Mikroskop : Pengertian, Cara Menggunakan, Bagian Bagian, Fungsi, dan Cara Merawatnya Terlengkap

5 (100%) 1 vote

Pengertian Mikroskop, Cara Menggunakan, Bagian Bagian, Fungsi, dan Cara Merawatnya

Cara Menggunakan Mikroskop dengan Baik dan Benar – Mata manusia tidak didesain untuk melihat benda dengan bermacam ukuran. Kita tak bisa melihat benda dengan berukuran kecil ataupun mikro seperti bakteri, struktur dan virus, jaringan daun secara kasat mata. Diperlukan sebuah alat bantu khusus guna melihat benda yang berukuran mikro yang bernama mikroskop.

Mikroskop berasal dari bahasa Latin yakni “micro” artinya kecil dan “scopium” artinya penglihatan. Mikroskop pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke (1665) dari Inggris saat ia mengamati beberapa sel dari pohon X. Adapula yang berpendapat bahwa Antony van Leuvenhoek asal Belanda yang sedang meneliti dari sel gabus. Lantas bagaimana Cara Menggunakan Mikroskop dengan Baik dan Benar? Maka simaklah uraian berikut.

Cara Menggunakan Mikroskop

Berikut ini penjelasan mengenai cara menggunakan mikroskop guna membuat pengamatan terhadap objek benda:

  1. Letakkan meja preparat di dalam permukaan yang darat supaya memudahkan pengamatan.
  2. Atur perbesaran lensa objektif di fase yang lebih rendah memakai revolver. Lensa objektif harus diletakkan di sumbu pengamatan supaya berada pada garis sama dengan arah masuknya dari cahaya dan lensa okuler.
  3. Bila mikroskop yang kamu gunakan berjenis monokuler maka kamu harus menggunakan sebuah lensa okuler dengan satu mata. Begitu juga jika mikroskop yang kamu gunakan adalah binokuler maka kamu dapat melihatnya dengan kedua mata.
  4. Nyalakan lampu & atur cermin sedemikian rupa supaya jumlah sinar yang dibutuhkan dapat terpenuhi untuk melaksanakan pengamatan preparat.
  5. Bukalah diafragma dengan memakai tuas dan sesuaikan lubangnya supaya sinar yang diterima mata bisa optimal, tidak terlalu redup ataupun terang.
  6. Pastikan lensa objektif ada cukup jauh dari mejanya preparat dengan cara mengatur makrometer yang searah jarum jam.
  7. Letakkan preparat yang sudah disiapkan pada meja preparat, dan tepat di bawah lensa objektif. Pakialah penjepit agar preparat tak bergeser.
  8. Naikkan meja preparat sehingga mendekati lensa objektif dengan jarak sekitar 0.5 cm dengan memakai makrometer.
  9. Lihatlah bayangan pada benda melalui lensa okuler dengan sambil menaikturunkan meja preparat memakai mikrometer agar memperoleh bayangan objek yang jelas.
  10. Lihatlah objek preparat di arah menyamping sambil menyesuaikan dari lensa objektif dengan memperbesar lebih tinggi pada kedudukannya.
  11. Pastikan lensa objektif tak bersentuhan dengan preparat sebab dapat merusak hasil pengamatan.
  12. Fokuskan preparat melalui cara memutar mikrometer menuju arah berlawanan jarum jam secara perlahan.
  13. Jika hasil dari pengamatan belum terlihat jelas, maka kalian bisa atur pencahayaan.
  14. Putar revolver di lensa objektif ke keondisi semula yakni perbesaran paling kecil sesudah kamu selesai melakukan pengamatan.
  15. Turunkan meja dari preparat dan naikkan tabungnya mikroskop.
  16. Ambil preparat ini dari meja preparat.
Baca Juga :  Mata Juling (Strabismus) : Pengertian, Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pengobatan dan Komplikasi Terlengkap

Bagian – Bagian Mikroskop dan Fungsinya

Selain mengetahui bagaimana cara penggunaannya, ada baiknya juga kita harus mengetahui bagian–bagian dari mikroskop secara umum. Berikut ini ialah penjelasan mengenai komponen yang adap dalam mikroskop:

1. Cermin

Fungsinya sebagai penerima dan pemantul dari cahaya untuk seterusnya mengarah ke objek dengan bantuan kondensor.

2. Lensa Okuler

Fungsinya untuk memperbesar bayangan.

3. Lensa Objektif

Fungsinya untuk membentuk bayangan pertama.

4. Kaki

Fungsinya untuk menyangga serta memperkuat kedudukan mikroskop.

5. Diafragma

Berfungsi untuk mengatur jumlah dari cahaya yang masuk serta mengenai preparat.

6. Lengan

Fungsinya sebagai pegangan saat ingin mengangkat ataupun memindahkan mikroskop.

7. Tabung Mikroskop

Fungsinya sebagai penghubung antar lensa objektif dengan lensa okuler pada mikroskop.

8. Revolver

Fungsinya mengatur perbesaran lensa objektif dan termasuk bagian fungsi dari bagian ini.

9. Mikrometer

Fungsinya untuk menaikturunkan tabung dengan lambat.

10. Makrometer

Fungsinya untuk menaikturunkan tabung dengan cepat.

11. Kondensor

Fungsinya untuk mengumpulkan cahaya sebagai pusatan obyek dari pantulan cermin.

12. Meja Preparat

Fungsinya untuk meletakkan obyek benda yang akan diamati.

Cara Merawat Mikroskop

Mikroskop bukan suatu barang yang murah,jadi membutuhkan perawatan dan penanganan khusus supaya alat ini dapat dipakai dalam jangka panjang. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam memakai mikroskop, yaitu:

  • Simpan mikroskop di tempat yang kering, sejuk, bersih, dan tertutup. Akan lebih baik bila kamu bisa menyimpannya pada kotak yang lengkap dengan silica gel agar bisa mengurangi kelembapan.
  • Pastikan tangan kamu dalam kondisi bersih dan kering waktu melakukan pengamatan benda memakai mikroskop.
  • Bersihkan mikroskop saat sebelum dan sesudah digunakan. Bila kamu jarang memakainya, maka pastikan kamu dapat membersihkannya secara rutin, misalnya seperti sebulan sekali.
  • Jangan memakai saputangan dan kain guna membersihkan bagian lensa mikroskop, baik lensa okuler ataupun lensa objektif. Gunakanlah tisu ataupun kain lembut khusus untuk pembersih lensa yang dibasahi menggunakan sedikit alkohol untuk membersihkan kotoran tersebut dan bekas sidik jari di lensa mikroskop.
  • Gunakanlah kain lembut yang diberi dengan sedikit sabun detergen guna membersihkan bagian badan serta lengan mikroskop.
  • Gunakan xylene guna membersihkan sisa minyak imersi di lensa objektif, namun kamu harus berhati – hati dalam memakai xylene karena bisa merusak bahan plastik.
  • Gunakanlah kuas kecil guna membersihkan debu yang disekip pada bagian mikroskop yang tak terjangkau.
Baca Juga :  Laring : Pengertian, Jenis, Fungsi, Anatomi, dan Gangguan Terlengkapnya

Demikianlah penjesalan tentang cara menggunakan mikroskop yang baik dan benar. Mikroskop ialah salah satu peralatan paling utama yang dipakai dalam sebuah laboratorium. Mikroskop mempunyai peranan yang lumayan penting dalam dunia penelitian, khususnya dalam mikroorganisme. Oleh karena itu, pakailah mikroskop secara hati–hati, teliti, dan juga sebaik mungkin.

Baca juga:

/* */