Jamur : Pengertian, Macam – Macam dan Contohnya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote

8 Macam Jamur, Pengertian dan Contohnya

8 macam macam jamur – Jamur merupakan bagian organisme yang sangat berperan dalam kehidupan manusia, baik positif ataupun negative. Namun, manusia harus banyak mengetahui tentang macam macam jamur yang akan diambil manfaatnya, sehingga bisa membantu kehidupan manusia sendiri. Pengetahuan mengenai bahaya yang diakibatkan dari sejumlah jenis jamur akan menjadikan manusia lebih berhati-hati pada jamur tertentu sehingga manusia bisa menemukan solusi guna mengatasi dari dampak negative tersebut. Berikut ini ada 8 macam-macam jamur yang harus kamu ketahui.

Jamur adalah sejenis tumbuhan yang tak mempunyai klorofil dan sifatnya heterotrof, artinya adalah jamur memperoleh makanannya dari organisme lain, yakni baik sebagai saprofit ataupun parasit.

1. Microsporidia

Microspodia ialah kelompok fungi mikroskopik yang selnya tunggal dan berspora, hidupnya sebagai parasit hewan khususnya pada serangga. Beberapa lainnya pun ditemui pada ikan dan hewan golongan crustacean misalnya seperti kepiting, udang dan lainnya.

Satu spesies microsporidia hanya akan menginveksi satu spesies hewan maupun sejumlah hewan yang dekat dengan taksonomi. Microspondia juga bisa menginveksi manusia sehingga menyebabkan penyakit yang namanya microsporidiosis. Yakni telah tercatat yang menyerang manusia terdapat 14 jenis, antara lain trachipleistophora hominis.

Microsporidia adalah patogen yang mengancam organisme yang ditinggalinya. Sifatnya bisa memberikan manfaat pada organisme lain. Seperti vavraia culicis yang dipakai dalam mengontrol parasite plasmodium falciparum, sehingga menyebabkan malaria apada manusia dengan cara menginfeksi nyamuk pembawanya yaitu anopheles gambiae.

Baca Juga :   13 Bunga Paling Indah di Dunia beserta Gambarnya Terlengkap

2. Chytridiomycota

Chytridiomycota merupakan oraganisme yang spora dinal sebagai chytrids. Chytrids ialah jenis spesies berstruktur paling sederhana. Chytrids termasuk dalam jenis fungi sebab mempunyai dinding sel yang menyusun dari kitin, flagel berwujud cambuk dan caranya memperoleh makanan dengan cara menyerap nurisi dari lingkungannya/ habitatnya.

Chytrids sifatnya parasite ataupun saprofit pada inangnya. Penyebaran chytrids pada mikroba mengontrol humlah populasi yang terlalu banyak, jadi berperan penting pada rantai makanan ekosistem perairan. Namun jenis chytrids batrachochytrium akan mengancam daur hidup kata sehingga menyebabkan kematian sejumlah spesies hewan dalam jumlah besar.

3. Blastocladiomycota

Blastocladiomycota juga sebagai pengurai materi seperti pada serbuk sari, kitin, selulose dan keratin. Salah satu spesies besar yang diketahui menjadi parasite. Sejumlah contoh jenis jamur atau fungsi ialah sebagai berikut :

  • Catenaria, adalah parasite dari nematode, sejenis nyamuk. Hewan golongan crustacean hingga jenis balscoclad yaitu coelomyces.
  • Physoderma maydis, adalah parasite jagung dan mengakibatkan penyakit titik coklat.
  • Urophlyctics, adalah parasite penting secara ekologi pada tumbuhan angiosperma.
  • Allomyces macrogynus serta blastocladiella emersonii.

4. Neocallimastigomycota

Neocallimastigomycota adalah fungi aneorob yang ditemui pada saluran pencernaan hewan herbivore serta manusia terbanyak. Neocallimastigomycota sangat penting dalam mencerna serat, hidrolisapolimer tumbuhan dan produksi enzim polisakarida.

5. Glomeromycota

Glomeromycota banyak ditemukan dalam akar atau sekitar akar tanaman rhizopus. Kelompok fungi tersebut bersimbiosis mutualisme guna membentuk mikoriza arbuskuler, terpenting bagi sejumlah jenis tumbuhan agar dapat tumbuh dengan optimal. Arbuskuler adalah tempat pertukaran makanan antara fungi yang menumpanginya dengan inang. Ada 2 tipe mikoriza, yakni :

  • Ektomikoriza, hifa hanya bisa menembus hingga epidermis.
  • Endomikoriza, hifa bisa menembus hingga bagian korteks.

Glomeromycota akan berkembang biak secara aseksual, yakni dengan membentuk spora. Sejumlah contoh Glomeromycota adalah :

  • Glomus claroideum,
  • Glomus mosseae,
  • Entrophospora,
  • Acaulospora,
  • Sclerocystis, dan
  • Archaeospora leptoticha.
Baca Juga :   13 Bunga Paling Indah di Dunia beserta Gambarnya Terlengkap

6. Ascomycota

Ascomycota terdiri atas 2 macam, yaitu :

  • Bersel tunggal (uniseluler), reproduksi aseksual dengan cara membelah atau dengan tunas, sementara reproduksi seksual melalui konjugasi.
  • Bersel banyak (multiseluler), reproduksi aseksual dengan spora aseksual (konidiospora) serta fragmentasi hifa, sementara reproduksi seksual dengan cara penyatuan hifa jantan (+) dengan hifa betina (-).

7. Basidiomycota

Basidiomycota ialah filum fungi/ jamur sering kita lihat & dikonsumsi sehari-hari. Fungi atau jamur ini termasuk dalam Basidiomycota makroskopik, yaitu berukuran lumayan besar untuk bisa dilihat dengan mata telanjang tidak menggunakan bantuan mikroskop. Tubuh buahnya terlihat jelas, tumbuh di permukaan tanah/ substrat tertentu. Tubuh buah amat khas dan terpopuler, yakni berbentuk seperti payung.

Secara umum, di bagian tubuh buah ini terdiri atas stipe (tangkai), lamella (bilah), pileus (tudung), dan volva. Reproduksi Basidiomycota dilakukan menggunakan dua cara yakni: aseksual dan seksual.

Sejumlah jenis jamur yang tergolong filum Basidiomycota adalah jenis jamur yang bisa dikonsumsi oleh manusia.
Sejumlah jenis jamur yang tergolong filum Basidiomycota adalah jenis jamur yang bisa dikonsumsi oleh manusia. Sejumlah jenis atau macam jamur itu adalah :

  1. Volvariella volvaceae (Jamur Merang)
  2. Auricularia polythrica (Jamur Kuping)
  3. Pleuretes sp (Jamur Tiram)
  4. Lavaria zippeli (Jamur Mayang)
  5. Polyporus giganteus (Jamur Papan)
  6. Amanita phalloides
  7. Puccinia graminis (jamur karat)

8. Incertae Sedis

Sejumlah jenis fungi yang tidak bisa dimasukkan di dalam ketujuh dari filum di atas. Oleh karena itu, sejumlah jenis fungi ini akan dimasukkan ke dalam Incertae sedis. Sejumlah jenis fungi ini antara lain :

  1. Entomophthoromycotina,
  2. Kickxellomycotina,
  3. Mucoromycotina,
  4. Zoopagomycotina.

Demikianlah pembahasan tentang 8 macam-macam jamur menurut klasifikasinya. Dengan mengetahui dari ciri-ciri fisik jamur, maka kita akan dapat mengetahu jenis maupun macam jamur yang ternyata merugikan atau bahkan berbahaya, serta jenis atau macam jamur yang dapat bermanfaat untuk kehidupan manusia serta keseimbangan ekosistem. Sejumlah jenis atau macam dari jamur bahkan bisa menjadi sumber nutrisi terpenting bagi manusia.

Baca Juga :   13 Bunga Paling Indah di Dunia beserta Gambarnya Terlengkap

Baca juga: