Monera : Pengertian, Ciri Ciri Kingdom Monera (Eubacteria/ Bakteri dan Archaebacteria/ Archae)

Posted on
5 (100%) 1 vote

Pengertian Monera, Ciri Ciri Kingdom Monera (Eubacteria/ Bakteri dan Archaebacteria/ Archae)

Monera – dalam mempelajari semua hal yang berkaitan dengan makhluk hidup, tentu merupakan sebuah hal yang menarik. Biasanya saat mempelajari makhluk hidup ini berkaitan dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Khususnya, yaitu pada materi biologi. Nah, kali ini kita akan belajar tentang Monera.

Monera (organisme prokariota) ini berasal dari bahasa Yunani. Monera ini artinya adalah tunggal. Monera juga mempunyai ciri – ciri sebagai pembeda dari organisme lain.

Ciri – ciri monera :

  1. Monera merupakan uniseluler/ bersel satu
  2. Monera tidak mempunyai membran inti/ prokariota
  3. Monera juga mempunyai kingdom.

Kingdom monera ini dibagi menjadi dua kelompok, yaitu eubacteria (bakteri) dan archaebacteria (archae). Masing – masing dari kingkom tersebut memiliki ciri – ciri yang berbeda, diantaranya dapat dijabarkan di bawah ini :

A. Bakteri (Eubacteria)

Bakteri atau eubacteria mempunyai ciri – ciri yang bisa saja sama atau juga tidak dengan archaebacteria atau archae . Ciri – cirinya antara lain :

  • Termasuk organisme bersel tunggal atau disebut uniseluler.
  • Inti sel bakteri tidak mempunyai membran inti atau disebut prokariotik.
  • Ukuran sel bakteri ±1 – 5 µm, setiap 1 µm sam dengan 1/1000 mm.
  • Bakteri bergerak dengan flagella atau disebut pili.
  • Sejumlah bakteri berperan penting dalam proses penguraian zat – zat organik.
  • Bakteri hidup di berbagai lingkungan/ habitat.
  • Bakteri berkembang biak aseksual dengan cara membelah diri.
Baca Juga :   5 Peran Bakteri yang Menguntungkan bagi Manusia Terlengkap

1. Struktur Bakteri (Eubacteria)

Adapun masing – masing struktur bakteri yaitu sebagai berikut :

  • Struktur bagian luar sel.

Struktur bagian luar sel pada bakteri ini terdiri atas dinding sel, kapsul, serta membran plasma.

  • Struktur bagian dalam sel.

Struktur bagian dalam sel dari bakteri terdiri atas DNA, mesosom, plasmid, ribosom, serta endospora.

  • Flagela.

Flagela adalah suatu alat gerak bakteri. Flagela ini mempunyai bentuk seperti rambut dan tersusun atas senyawa protein yang bernama flagelin.

  • Pili atau fimbriae.

Pili ini berbentuk seperti benang filamen.

2. Penggolongan Bakteri (Eubacteria)

Penggolongan bakteri dilakukan melalui beberapa cara antara lain :

  • Berdasarkan Pada letak flagela pada sel bakteri.
  • Berdasarkan Pada bentuk tubuh bakteri
  • Berdasarkan Pada pewarnaan gram.
  • Berdasarkan Pada kebutuhan oksigen.
  • Berdasarkan Pada cara hidupnya.
  • Berdasarkan Pada pembagian di dalam filum atau divisi.

3. Reproduksi Bakteri (Eubacteria)

Bakteri melakukan reproduksinya melalui dua cara yakni reproduksi aseksual dan reproduksi seksual. Masing – masingnya dapat dijelaskan sebagai berikut :

a. Reproduksi aseksual/ tidak kawin.

Reproduksi ini dilakukan melalui cara membelah diri secara biner.

b. Reproduksi seksual/ kawin.

Reproduksi ini bisa terjadi dalam tiga cara yakni :

  • Transduksi adalah suatu proses pemindahan materi genetik/ DNA lewat perantara atau infeksi virus.
  • Transformasi adalah pemindahan satu gen/ DNA bakteri menuju sel bakteri yang lain melalui proses fisiologis.
  • Konjugasi adalah suatu cara reproduksi dengan cara memindahkan materi genetik dengan cara kontak langsung antarbakteri.

4. Peranan Bakteri (Eubacteria) dalam Kehidupan Manusia

Peran bakteri dalam kehidupan manusia ada yang menguntungkan da nada juga yang merugikan. Masing – masing peranan dijelaskan di bawah ini:

Bakteri yang menguntungkan.

Bakteri ini terdiri atas empat, yakni bakteri pengikat nitrogen pada tanaman, bakteri penghasil antibiotik, bakteri nitrifikasi, dan bakteri dalam industri makanan.

Baca Juga :   Virus : Pengertian, Definisi, Sejarah, Ciri - Ciri, dan Strukturnya Lengkap

Bakteri yang merugikan.

Bakteri ini terdiri atas bakteri yang menjadi sebab penyakit pada manusia, kemudian bakteri yang menjadi sebab penyakit pada hewan ternak, dan yang terakhir bakteri yang menjadi sebab penyakit pada tanaman.

B. Archaebacteria atau Archae

Archaebacteria mempunyai ciri – ciri sebagai berikut :

  • Termasuk organisme bersel satu.
  • Archae hidup dengan kondisi lingkungan yang ekstrim.
  • Memiliki dinding sel tanpa mengandung peptidoglikan.
  • Sel dalam archae belum mempunyai membran inti/ prokariotik, walaupun demikian ribosomnya mirip ribosom eukariotik.
  • Membran plasma archae terkandung lipid.
  • Rata – rata archae mempunyai ukuran 0, 1 µm – 15 µm.

Golongan Archaebacteria atau Archae

Archaebacteria atau Archae terdiri atas tiga golongan, yakni Metanobaceria, Halobacterium, dan Thermoplasma. Masing – masing golongan bisa dijelaskan sebagai berikut :

1. Golongan pertama, Thermoplasma.

Thermoplasma ditemukan berada di dalam air asam yang asalnya dari mata air belerang yang panas.

2. Golongan kedua, Halobacterium.

Halobacterium ini adalah jenis halofil yang hidup pada keadaan yang ekstrim dengan kadar garam yang sangat tinggi. Halobacterium ini bisa kita dijumpai di Laut Mati dan Great Salt Lake.
Golongan ketiga, Metanobacteria. Metanobacteria adalah suatu bakteri yang sifatnya hemoautotrof. Di mana Metanobacteria ini dapat menghasilkan gas metana atau CH4 serta tidak membutuhkan oksigen atau anaerob. Contoh dari Metanobacteria adalah bakteri Succinomonas amylolytica yang hidup pada saluran pencernaan pada hewan sapi.

Teman – teman sudah pahamkan kalian tentang monera? Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa monera mempunyai dua jenis kingdom yakni bakteri dan archae. Archaebacteria atau Archae serta Bakteri atau Eubacteria ialah organisme bersel satu atau tunggal.

Selain itu, bakteri dan archae juga tidak mempunyai membran inti. Walaupun demikian, masing – masing kingdom, baik bateri ataupun archae juga mempunyai perbedaan ciri – ciri, seperti ukuran dari bakteri dan archae.
Lebih lanjut, penggolongannya dari bakteri dan archae pun juga tidak sama. Di mana bakteri mempunyai enam cara dalam penggolongan, sementara archae mempunyai tiga cara dalam penggolongannya. Sama halnya dengan organisme yang lainnya bakteri mempunyai manfaat yang menguntungkan dan juga merugikan bagi kehidupan manusia.

Baca Juga :   Bakteri : Pengertian, Sejarah Penemuan, Macam-Macam dan Strukturnya Terlengkap

Sekalipun mempunyai dampak yang merugikan, bakteri selalu dibutuhkan untuk kehidupan manusia, terutama pada bakteri yang bersifat baik. Salah satu contohnya adalah dalam industri makanan seperti yakult dan juga yoghurt yang biasanya kita konsumsi ternyata juga membutuhkan bakteri dalam pembuatannya.

Demikianlah teman, pemaparan kita mengenai materi pengertian monera. Semoga artikel ini bisa membantu kalian semua dalam memahami lebih jauh mengenai semua hal yang berkaitan dengan monera dan juga kingdomnya yakni bakteri dan archae.

Baca juga: