Fungsi dan Ciri – Ciri Tanaman Kekurangan Air Serta Akibatnya

Posted on
3 (60%) 6 votes

Fungsi Air dan Ciri – ciri Tanaman Kekurangan Air

Kekurangan Air pada Tanaman – Tanaman membutuhakan air dalam jumlah yang cukup untuk mempertahankan keberlangsungan hidupnya. Tanaman yang dipelihara harus disiram dengan teratur untuk memastikan tanaman tersebut tumbuh dengan baik. Pada dasarnya tanaman dapat hidup dan tumbuh dengan sendirinya tanpa bantuan manusia untuk menyiram dan memberikan pupuk tambahan.

kekurangan air pada tanaman

Alam telah menyediakan semua mineral yang dibutuhkan oleh tanaman. Contohnya seperti hutan, hutan mendapatkan air yang cukup dari hujan dan air tanah, sehingga tidak perlu disiram. Permasalahannya akan terjadi saat kemarau panjang yang dapat mengakibatkan kekeringan.

Kurangnya curah hujan yang turun akan menyebabkan tanaman menjadi kering. Kurang nya curah hujan dan keringnya tanaman dapat memicu terjadinya kebakaran hutan. Hal ini akan menimbulkan banyak masalah. Tidak hanya polusi udara, kerusakan ekosistem hutan merupakan masalah yang sangat besar.

Ciri ciri tanaman yang kekurangan air:

  • Pertumbuhan yang menurun
  • Daun yang kecil dan tidak berwarna semestinya
  • Tanaman menjadi mengecil
  • Warna tanaman akan cepat berubah
  • Mengurangi pertumbuhan xylem atau mengurangi pertumbuhan jangka panjang

tanaman layu kekurangan air

Fungsi air pada Tumbuhan

Tumbuhan terdiri dari 90% air, sama halnya dengan manusia. maka dari itu air merupakan komponen yang sangat penting bagi tumbuhan. Fungsi air pada tumbuhan akan kita jelaskan sebagai berikut.

  1. Proses foto sintesis dan transpirasi membutuhkan air sebagai komponen utamanya. Air menjadi hal yang sangat penting untuk melakukan sistem yang ada pada tanaman. Kekurangan air dapat mengakibatkan tanaman menjadi lemah dan mati.
  2. Tanaman dapat tegak karena terdapat turgor pressure. Turgor pressure dipengaruhi oleh jumlah air yang terdapat dalam tanaman. Jika tanaman kekurangan air maka tanaman tersebut akan layu karena tidak ada tekanan dari air.
  3. Air membawa mineral masuk kedalam bagian tubuh tumbuhan. Seperti mineral NO3-. NH4+, H2PO4-, mineral mineral ini tidak dapat terserap dengan sendirinya. Dengan kurangnya jumlah air yang dapat diserap oleh tanaman makan secara tidak langsung tanaman tersebut juga kekurangan mineral. Kekurangan mineral akan mengganggu pertumbuhan pada tanaman tersebut.
  4. Pada tanaman, air berfungsi seperti darah pada manusia. air menyalurkan hasil dari fotosintesin keseluruh bagian tanaman, akar, batang, daun, bunga, dan biji atau buah. Dengan demikian kekurangan air dalam tanaman akan mengganggu metabolism tanaman.
  5. Tanaman bertranspirasi dengan menggunakan stomata yang terdapat pada helai daun. Terjadinya proses transpirasi karena stomata membuka dan menutup dengan bantuan air. Tanpa air proses transpirasi akan terganggu, tanaman akan kepanasan dan menganggu perkembangan tanaman.
  6. Pertumbuhan akar menembus tanah tidaklah mudah, air membantu akar dengan memberikan tekanan saat akar tumbuh kebawah. Dengan kurannya air pada tanaman, maka pertumbuhan akar juga ikut terganggu.
  7. Menjadi media untuk reaksi biokimia. Jadi air pada tumbuhan berperan sebagai tempat terjadinya reaksi biokimia dalam tumbuhan. Hal tersebut bisa menyebabkan pertumbuhan tumbuhan menjadi terganggu.
Baca Juga :   Kultur Jaringan : Pengertian, Keunggulan, Tahapan, dan Teknik Terlengkap

Kebutuhan air pada setiap tumbuhan berbeda beda, tergantung jenis tumbuhan tersebut. Beberapa tanaman telah berevolusi menyesuaikan diri terhadap lingkungannya, agar dapat terus bertahan. Tanaman yang hidup di dalam ruangan dn di luar ruangan juga memiliki kebutuhan air yang berbeda pula.

Jika ingin memelihara tanaman, pastikan anda mengetahui seberapa banyak tanaman tersebut memerlukan air. Jangan sampai anda memberikan banyak air pada tanaman yang rentan terhadap air, karena beberapa tanaman akan mati jika diberikan banyak air, dan beberapa tanaman akan mati jika tidak mendapat banyak air.

Baca Juga :