8 Fungsi Klorofil (Zat Hijau Daun – Pigmen Fotosintesis) Terlengkap

5 (100%) 1 vote

Mengenal Fungsi Klorofil – Zat Hijau Daun – Pigmen Fotosintesis

Mengenal klorofil/zat hijau daun/pigmen fotosintesis – seluruh tumbuhan bisa berfotosintesis karena mempunyai satu perangkat pigmen fotosintesis yang diperlukan. Pigmen yang sangat penting untuk proses fotosintesis ialah klorofil. Ada perbedaan intensitas warna pada daun, dimulai dari jenis tumbuhannya atau usia daunnya. Bahkan pada tanaman tertentu punya daun yang beraneka warna. Berikut ini akan dibahas tentang mengenal klorofil/zat hijau daun/pigmen fotosintesis.

Klorofil ialah pigmen hijau pada kloroplastida. Klorofil ada pada kloroplas sel mesofil daun, yakni dibagian sel-sel parenkim palisade serta parenkim bunga karang. Pada kloroplas, klorofil ada dibagian membran thylakoid grana.

Sementara dalam tumbuhan tingkat tinggi ada dua macam klorofil yakni klorofil-a dengan klorofil-b. Dalam kondisi normal, proporsi zat klorofil-a akan jauh lebih banyak dibandingkan klorofil-b. Disamping klorofil, dalam membran thylakoid juga ada pigmen-pigmen lainnya, baik berbentuk turunan-turunan klorofil-a atau pigmen lainnya.

Adapun kumpulan dari beragam pigmen fotosintesis dinamakan fotosintem. Zat tersebut berperan untuk menyerap cahaya atau (foton, kuantum) dalam reaksi terang guna menghasilkan energi kimia berbentuk ATP & NADPH2.
Contoh dari turunan klorofil-a sangat berperan penting dalam fotosintesis ialah feofitin atau (kloforil-a yang telah kehilangan inti Mg, jadi salah satu bagian atau komponen fotosintem II), kemudian pigmen yang peka dengan λ 680 nm atau (P680 = menjadi pusat reaksi dari fotosistem II) , dan terakhir adalah P700 (yang menjadi pusat reaksi dari fotosintem I). Sementara pigmen yang lainnya ialah carotenoida dengan Xantofil.

Pada molekul klorofil terbentuk dari 4 cincin pirol dan Mg untuk intinya. Dalam klorofil ada rangkaian yang dinamakan dengan fitil (C20H39O). Bila terkena air & pengaruh enzim klorofilase, maka bisa berubah jadi fitol (C20H39OH). Yang dimaksud fitol ialah alkohol primer jenuh dengan daya afinitas kuat terhadap oksigen pada proses reduksi klorofil.

Baca Juga :  Akar tunggang dan akar serabut : Pengertian, Fungsi, Ciri, Contoh serta Perbedannya

Sifat klorofil ialah menerima serta memantulkannya kedalam gelombang berlainan (berpendar = berfluorescens). Kandungan klorofil juga banyak menyerap sinar pada panjang gelombang diantara 400-700 nm, khususnya sinar merah & biru. Klorofil memiliki sifat kimia: (1) tak larut kedalam air, tetapi larut kedalam pelarut organik lebih polar, contohnya etanol & kloroform, (2) Kemudian inti Mg dapat tergeser 2 atom H jika pada suasana asam, dengan begitu membentuk persenyawaan bernama feofitin berwarna coklat.

Kloroplas berkembang secara fungsional dari proplastid dalam kecambah. Seiring berkembangnya daun di kecambah, maka proplastida akan berkembang jadi etioplas secara khas disertai badan prolamelar-nya.
Karena adanya cahaya cukup, maka badan prolamelar dapat membentuk tilakoid yang berasal dari kloroplas fungsional. Sementara sintesis klorofil dalam Angiospermae tergantung dari cahaya. Prekursor dalam sintesis klorofil ialah protoklorofilid yang disintesiskan dari protoporfirin IX dari magnesium jadi cincin porfirin.

Kemudian Protoklorofilid akan dirubah jadi klorofilid a lalu berkembang jadi klorofil a dengan proses fitilasi (penambahan fitil). Jika klorofil a telah teroksidasi, dapat menjadi klorofil b.

Fungsi Klorofil

Letak klorofil ada dalam sel sel tumbuhan yang dinamakan kloroplas. Pada tempat itu, pigmen hijau akan menyerap cahaya serta terjadi proses fotosintesis yang singkat. Zat klorofil dengan proses fotosintesis sangat berkaitan karena klorofil sangat penting bagi proses fotosintesis. Beberapa fungsi klorofil diantaranya:

  1. Memberikan warna hijau untuk daun tanaman hijau, alga hijau, maupun jenis bakteri fotosintetik dengan begitu, zat tersebut dinamakan dengan zat hijau daun. Selain itu, molekul klorofil juga menyerap cahaya merah, ungu, dan biru, sekaligus akan memantulkan sebuah warna yakni hijau kekuningan, dan warna itulah yang diterima mata manusia.
  2. Tanaman memerlukan air, zat karbondiksida, cahaya, bahkan klorofil. Cahayanya bisa berupa sinar matahari ataupun cahaya lampu bila mencukupi.
  3. Zat klorofil dapat merubah cahaya matahari itu jadi energi. Caranya dengan menyerapnya serta meneruskan lalu mengolah ke dalam tempat fotosintesis terjadi (mesofil) dengan bahan lain seperti karbondioksida & air. Disinilah peranan cahaya untuk mempengaruhi pertumbuhan tanaman penting sekali. Pada proses tersebut dapat menghasilkan reaksi kimia berbentuk gula dengan oksigen.
  4. CO2 dirubah klorofil jadi karbohidrat guna menyediakan dasar energi untuk ekosistem dengan keseluruhan. Zat klorofil membuat gula (glukosa) juga yang menjadi pusat produksi pangan sel sel tumbuhan. Disamping itu, pada proses tersebut juga terjadi pembuatan oksigen yang diperlukan makhluk lain baik hewan dan juga manusia guna menjaga kelangsungan hidup mereka.
  5. Zat klorofil juga berperan penting supaya tumbuhan darat bisa memproduksi makanan sendiri dengan cara menyerap energi sinar matahari jadi energi kimia untuk menjadi organisme autotrof (yakni organisme yang bisa membuat makanan sendiri dibantuan oleh energi cahaya matahari).
  6. Fungsi klorofil juga mirip dengan fungsi hemoglobin yang ada pada darah manusia yaitu mengangkut oksigen lalu menyebarkan ke semua bagian tumbuhan.
  7. Tanpa zat hijau daun, fungsi fotosintesis tak bisa berjalan efektif karena sinar matahari yang telah dipantulkan daun harus diserap dulu. Hal ini hanya bisa dilakukan oleh klorofil. Pada proses fotosintesis tumbuhan, diperlukan juga berbagai senyawa kimia dari sinar matahari lalu diolah. Sementara proses itu juga dilakukan klorofil lewat pigmen pigmen miliknya.
  8. Glukosa bentukan klorofil yang berguna untuk sumber energi utama dapat mempengaruhi pembentukan sumber energi lemak serta protein. Sehingga klorofil sangat dibutuhkan dalam proses fotosintesis sebagai sumber makanan hewan serta manusia.
Baca Juga :  Penyerbukan : Pengertian, Ciri dan Macam - Macamnya Lengkap

Itulah penjelasan tentang mengenal klorofil/ zat hijau daun/ pigmen fotosintesis. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

/* */