Kulit Manusia : Bagian Bagian, Peranan dan Fungsinya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote

Bagian – Bagian Kulit Manusia, Peranan dan Fungsinya

Bagian bagian Kulit Manusia dan Fungsinya – Kulit adalah lapisan terluar dari tubuh kita, dan termasuk dari organ terbesar yang dipunya oleh tubuh, baik manusia ataupun mamalia. Yang membedakan diantara keduanya ialah keberadaan bulu-bulu yang bisa menutupi organ tubuh tersebut. Walaupun kulit manusia tertutup dari keberadaan folikel rambut, namun bila dilihat sekilas, kulit tersebut tidak berbulu. Sedangkan pada hewan mamalia, bulu-bulu yang menutupi kulit tersebut sangat jelas terlihat.

Sebagai organ terbesar milik tubuh kita, kulit mempunyai luas permukaan ±1,5 – 2 m² pada orang dewasa dan mempunyai ketebalan mencapai 2 – 3 mm. Kulit terdiri dari sekitar 650 kelenjar keringat, 60.000 melanosit, 20 pembuluh darah, dan ribuan ujung saraf. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan dibahas Bagian bagian Kulit Manusia dan Fungsinya.

A. Peranan Kulit

  1. Melindungi tubuh dari bermacam patogen atau organisme-organisme beracun serta penyebab infeksi
  2. Melindungi struktur internal tubuh atas kerusakan mekanis misalnya trauma atau kerusakan yang disebabkan oleh sumber-sumber kurang terlihat (misalnya Sinar UV).
  3. Menerima sebuah rangsangan sensorik lingkungan eksternal
  4. Melindungi tubuh terhadap dehidrasi (kehilangan air secara berlebihan) yakni dengan membantu menyimpan cairan tubuh.
  5. Pengatur suhu tubuh
  6. Sebagai alat respirasi untuk tubuh
  7. Pembentukan vitamin D menggunakan bantuan sinar matahari pagi.
  8. Sebagai indera peraba
  9. Agen pembuangan cairan/ racun dalam tubuh melewati kelenjar keringat.
  10. Menjadi tempat penimbunan lemak tubuh.

B. Lapisan Kulit Manusia

Berdasarkan struktur anatominya, bagian bagian dari kulit manusia dan fungsinya terdiri dari 3 lapisan penting yaitu :

Baca Juga :   Alat Reproduksi Manusia : Pengertian, Bagian Bagian, dan Fungsinya Lengkap

1. EPIDERMIS

Epidermis adalah lapisan kulit yang paling luar. Disebut juga dengan kulit ari dengan ketebalan berbeda-beda. Telapak dan tangannya memiliki ketebalan ±400 hingga 600 µm, sementara untuk selain kulit telapak tangan dan kaki memiliki ketebalan 75-150 µm.

Fungsi lapisan epidermis :

  • Sebagai penghalang dalam melindungi tubuh dari mikroba/ patogen berbahaya
  • Melindungi tubuh pada resiko stress oksidan akibat dri paparan sinar UV/ bahan-bahan kimia lainnya.
  • Memberikan ketahanan mekanis tubuh.
  • Menjaga agar kulit tetap terhidrasi
  • Memberikan warna pada kulit.

Epidermis adalah lapisan kulit yang tidak mempunyai pembuluh darah. Yang tersusun atas beberapa sel utama, yakni :

  1. Sel Merkel, adalah sel epidermis lokal yang letaknya di lapisan basal epidermis serta selubung epitel folikel rambut yang fungsinya sebagai reseptor sensorik.
  2. Sel Keratinosit, adalah sejenis sel yang ditemukan pada lapisan terluar kulit yang tugasnya menghasilkan keratin, yakni protein pembentuk kulit, rambut, serta kuku.
  3. Melanosit, adalah sel-sel pada epidermis yang bertanggung jawab sebagai memproduksi melanin, yakni zat yang memberikan warna pada kulit.
  4. Sel Langerhans, adalah sel-sel yang ada dalam penile epithelium dan berperan penting dalam proses imunologi kulit.

Epidermis kulit terbagi atas 5 lapisan, yaitu :

  1. Stratum korneum (lapisan zat tanduk)
    Merupakan lapisan teratas yang menutupi semua lapisan epiderma. Lapisan ini terdiri atas 15 – 20 lapisan sel gepeng tidak ada inti dan organ sel. Stratum korneum menghalangi dan melindungi jaring yang terdapat di bawah pada infeksi, dehidrasi, stres mekanik, ataupun paparan bahan kimia.
  2. Stratum lucidum (lapisan bening)
    Lapisan ini yang menghubungkan dari stratum korneum dengan stratum granulosum. Stratum Lucidum terdiri dari protoplasma sel-sel berwarna jerih kecil-kecil, tipis, dan sifatnya translusen sampai tembus cahaya. Stratum Lucidum bisa terlihat dengan jelas pada telapak tangan dan kaki.
  3. Stratum granulosum (lapisan granular)
    Stratum granulosum adalah lapisan yang tersusun atas keratinosit bermigrasi dari lapisan spinosum. Keratinosit mengandung keratohyalin, fungsinya untuk mengikat filamen keratin.
    d. Stratum spinosum (lapisan bertaju)
    Merupakan lapisan epidermis letaknya antara stratum granulosum serta stratum basal. Lapisan ini terdiri dari keratinosit polyhedral yang aktif sebagai mensintetis protein fibrilar yang disebut dengan cytokeratin.
    e. Stratum germinativum (lapisan basale)
    Lapisan ini paling bawah dan terdiri dari sel-sel keratinosit basal batang yang dianggap menjadi sel induk epidermis. Sejumlah jenis sel ini ditemukan antara lain sel melanosit adalah sel yang menghasilkan pigmen), sel langerhans adalah sel kekebalan tubuh dan sel merkel (sentuhan reseptor).
Baca Juga :   Sistem Pernapasan Manusia (Urutan dan Gambarnya) Lengkap

2. DERMIS

Adalah lapisan kulit bawah lapisan epidermis, keduanya terhubung pada suatu membran yang bernama membran basal. Ketebalannya sekitar 2,5 mm dan tersusun dari beberapa komponen struktural msialnya kolagen (sejenis protein dengan menyumbang ±30% dari keseluruhan protein dalam tubuh), serat elastis, dan juga matrix ekstrafibrillar, yakni zat ekstraseluler yang terdiri atas glukosaminoglikan, proteoglikan, dan glikoprotein. Juga terdapat mechanoreceptor fungsinya memberikan rasa sentuhan dan thermoreceptor memberikan rasa panas.

Dermis terbagi menjadi 2 lapisan :

  1. Stratum Papilare adalah bagian berbatasan dengan epidermis yang terkandung jaringan terminal kapiler.
  2. Lapisan Retikular terletak di bawah papiler dan mempunyai ukuran lebih tebal. Lapisan ini terdiri atas jaringan ikat yang tidak teratur seperti akar rambut, kelenjar sebaceous, kelenjar keringat, kuku, reseptor, serta pembuluh darah.

Lapisan dermis terdiri dari 3 sel utama

  1. Fibroblas, adalah sejenis sel tugasnya mensintesis matriks ekstraseluler dan kolagen. Sel ini umumnya terdapat dalam jaringan ikat hewan
  2. Makrofag, adalah sel berasal dari sel darah putih (monosit). Presentasi antigen menuju sel T dan fagositosis sebagai kemampuan yang dimiliki oleh sel makrofag ini.
  3. Adiposit, adalah sebagai tempat penyimpan lemak. Sel ini penyusun jaringan adiposa dan jaringan penghantar areolar.

Lapisan dermis adalah tempat ujung akhir syaraf sensorik. Diantaranya :

  1. Paccini, terletak di sekitar akar rambut dan mempunyai kepekaan pada rangsangan seperti tekanan.
  2. Ruffini, mempunyai kepekaan terhadap rangsangan panas
  3. Krause, letaknya sekitar kulit yang mempunyai kepekaan terhadap rasa dingin
  4. Lempeng merkel, terletak di permukaan kulit sebagai perasa terkait pada sentuhan dan tekanan yang ringan.
  5. Meisner, mempunyai kepekaan terhadap adanya sentuhan
  6. Ujung syaraf tanpa selaput, mempunyai kepekaan terhadap adanya rasa nyeri.

3. HIPODERMIS

Adalah bagian yang terletak pada bawah lapisan dermis. Banyak terkandung lemak yang bertindak sebagai cadangan makanan, dan melindungi tubuh terhadap benturan, serta menahan panas pada tubuh. Lapisan ini merupakan terdalam dan terdapat pembuluh darah, limfa, serta saraf sejajar dengan permukaan kulit.
Secara umum, fungsinya seperti :

  • Penyangga tubuh bagian dalam dari adanya benturan
  • Memberikan bentuk pada tubuh
  • Sebagai lumbung/ penyedia caadangan makanan.
  • Membantu pertahanan suhu tubuh.
Baca Juga :   Sistem Imunisasi : Pengertian, Fungsi, dan Jenis - Jenisnya Lengkap

Hipodermis terdiri dari 4 unsur utama, yaitu :

  1. Jaringan atau lapisan lemak yang mempunyai ketebalan dan kedalaman yang bervariasi.
  2. Jaringan ikat bawah kulit sebagai penyangga tubuh terhadap benturan, membentuk kontur tubuh, dan cadangan makanan.
  3. Fibroblast yang menghasilkan kolagen dan disalurkan ke lapisan dermis sebagai memperkuat kulit.
  4. Pembuluh darah dan limfe adalah saraf-saraf yang berjalan sejajar pada permukaan kulit.

Nah, itu adalah penjelasan tentang bagian-bagian kulit manusia dan fungsinya. Wajib bagi kita untuk mengetahui semua bagian-bagian dari kulit kita agar senantiasa dalam menjaga kesehatan pada tubuh kita. Sehingga bisa berjalan sesuai fungsinya.

Baca juga: