Indera Penciuman Pada Manusia : Pengertian, Bagian – Bagian dan Fungsinya Lengkap

5 (100%) 2 votes

Pengertian Indera Penciuman Pada Manusia, Bagian – bagian dan Fungsinya

Indera Penciuman Pada Manusia dan Fungsinya – Alat indra sangatlah penting bagi kehidupan kita guna memperlancar setiap kegiatan. Apabila kita tidak memiliki salah satunya, maka kegiatan kita akan sedikit terganggu. Untuk itu, pada kali ini penulis akan membahas seputar alat indra, yakni penciuman pada manusia. Indra penciuman manusia ialah hidung. Indera Penciuman Pada Manusia dan Fungsinya akan dibahas pada ulasan dibawah ini.

Hidung ialah reseptor ataupun penerima rangsangan yang mempunyai kemampuan untuk mendeteksi serta merespon bermacam bau diluar tubuh. Indra penciuman atau salah satu bagian hidung ini adalah indra yang paling sensitif karena memiliki struktur sel yang langsung berkaitan dengan sistem pernapasan dan juga saluran tenggorokan yang terdiri atas lubang hidung dan juga rongga hidung dimana rongga hidung ini tersusun atas tulang serta tengkorak.Di dalam rongga hidung ada rambut-rambut halus yang fungsinya untuk menyerap kotoran masuk melalui sistem pernafasan (respiratory). Selain itu, ada konka nasal superior, intermediet dan inferior.

Di bagian konka nasal superior ada akar sel-sel dan juga jaringan syaraf penciuman (nervus olfaktorius) yang merupakan dari syaraf kranial pertama, fungsinya untuk mendeteksi bau-bauan yang akan masuk melalui hirupan nafas.

Baca Juga :  47 Cabang Ilmu Biologi yang Perlu Diketahui

Tanggung jawab pada sistem pembau (sistem olfaction) ialah mengindikasikan sebuah molekul-molekul kimia yang dilepaskan di udara sehingga mengahasilkan bau. Molekul kimia diudara bisa dideteksi jika ia masuk ke reseptor olfactory epithelia melewati proses penghirupan.

Sistem Olfactory

Manusia bisa membedakan bermacam bau tidak karena mempunyai banyak reseptor pembau tetapi adalah sebuah kemampuan yang ditentukan oleh prinsip-prinsip dari komposisi (component principle). Organ pembau hanya mempunyai tujuh reseptor namun bisa membedakan > 600 aroma yang berbeda.

Alat pembau biasa disebut dengan organon olfaktusyakni bisa menerima stimulus benda-benda kimia jadi reseptornya disebut juga chemoreceptor. Organon olfaktus ada pada hidung bagian atas, yakni pada concha superior serta membran ini hanya akan menerima sebuah rangsangan dari benda-benda yang bisa menguap dan berwujud gas.

Bagian-bagiannya ialah :

  • Concha superior
  • Concha medialis
  • Concha inferior
  • Septum nasi atau sekat hidung

Reseptor organon olfactory ada di bagian atas hidung, yang menempel pada lapisan jaringan berselaput lendir dan dikenal sebagai olfactory mucosa. Selaput lendir tersebut fungsinya untuk melembabkan udara. Pada bagian tersebut terdapat pula bulu-bulu hidung yang fungsinya untuk menyaring debu dan kotoran.

Reseptor olfaktori hanya akan mampu berfungsi kurang lebih selama 35 hari. Apabila mati, baik disebabkan faktor alami, maupun dari kerusakan fisik, maka reseptor tersebut akan diganti oleh reseptor-reseptor baru dengan axon yang berkembang ke lapisan olfactory bulbs tujuannya atau sasarannya, dan bila sudah sampai pada lapisan dimaksud tersebut, mereka akan memulihkan kembali koneksi sinapsis yang terputus.

Kemampuan membau makhluk hidup tergantung pada

Susunan rongga hidung.

Bentuk concha dan juga septum nasi tempat dari reseptor pembau di masing-masing orang tidak sama. Contohnya ialah pada orang yang hidungnya mancung akan lebih luasa daripada dengan berhidung pesek.

Baca Juga :  Waspadalah! Virus Ini Bisa Bikin Bodoh Seseorang

Variasi fisiologis

Contohnya pada wanita yang sebelum menstruasi atau pada waktu hamil muda akan menjadi lebih peka.

Spesies

Pada spesies tertentu kemampuan survivalnya bergantung pada pembauan, akan mempunyai indera pembau yang sangat peka contohnya anjing.

Besarnya konsentrasi substansi dalam berbau

Misalnya skatol (bau busuk yang ada pada kotoran atau faeces) mempunyai konsentrasi yang kuat sebab mempunyai kemampuan menguap yang lebih tinggi. Bila konsentrasinya kuat sehingga baunya busuk, sebaliknya bila konsentrasinya rendah maka akan menimbulkan bau berbeda (contohnya ialah pada bunga yang mengandung skatol dengan konsentrasi rendah sehingga baunya akan harum).

Bagian – Bagian Indra Penciuman

1. Rongga Hidung

Pada rongga hidung ada selaput lendir serta rambut tipis ( bulu hidung ) sering disebut pula dengan silla. Rongga hidung bekerja dengan bantuan dari tulang hidung dan tengkorak. Fungsinya menyebarkan udara khususnya oksigen bagian terluar tubuh tenggorokan ke jaringan bagian paru paru sebagai bagian akhir dari proses.

2. Lubang dan Bulu Hidung

Dalam bagian hidung ada bulu hidung dan selaput lender, fungsinya untuk menyaring serta melindungi rongga hidung terhadap benda asing yang masuk berupa debu/ hasil dari reaksi radikal bebas misalnya asap kendaraan, asap rokok dan lainnya.

3. Selaput Lendir (mukus)

Selaput lendir (mukus) dipakai sebagai media melekatkan kotoran yang terbawa oleh udara. Fungsinya menghadang agar tidak masuk ke bagian rongga hidung. Jika kamu sering membersihkan hidung dan banyak kotorannya ini disebut selaput lendir.

4. Saraf Pendeteksi Bau

Saraf pendeteksi bau sangat peka terhadap kotoran yang paling tipis dan bahkan tak terlihat oleh mata. Bisa mencium bau pula dengan kadar paling rendah, sedang bau yang menyengat sekalipun.

Baca Juga :  8 Macam Virus Paling Berbahaya bagi Manusia

5. Tulang Rawan ( tulang lunak )

Tulang rawan dalam hidung ialah tulang lentur dan sudah retak saat terkena benturan sangat keras. Tulang rawan ini terdiri atas kartilaogo septum/ lamika kuadran gularis, kolumela. Kartilaogo septum dilapisi bagian perikondrium pada jaringan beberapa tulang lunak serta periosteum pada tulang keras.
Sementara bagian luar dilapisi kuat oleh si mukus hidung. fungsinya untuk menopang keseluruhan bagian hidung supaya bisa berbentuk sesuai bentuk aslinya. Tanpa tulang rawan, hidung tidak bisa bekerja baik.

Sekian ulasan mengenai indra penciuman pada manusia dan fungsinya yang bisa penulis bagikan di kesempatan kali ini. Terima kasih bagi kalian semua yang sudah meluangkan waktunya untuk membaca artikel ini. Kesimpulan yang dapat disampaikan bahwa alat indra penciuman ini sangatlah penting dalam peran manusia. Tujuan indra pembau adalah untuk mengindikasi molekul-molekul di udara.

Baca juga:

/* */