Metabolisme Lemak dalam Tubuh : Pengertian dan Jenisnya Lengkap

5 (100%) 1 vote[s]

Metabolisme Lemak dalam Tubuh Organisme

Metabolisme lemak dalam tubuh – lemak merupakan salah satu bagian dari tiga makronutrisi yang dapat ditemukan pada suatu organisasi, bersama protein dan karbohidrat. Lemak manusia ini fungsinya menjadi sumber energi (selain dari karbohidrat). Kita sering tahu lemak menjadi “lipid”, namun sebetulnya lemak ialah sub-kelompok dalam kelompok molekul lipid. Molekul lemak terdiri atas 2 bagian :

1. Tulang punggung gliserol
2. Tiga “ekor” asam lemak

Glisorel ialah molekul organic kecil bersama 3 kelompok hidroksil (OH), sementara asam lemak terdiri atas rantai panjang hidrokarbon dengan menempel di kelompok hidroksil. Umumnya asam lemak terdiri atas 12-18 karbon, walaupun terdapat yang memiliki 4 hingga 36.

Pengertian Lemak

Para pakar biokimia kongres internasional kimia terapan dan murni bersepakat memberi pengertian yang termasuk golongan lipid yakni mempunyai karakteristik fisika berikut ini :

  • Tidak larut dalam air, namun dalam satu/ lebih pelarut organic, misalnya eter, benzene, aseton dan kloroform
  • Ada hubungan asam lemak lain
  • Dapat dipakai maupun dimanfaatkan organisme uniseluler
  • Molekul lemak memiliki nama lain, yakni triasilgliserol/ trigliserida, serta dalam tubuh manusia, trigliserida disimpan dalam sel lemak khusus, yakni adipocytes yang terbentuk jaringan bernama adiposes

Asam lemak ialah asam karboksil sebagai sumber bahan bakar penting/ selain karbohidrat (hewan) sebab saat dirombak, asam lemak menghasilkan energi banya ATP. Banyak beberapa tipe sel yang dapat memakai glukosa/ asam lemak untuk energi. Asam lemak dibagi menurut panjang rantai serta tingkat kejenuhan.

Baca Juga :  6 Fungsi Kantong Empedu Manusia Beserta Penjelasannya Terlengkap

Jenis Asam Lemak

Menurut kejenuhannya, ada 2 jenis asam lemak yakni :

  1. Asam lemak tak jenuh
    Yakni saat hanya terdapat satu ikatan dalam hidro karbon. Banyak atom hydrogen pada asam lemak jenuh yang menempel di rangka karbon. Asam lemak jenuh memiliki ekor luruh, jadi molekul lemak ekor jenuh ini dapat membungkus erat antar satu dengan lainnya. Hal ini menghasilkan lemak yang bentuknya padat dalam suhu ruangan. Contoh lemak jenuh ini adalah asam stearate, asam palmitat, asam butirat dan asam kaproat.
  2. Asam lemak tak jenuh
    Yakni saat rantai hidrokarbon mempunyai ikatan ganda. Dalam asam lemak tak jenuh, tempelan atom hydrogen pada karbon cenderung sedikit. Apabila hanya memiliki satu ikatan ganda dalam asam lemak, dinamakan monounsatureated, sementara bila ada banyak ikatan ganda, bernama polyunsaturated. Asam lemak tak jenuh lebih berbentuk cair dalam suhu ruangan, dan kita familiar menyebutnya sebagai minyak. Contohnya adalah asam linolenat dan asam oleat.

Metabolisme Lemak

Metabolisme asam lemak seperti metabolisme lain yang terdiri atas proses katabolic dengan menghasilkan energi serta proses anabolic sehingga membuat molekul penting misalnya trigliserida, hormone lokal, second messenger dan badan keton.
Metabolisme lemak ialah proses kompleks pada organisme yang memiliki sejumlah reaksi serta jalurnya tersendiri. Berikut sejumlah metabolism dengan melibatkan molekul lemak di dalam tubuh organsime

1. Oksidasi Asam Lemak Jenuh

Lemak yang ada dalam tubuh kita tidak berasal dari makanan dengan mengandung lemak saja, namun dapat pula asalnya dari protein dan karbohidrat. Hal ini karena ada hubungan antara metabolisme karbohidrat, metabolisme lemak, serta protein. Oksidasi asam lemak jenuh tersebut memiliki sejumlah tahap reaksi yakni :

  • Reaksi 1: membentuk heksanoil koenzim A dengan bersama dengan katalis enzim asil koA sintesase/ tiokinase
  • Reaksi 2: membentuk senyawa tak jenuh dengan oksidasi, dengan membentuk enoil koA caranya dengan oksidasi
  • Reaksi 3: hidrasi, yakni enzim enoil koA bertugas menjadi katalis serta menghasilkan L- hidroksiasil koenzim A
  • Reaksi 4: oksidasi, yakni mengubah hidroksiasil koenzim A jadi ketoasil enzim A.
  • Reaksi 5: buitiril koenzim A. yakni memecah ikatan C-C, jadi menghasilkan asetil koenzim A serta asil koenzim A
Baca Juga :  Kelenjar Tiroid : Pengertian, Fungsi, Gangguan, dan Cara Menjaganya Terlengkap

2. Metabolisme Senyawa Keton

Asetil koenzim A didapatkan dalam reaksi asam lemak bisa dipakai dalam siklus krebs apabila perombakan lemak serta karbohidrat ini seimbang. Dalam siklus krebs, asetil koenzim A akan bereaksi menggunakan asam oksaloasetat dengan hasil asam siltrat. Ketika kekurangan makanan, maka konsentrasi glukosa pada tubuh berkurang jadi sebagian asam oksaloasetat berubah glukosa. Hal ini yang mengakibatkan asel koenzim A lemak tak masuk pada silus krebs, namun diubah jadi asam oksaloasetat, aseton dan hidroksibutirat. Dari ketiga senyawa tersebut bernama senyawa keton.

  • Tahap 1: dua molekul asetil koenzim A ini mengkondensasi membentuk asetoasetil koenzim A.
  • Tahap 2: yakni asetoasetil koenzim A ini bereaksi bersama asetil koenzim A dan air, dengan menghasilkan 3 hidroksi 3 metilgluratil koenzim A.
  • Tahap 3: Perombakan dari 3 hidroksi 3 metilgluratil koenzim A sehingga menjadi asetil koenzim A dserta asam asetosetat.

3. Sintesis Asam Lemak

Sintesis asam lemak ini asalnya yaitu dari asetil koenzim A dan juga enzim yang bekerja menjadi katalis ialah kompleks enzim-enzim yang ada dalam sitoplasma, sementara enzim pemecah dari asam lemak ada dalam mitokondria.
Beberapa karakteristik dari sintesisis asam lemak ini ialah :

  • Sintesis asam lemak dialami pada sitoplasma, sementara oksidasi dialami dalam mitokondria
  • Senyawa sintesis asam lemak terikat ACP, sementara pemecahan lemak senyawa terikat koenzim A
  • Sejumlah enzim berkerja menjadi katalis sintesis asam lemak termasuk kompleks asam lemak sintetase
  • Perpanjangan rantai karbon dalam sintesis asam lemak ialah penambahan 2 atom karbon dengan berturut-turut
  • Pada sintesis asam lemak reduktor bekerja pada NADPH

Jadi, lemak merupakan faktor penting untuk organisme uniseluler. Ia menjadi cadangan sumber energi yang mengganti karbohidrat dan juga metabolisme lemak dalam tubuh organisme tersebut yang berkaitan dengan metabolisme karbohidrat. Sekian pembahasan artikel kali ini, semoga bermanfaat!

Baca Juga :  10 Cara Kerja Jantung Pada Manusia Beserta Fungsinya Lengkap

Baca juga:

/* */