Penyakit Menular dan Tidak Menular : Pengertian, Jenis dan Cara Pencegahannya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote

Pengertian Jenis Penyakit Menular Dan Tidak Menular Serta Pencegahannya Terlengkap

Jenis penyakit menular dan tidak menular serta pencegahannya – Penyakit menular merupakan penyakit yang bisa menularkan dari satu orang ke orang lainnya. Penularan penyakit ini biasanya melalui kontak secara langsung dari orang yang sakit ataupun melalui perantara.

Biasanya sifat penyakit menular ini adalah akut, berdurasi pendek, dan terkadang disebabkan oleh patogen. Berikut ini macam macam jenis penyakit menular dan tidak menular serta pencegahannya yang harus kamu ketahui, di antaranya:

1. Diare

Penyakit virus ini seseorang mengalami gangguan dalam buang air besar (BAB). Penyakit ini tidak bisa dianggap remeh, karena resikonya adalah kematian. Tandanya BAB tiga kali sehari dengan konsistensi tinja cair, disertai darah dan lendir.

Diare menular melewati air, tanah, atau makanan terkontaminasi virus, bakteri/ parasit.
Cara pencegahannya: dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik sebelum makan, menghindari makanan yang mentah.

2. Malaria

Penularannya melalui gigitan nyamuk, dan gejalanya berupa demam, menggigil, nyeri otot, sakit kepala, berkeringat, disertai mual dan muntah. Penduduk sekitar penyakit malaria memiliki risiko tertinggi menular.
Cara Pencegahan: menggunakan lotion anti nyamuk serta tidak membiarkan nyamuk berkembang dengan mudah, misalnya tidak membuat genangan air.

Baca Juga :   Virus Chikungunya : Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pengobatan, Pencegahan, dan Komplikasi Terlengkap

3. Kolera

Kolera ialah infeksi bakteri dengan dehidrasi akibat diare parah. Penularannya melalui air yang terkontaminasi.
Cara pencegahannya: tidak tinggal daerah yang terinfeksi, tidak mengonsumsi makanan & minuman sisa penderita, minum air mineral botol/ air masak yang sudah mendidih. Khususnya minuman botol, kaleng/ minuman hangat lebih aman. Dan pada saat minum bersihkan dulu.

4. Tifus

Tifus adalah penyakit infeksi mengelompok seperti jenis demam akibat infeksi bakteri Salmonella typhi. Bakteri dibawa ektoparasit seperti kutu dan tungau, lalu menginfeksi manusia.

Cara Pencegahannya: menghindari kontak langsung penderita, hindari kebiasaan saling tukar menukar barang yang dipakai, Jangan lupa mengonsumsi antibiotik resep dokter dan ikutilah petunjuk pemakaiannya.

5. Cacar Air

Cacar air ialah penyakit cepat dan mudah menular, dan yang lebih banyak diserang anak-anak berusia di bawah 10 tahun, serta orang dewasa.

Cara pencegahannya: melalui vaksinasi untuk melindungi orang-orang berisiko tinggi terjangkit cacar air, dengan mengisolasi penderita dari tempat-tempat umum saat sebelum semua bintil pecah, lalu mengering, dan menjadi koreng. Masa ini berlangsung selama 1 minggu sesudah muncul ruam.

6. Campak

Campak merupakan infeksi virus tandanya muncul ruam di seluruh tubuh dan paling menular.
Cara pencegahan: melakukan imunisasi sejak kecil yakni ada dua pilihan imunisasi. Pertama vaksin khusus campak dan kedua MMR (gabungan penyakit campak, gondongan, dan campak Jerman).

Jika sudah menderita campak, pencegahannya hindari pusat keramaian agar tidak terjadi penyebaran infeksi. Hindari juga kontak langsung dengan orang yang rentan terhadap infeksi seperti wanita hamil balita, serta anak kecil.

7. Batuk

Batuk merupakan respons alami tubuh pada sistem saluran pernapasan. Respons ini fungsinya membersihkan lender/ iritasi atau bahan iritan dari (debu atau asap) supaya keluar dari paru-paru dan juga saluran pernapasan bagian atas.

Baca Juga :   47 Cabang Ilmu Biologi yang Perlu Diketahui

Cara Pencegahan:

menggunakan masker dan jangan bersalaman dengan penderita.

8. Penyakit Menular Seksual

adalah penyakit menular yang paling berbahaya. Umumnya menular melalui hubungan seks tidak aman, yakni melalui sperma, cairan vagina, darah maupun cairan tubuh lainnya.
Cara pencegahannya: Hindari berganti-ganti pasangan serta menggunakan kondom saat berhubungan seks.

9. Hepatitis

Istilah umumnya ialah penyakit peradangan hati. Penyebabnya infeksi virus, meskipun juga bisa disebabkan oleh kondisi lainnnya. Penyebab lainnya ialah penyakit autoimun, zat racun serta obat-obatan tertentu/ kebiasaan mengonsumsi alkohol.

Pencegahan penyakit Hepatitis

  • Tidak berbagi menggunakan sikat gigi, pisau cukur, ataupun jarum suntik.
  • Menjaga kebersihan dari sumber air supaya tidak terkontaminasi.
  • Mencuci bahan makanan, terutama kerang & tiram, sayuran, juga buah-buahan.
  • Melakukan hubungan seksual aman, dengan kondom/jangan berganti-ganti pasangan.
  • Hindari konsumsi alkohol.

Selain pola hidup bersih dan sehat, bisa dicegah efektif melalui vaksinasi. Vaksin ini bisa dilakukan dalam 1 kali vaksin/ dalam vaksin berbeda. Namun hingga saat ini, hepatitis C tak bisa dicegah dengan vaksin sebab tidak menyediakan vaksin untuk pencegahan penyakit tersebut.

10. Demam Berdarah Dengue

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit menular penyebab infeksi virus dengue. Penularannya pada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti serta Aedes albopictus. Demam dengue adalah penyakit musiman umum terjadi pada negara beriklim tropis khususnya saat di musim hujan

Cara Pencegahan :

rutin membersihkan baskom berisi air/ wadah lain yang menjadi tempat sarang nyamuk. Bersihkan tempat-tempat dan setidaknya dua kali dalam seminggu.

11. TB (tuberkulosis)

Tuberkulosis ini yang paling merenggut nyawa. Penyebabnya bakteri yang menyerang pada paru-paru, tapi bakteri tersebut dapat juga menyerang di bagian tubuh lain misalnya tulang dan sendi, kelenjar getah yang bening (TB kelenjar), selaput otak (meningitis TB), dan selaput jantung. Bakteri ini menular melalui udara waktu penderita batuk atau bersin.

Baca Juga :   Perpindahan Kalor : Pengertian, Pengukuran, Perpindahan dan Contohnya Terlengkap

Cara Pencegahannya:

dapat dilakukan mengenakan masker waktu berada keramaian, terutama bila berinteraksi dengan pengidap TB, dan pastikan juga rumah kamu memiliki sirkulasi udara baik, misalnya juga sering membuka pintu serta jendela supaya udara segar dan sinar matahari dapat masuk. Selain itu, TB juga bisa dicegah melewati pemberian vaksin BCG.

Nah, itulah contoh Jenis penyakit menular dan tidak menular serta pencegahannya yang harus kamu waspadai. Pada umumnya, penyakit menular ini lebih berisiko terkena orang yang mempunyai daya tahan tubuh melemah dan berada di lingkungan dengan keadaan kebersihan yang kurang baik. Selain itu, penyakit yang menular juga bisa meningkat pada waktu tertentu.

Baca juga: