manambah kuantitas. Mislanya seperti sodium sulfat.

5. Bahan Antiredeposition Agent

Sebuah senyawa yang ditambahkan kedalam detergen pakaian guna mencegah pengendapan kembali kotoran di pakaian disebut dengan Bahan antirodeposisi. Contohnya yang sangat lazim ini adalah selulosa eter atau dikenal ester.

Baca Juga :  Dampak (Positif dan Negatif) Penggunaan Pestisida Bagi Kehidupan Manusia

6. Aditif

Aditif merupakan bahan suplemen atau tambahan guna membuat produk menjadi lebih menarik, misalnya seperti pewangi, pemutih, pelarut, pewarna dan sebagainya yang tidak berhubungan langsung pada daya cuci detergen. Additivies ditambahkan lebih guna maksud komersialisasi produk. Misalnya seperti boraks, enzim, sodium klorida, dan carboxy methyl cellulose (CMC).

Air yang sudah tercemari detergen bisa mengancam kehidupan seluruh organisme yang hidup di dalamnya, contohnya yakni ikan. Selain ikan, masih banyak dari organisme lainnya misalnya fitoplankton, cyanobacteria, zooplankton atau protozoa dan masih banyak lagi lainnya.

Apabila sejumlah organisme misalnya seperti fitoplankton mati maka zooplankton pun akan ikut mati sebab tidak ada makanan, dan ikan ikan juga akan mati sebab zooplankton yang kadang mendi makanannya yang dimakan sudah tidak ada. Dengan arti lain bahwa detergen ini dan polutan yang lain mencemari air bisa memusnahkan semua organisme yang hidup di dalamnya.

Besar dan tidaknya pengaruh dari detergen serta polutan yang lain pad aikan sert amakhluk hidup lain yang bergantung pada konsentrasi polutan itu. Jadi semakin tinggi konsentrasi polutan, maka semakin besar pula pengaruhnya.

Hasil Penelitian Pengaruh Detergen Pada Ikan

Berikut ini adalah ikan di dalam detergen dari sebuah penelitian.perkembangan pad aikan ini di dalam air detergen telah menunjukkan sebagai berikut :

1. Mata ikan merah
2. Pergerakannya dengan lambat
3. Insang ikan mengeluarkan darah
4. Tidak bisa berkembang biak secara baik, jadi ikan bisa mati

Harus diakui bahwa bahan bahan kimia yang dipakai dalam detergen ini bisa menimbulkan dampak yang negative, yakni terhadap kesehatan ataupun lingkungan sekitar.
Dua bahan yang paling penting dari pembentuk detergen yaitu surfaktan serta builders, yang diidentifikasi memiliki pengaruh langsung serta tidak langsung pada manusia dengan lingkungannya. Pakailah detergen dengan bijaksana, dan jangan membuang air vucian ke dalam peraiaran yang banyak organisme hidup di dalamnya.

Baca Juga :  Mengenal Pertanian Modern Di Indonesia Terbaru

Demikianlah yang dapat penulis sampaikan tentang pengaruh detergen terhadap aktivitas ikan dan penjelasannya. Semoga dapat membawa manfaat untuk kalian semua, khususnya yang sedang mencari bahan referensi materi. Terima kasih.

Baca juga: