Hormon Pertumbuhan Auksin : Pengertian, Pengaruh dan Fungsinya Terlengkap

5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian Hormon Pertumbuhan Auksin, Pengaruh dan Fungsinya

Hormon pertumbuhan auksin – perubahan tumbuhan didominasi atau dikelola pada hormon, ialah senyawa-senyawa kimia serta paduan terhadap tempat tertentu pada suatu organisme, lalu dibawa ke lokasi lain guna berikutnya berproses lewat sebuah cara yang khas oleh pemfokusan yang amat bawah, guna mengendalikan pertumbuhan, perubahan serta metabolisme.

Hormon tumbuhan biasanya kita sebut sebagai fitohormon tersebut termasuk senyawa organik serta didominasi pada laju pertumbuhan yang dilakukan pada suatu susunan tumbuhan. Hormon tumbuhan bersama konsentrasi yang sedikit menyebabkan suatu akibat fisiologis. Akibat fisiologis termasuk dampak yang terjadi oleh tahap pertumbuhan serta perkembangan pertumbuhan.

Penggunaan kata “hormon” tersebut memakai analogi kegunaan hormon terhadap hewan. Kendati begitu, hormon tumbuhan bukan diperoleh melalui suatu jaringan yang spesifik semacam kelenjar buntu serupa hewan, tetapi diperoleh melalui jaringan non-khusus yang mewujudkan jaringan ini jika memperoleh rangsang. Pengedaran hormon tumbuhan tidak wajib lewat sistem pembuluh, sebab hormon tumbuhan bisa ditranslokasi lewat sitoplasma serta tempat antarsel.

Hormon tumbuhan dibuat sendiri terhadap individu yang berkaitan (endogen). Penyuntikan hormon oleh luar bentuk individu bisa juga diberikan (eksogen). Pengiriman melalui eksogen bisa juga melibatkan zat kimia tidak alami tidak dari bahan ekstraksi tumbuhan yang menyebabkan rangsang yang semacam pada fitohormon alami.
Disini kita akan Mengenal hormon pertumbuhan auksin yang pertama kali dikemukakan oleh Went yang ditemui dalam pucuk koleoptil kecambah gandum. Dalam penyelidikan Went lebih dalam, dilihat hormon auksin juga didapati dalam pucuk koleoptil jenis kecambah lainnya.

Baca Juga :  6 Ciri-ciri Ganggang (Alga) dan Pengertiannya Lengkap

Pengertian Hormon Auksin

Kata Auksin pertama dipakai oleh Frits Went, mahasiswa pascasarjana pada universitas negri di Belanda yang mendapati bahwa senyawa yang tidak bisa dilihat kemungkinan mengakibatkan perbelokan tersebut, yang dinamakan fototropisme. Senyawa yang diperoleh Went diperkirakan lumayan banyak pada ujung koleoptil serta membuktikan usah Went guna menguraikan hal tersebut. Materi bermanfaat yang ingin ditunjukkan jika bahan tersebut menyebar dari pucuk koleoptil mengarah pada potongan kecil. Kegiatan auksin ditelusuri lewat pembelokan koleoptil yang terbentuk sebab terpacunya jarak oleh sisi tumbuhan.

Auksin ialah elemen hormon tumbuhan yang diperoleh dalam pucuk batang, serabut, serta penyusunan bunga yang berguna sebagai pengendali perkembangan sel serta memicu pemuaian sel pada area dibalik meristem ujung. Auksin berfungsi utama pada pertumbuhan tumbuhan. Fungsi auksin mulanya diperoleh oleh pakar ilmu Belanda Fritz Went.

Hormon auksin termasuk elemen pengatur tumbuh yang merajai pemuaian koleoptil gandum, yang sudah diutarakan Charles Darein dalam abad ke-19. Penelitian eksplisit yang membenarkan adanya elemen yang menyebar serta merangsang pertumbuhan sel, sudah dilakukan Fritz Went tahun 1920, serta tahun 1930 bagian serta ciri-ciri auksin dikenal untuk asam indol (IAA)

Auksin digabung dalam ujung batang sebelah meristem ujung, jaringan muda contohnya daun muda serta sering bergerak pada sisi bawah batang, akibatnya terjalin kesenjangan auksin pada ujung batang serta pada serabut. Auksin rata-rata dibuat pada jaringan meristem oleh bagian pucuk tumbuhan, misalnya kuncup bunga, ujung daun serta ujung batang.

Disamping itu pada embrio biji. Auksin itu ditaburkan ke seluruh sisi tumbuhan, akan tetapi semua memperoleh jatah yang tidak sama. Anggota yang jauh akan memperoleh auksin sedikit. Kegiatannya termasuk perangsangan serta penghalangan pertumbuhan, sesuai oleh konsentrasi auksinnya. Jaringan yang tidak sama menyampaikan tanggapan yang tidak sama juga pada kadar auksin yang merangsang atau menghalangi perkembangan tanaman.

Baca Juga :  11 Tumbuhan Yang Bermanfaat Bagi Manusia Terlengkap

Pengaruh Auksin Dalam Pertumbuhan dan Perkembangan

Auksin termasuk bagian hormon tumbuh yang gandeng dengan tahap pertumbuhan serta perkembangan pada tanaman. Hasil penelitian Kogl serta Konstermans ialah Auksin artinya tumbuh berasal dari bahasa Yunani. Senyawa lazimnya dianggap auksin apabila mereka bisa dispesifikasikan terhadap keterampilan mereka guna menginduksi pemuaian sel oleh batang serta sebaliknya mirip asam indoleacetic pada kegiatan fisiologis. Auksin lazimnya mempengaruhi tahap-tahap lain disamping pemuaian sel batang sel tetapi ciri tersebut dianggap utama pada semua auksin serta begitu menunjang define hormon. Riwayat auksin serta penelitian utama auksin ialah hormon tanaman pada awal ketemu. Charles Darwin ialah ilmuwan yang menguji coba terhadap observasi tanaman hormon.

Koleoptil ialah daun tertentu yang berasal dari ikatan utama yang bertudung lingkup dalam proses pembibitan tanaman membentenginya sebatas kelihatan dari tanah. Saat sinar cahaya dalam koleoptil satu arah, tersebut menunduk pada arah cahaya. Apabila pucuk koleoptil diselimuti oleh aluminium foil, bisa mengakibatkan cahaya searah. Akan tetapi apabila pucuk koleoptil itu tetap terbuka namun pada bawah pucuk diselimuti, cahaya sinar satu arah mengakibatkan kecenderungan terhadap terang.

Observasi Darwin menganjurkan apabila pucuk koleoptil ialah sel yang bertanggungjawab guna melihat sinar serta membuat sejumlah sinyal yang dibawa pada anggota bawah koleoptil yang mana tanggapan fisiologis menunduk berproses.

Berikut ini pengaruh auksin pada pertumbuhan serta perkembangan antara lain:

1. Merangsang pemanjangan sel di kecambah rumput serta tumbuhan herba.
2. Merangsang pembentukan akar
3. Merangsang pembentukan buah tanpa adanya biji
4. Merangsang diferensiensi jaringan pembuluh, jadi merangsang pada diameternya batang
5. Merangsang pada pengguguran daun
6. Menjadi dominasi apical (kondisi pertumbuhan pada batang sehingga terus menjalar keatas serta tidak menghasilkan cabang).

Baca Juga :  Adaptasi Morfologi Pada Tumbuhan : Pengertian, Ciri dan Contohnya Terlengkap

Fungsi Hormon Auksin

1. Untuk memacu dalam proses pemanjangan sel
2. Merangsang cambium sehingga membentuk xylem dan floem
3. Memelihara elastisitas pada dinding sel
4. Membentuk dinding sel primer
5. Menghambat rontoknya pada buah serta gugurnya daun
6. Membantu proses partenokarpi (proses pembuahan tanpa melakukan penyerbukan)

Demikianlah pembahasan mengenai hormon pertumbuhan auksin. Fungsi utamanya auksin ini sebagai perangsang pemanjangan batang, pertumbuhan diferensiasi, perkembangan buah, dan percabangan akar. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

/* */