Otot Polos: Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsinya Lengkap

5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsi Otot Polos

Otot Polos: Penjelasan, Cara Kerja, dan Fungsinya – Setiap makhluk hidup pasti memiliki otot yang beragam macam serta fungsinya. Tubuh dapat bergerak karena ada bantuan dari sistem otot untuk menjalankan tugasnya. Tidak hanya dapat membantu untuk berjalan, berkedip, mengunyah, atau mengangkat benda, akan tetapi juga dapat membantu pencernaan sehingga dapat membantu jantung dalam mengalirkan darah. Otot merupakan sebuah jaringan pada tubuh makhluk hidup yang memiliki fungsi sebagai alat gerak aktif yang dapat menggerakkan tulang. Otot menyebabkan pergerakan bagi organisme yang terdapat di dalam organ bagian dalam.

Otot manusia terbentuk lebih dari 600 otot yang terbentuk dari sel-sel khusus biasanya disebut dengan serabut otot. Pada umumnya otot melekat pada tulang ataupun organ dalam serta pembuluh darah. Setiap otot memiliki fungsi dan peranan tertentu, terutama dalam menciptakan sebuah gerakan. Otot manusia dapat dibedakan menjadi 3 jenis yang berbeda, yaitu otot lurik, otot polos, dan otot jantung. Semua otot ini memiliki fungsi yang berbeda, namun selalu dapat menegang dan melemas. Agar lebih jelasnya marilah kita simak uraian mengenai Otot Polos: Penjelasan, Cara Kerja, dan Fungsinyayang mana perlu kita ketahui.

Karakteristik Otot Polos

Otot polos termasuk dari ketegori otot tidak sadar yang memiliki sifat refleks dalam sistem kerjanya. Otot ini membentuk lapisan-lapisan pada alat di dalam tubuh manusia, seperti terdapat pada dinding usus, pembuluh darah, pada dinding rahim wanita, dan pada saluran kelamin. Maka dari itu otot polos ini sering disebut sebagai otot alat alat dalam. secara umum otot polos mempunyai ciri-ciri khusus yang perlu anda ketahui, yaitu:

  • Memiliki bentuk gelondong dengan kedua ujung meruncing dan bagian tengahnya menggelembung.
  • Di setiap sel otot memiliki satu inti yang letaknya berada di tengah.
  • Termasuk dari otot tak sadar (otonom) serta memiliki waktu kontraksi dari 3 sampai dengan 180 detik.
  • Otot polos mampu berkontraksi seraca refleks karena merupakan otot tidak sadar.
  • Tidak memiliki garis melintang seperti yang terdapat pada otot lurik.
  • Tidak mudah lelah dan memiliki reaksi yang lambat serta terus menerus dapat bekerja walaupun ketika kita tertidur. Hal tersebut dikarenakan otot ini tidak dapat dikendalikaan manusia secara langsungserta dapat beraktifitas meskipun manusia berada dalam kondisi tidak sadar.
  • Pada umumnya terdapat pada saluran peredaran darah dan organ-organ pencernaan.
Baca Juga :  13 Fungsi Penting Lemak Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Bagian Bagian Otot Polos

Otot polos memiliki bagian-bagian dalam menjalankan fungsinya, serta masing-masing bagian memiliki fungsi yang berbeda namun peran yang dimilikinya sama-sama penting.

  1. Otot polos unit ganda (multi unit)
    Otot multi unit merupakan bagian dari otot polos yang terdiri atas serabut yang berbeda-beda disetiap bagian dari serabut tersebut yang dapat bekerja mandiri ataupun berdiri sendiri tanpa saling membantu. Contohnya adalah otot polos yang terdapat pada siliaris mata dan otot piloelektor.
  2. Otot polos unit tunggal (single unit)
    Otot single unit adalah otot yang mempunyai ratusan hingga jutaan serabut yang satu sama lain saling berkontraksi, serta membran sel di dalamnyasaling melekat satu dengan yang lain pada tempat yang berbeda, sehingga setiap serabut dapat disebarkan kepada serabut lainnya dengan cukup mudah.

Cara Kerja Otot Polos

Seperti yang kita ketahui dari pengertian dari otot polos tersebut diatas maka cara kerja dari otot tersebut yaitu tidak menurut pada perintah otak, terjadi di luar kesadaran otak individu. Olek karena itu, otot polos sering disebut sebagai otot tidak sadar (otonom). Otot polos yang ada pada manusia bekerja secara lambat dan secara terus menerus tanpa merasa lelah. Otot ini biasanya terdapat pada bagian usus , saluran kemih, saluran peredaran darah, pembuluh darah dan sebagainya.

Fungsi Otot Polos

Otot polos yang terdapat pada berbagai organ tubuh manusia mempunyai fungsi sebagai pemberi kontraksi yang memungkinkanzat dari dalam ataupun dari organ yang lainnya dapat memasuki dan menjalankan proses di dalam organ tersebut. Biasanya kontraksi pada otot polos ditimbulkan dari pemancar kimia seperti hormon manusia.

Fungsi yang dapat kita lihat secara nyata di dalam berbagai organ yaitu otot polos tersebut membantu keluarnya urin yang berada di kandung kemih, otot ini yang ada di pembuluh darah akan membantu aliran darah di dalam arteri. Begitu juga pada saluran pencernaan otot polos akan membantu makanan berpindah dari satu bagian ke bagian lainnya, serta otot polos yang berada di dalam arteri dan pembuluh darah vena akan mampu mengatur tekanan darah.

Baca Juga :  Folikel Rambut Pada Kulit : Struktur, Pertumbuhan, Fungsi, dan Cara Menjaganya Terlengkap

Dari penjelasan tersebut sebenarnya kita telah mengetahui bahwa otot manusia memiliki fungsi yang hampir sama namun berbeda dalam hal peranan dan tempatnya. Sehingga kita ketahui bahka fungsi dari otot secara umum yaitu untuk melakukan gerakan tubuh yang diperankan oleh otot rangka. Otot jantung dan otot polos membantu dalam peredaran darah manusia yang pergerakannya tidak disadari. Dalam proses pencernaan dikendalikan oleh otot polos. Dan masih banyak peranan dari sistem otot manusia yang ada di dalam tubuh.

Itulah beberapa uraian mengenai Otot Polos: Penjelasan, Cara Kerja, dan Fungsinyadengan begitu kita dapat mengetahui fungsi dan peranan dari otot-otot pada tubuh manusi. Serta dapat mengetahui bahwa otot polos memiliki peranan yang tidak kalah pentingnya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan serta memberikan manfaat yang lebih bagi kita semua. Terimakasih.

Baca juga:

/* */