Macam Macam Sistem Hidroponik Terpopuler

5 (100%) 1 vote[s]

Macam Macam Sistem Hidroponik Terpopuler

Macam macam sistem hidroponik – sistem hidroponik ialah suatu cara maupun teknik terbaru guna menanam beragam jenis tanaman dengan memerhatikan penghematan tempat, pengefisiensi pemakaian air serta hasil yang diperoleh. Sistem penanaman modern tersebut populer sebab dianggap paling membantu mereka yang tinggal dalam area kota atau hanya mempunyai lahan sempit. Sehingga banyak mereka yang menyalurkan hobinya guna bercocok tanam. Berikut macam macam sistem hidroponik yang akan dibahas dibawah ini.

Macam Macam Sistem Hidroponik

Sistem penanaman dengan memakai teknik hidroponik telah berkembang pesat serta kini banyak cara yang dapat dipakai. Macam – macam sistem hidroponik masih dapat diterapkan diberagam tempat yang memiliki suhu, kelembapan serta cuaca.

Yang paling penting ialah tanaman yang nantinya dibudidayakan perlu disesuaikan dengan tempat yang ada supaya dapat tumbuh secara baik. Selain tersebut keunikan penanaman memakai sistem hidroponik adalah tidak membutuhkan media tanam mislanya tanah serta diganti menggunakan media tanam yang lain misalnya serabut maupun material lainnya.

Baca Juga :  Cara Mencangkok Tanaman yang Benar dan Cepat Tumbuh

Air adalah komponen utama yang diamnfaatkan guna proses pertumbuhan tanaman itu. Fungsi utama memakai sistem hidroponik adalah dipakai dalam usaha menopang tanaman dalam membudidayakan supaya tetap dapat tumbuh secara baik menggunakan posisi tegak.
Jika kalian ingin mengetahui secara mendalam tentang macam – macam sistem hidroponik maka simak berikut ini ;

1. Sistem hidroponik memakai media tanam mineral wool maupun rockwool

Media tanam jenis tersebut banyak dijumpai sudah dipakai oleh banyak petani yang ada di negara kita ini. Hal tersebut dikarenakan ciri media tanam rockwool paling halus, berbentuk dapat disebut hampir mirip busa bila dilihat dengan sekilas dan memiliki berat paling ringan jadi mudah ketika dipakai.
Bahan tersebut didapatkan dari bebatuan bernama basalt. Batu tersebut terjadi proses peleburan lebih dulu memakai suhu paling tinggi. Sesudah itu dapat dibentuk suatu media tanam bernama rockwoll. Akan tetapi kadang hasil leburan dari batu basalt yang dijual dalam wujud bongkahan lumayan besar. Kalian dapat merubah ukuran serta memotingnya lebih dulu jadi lebih kecil yang sesuai keinginan.

2. Sistem hidroponik memakai media tanam arang sekam

Pemakaian media ini terpopular di masyarakat. Sebab selain dapat diterapkan menjadi penanaman sistem hidroponik realitanya dipakai dalam pot. Dengan keunggulan inilah, maka orang banyak yang suka.
Untuk memperoleh media tersebut mudah sekali dan tidak memerlukan biaya banyak. Kadang limbah yang telah dihasilkan sebab proses penggilingan padi tak lagi dipakai.

3. Sistem hidroponik memakai media tanam hydroton

Hydroton ialah bagian dari media mudah diperoleh, sebab terbuat dari bahan mudah dijumpai pada lingkungan sekeliling kita. Proses pembuatannya memakai bahan khusus tanah lembung yang kadang terbuat membulat lalu dipanaskan lebih dulu.

Baca Juga :  14 Tumbuhan Beracun Paling Mematikan Beserta Gambarnya Lengkap

Kenapa tanah lempung ini dipakai menjadi media tanam? Padahal bila kita lihat secara fisiknya terlihat padat sekali. Kepadatan inilah yang kerap kurang subur sebab pertukaran oksigen yang kurag baik. Akan tetapi sesudah dirubah wujudnya paling cocok dipakai bagian dari media tanam pilihan.

4. Sistem hidroponik memakai media tanam serbuk serabut kelapa

Kebanyakan orang dulunya banyak yang memanfaatkan serabut kelapa dipakai menjadi bahan bakar ketika masak atau mengubahnya jadi sapu. Akan tetapi sekarang digunakan kebutuhan lainnya yakni menjadi media tanam hidroponik.

Fakta tentang sifat ini paling baik dalam menjalankan proses penyerapan. Akan tetapi guna menyediakan kadarnya oksigen lumayan dibagian akarnya kalian bisa mencampurnya menggunakan arang sekam.

5. Sistem hidroponik memakai media tanam spons

Spons memiliki karakteristik paling baik menyerap serta menyimpan air. Artinya akan menguntungkan sekali untuk tanaman yang dibudidayakan media tanam. Teksturnya lembut serta mudah mengalir membuat orang banyak memanfaatkan fungsinya ini.

6. Sistem hidoponik memakai media tanam perlite

Media tanam perlite ini terbuat bahan bebatuan yang terjadi proses pemanasan suhu khusus mencairkannya jadi dapat dibentuk ukruan paling kecil sesuai selera pemakainya. Batu ini memiliki warna putih bernama batu silica.

7. Sistem hidroponik memakai media tanam vermicullite

Media tanam satu ini sudah banyak orang yang tau, akan tetapi dimanfaatkan menjadi media tanam hidroponik. Bila dilihat dalam proses pembuatannya, dapat disebut serupa dengan media perlite sebab memang nyatanya sama melalui proses pemanasan lebih dulu sebelum dipakai.

8. Sistem hidroponik memakai media tanam akar pakis

Bila dilihat pembahasan diatas termasuk media tanam bentknya organik adalah serbuk serabut kelapa dan arang sekam. Akan tetapi, nyatanya akr pakis termasuk pula kategori ini. Walaupun demikian kami tidak menyarankan memakai media tanam tersebut. Sebab memiliki ciri khas paling mudah membususuk serta terkenal tak baik dalam usaha menjalankan proses penyerapan air.

Baca Juga :  12 Macam Alga Hijau Di Perairan Indonesia Beserta Ciri dan Gambarnya Lengkap

9. Sistem hidroponik memakai media tanam kapas

Kapas memang memiliki ciri paling mudah menyerap air. Jadi tak heran bila kapas kerap dipakai menjadi media tanam, terutama membantu para siswa menjalankan uji coba serta praktek dalam usaha mengamati proses pertumbuhan tanaman mulai biji menjadi utama penelitiannya.

10. Sistem hidroponik memakai media tanam hydrogel

Tanaman satu ini tepat seakli ditawarkan. Sebab sangat cocok dipakai mempercantik ruangan kalian. Selain itu banyak dipakai hiasan vas meja dan diletakkan tanaman hidup jadi terlihat cantik.

Jadi, bisa disimpulkan tulisan tentang macam macam sistem hidroponik yang ada diatas tadi bahwa sistem hidroponik ini terdiri berbagai macam. Salah satunya adalah dengan menggunakan tanam arang sekam yang kerap dipakai masyarakat. Semoga dengan adanya tulisan ini bermanfaat bagi kita semuua. Terima kasih.

Baca juga:

/* */