Pengertian dan Manfaat Hemoglobin dalam Sel Darah Merah

Posted on
5 (100%) 3 votes

Penyebab Tubuh Cepat Lelah dan Cara Mengatasinya

Hemoglobin – Mengapa kita sering merasa lemas, dan cepat lelah?  Bisa jadi anda terkena anemia atau talasemia. Hal ini berhubungan dengan kadar hemoglobin dalam sel darah merah. Jika tubuh kekurangan hemoglobin akan membuat tubuh menjadi lemas karena tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Namun jika tubuh memiliki kadar hemoglobin yang tinggi maka akan menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah, yang berakibat penyakit stroke. Itu mengapa Fungsi hemoglobin dalam sel darah merah sangat penting dan sangat vital bagi tubuh manusia.

Kementrian kesehatan  Republik Indonesia menyatakan ada beberapa manfaat dari hemoglobin dalam sel darah merah. Berikut merupakan penjelasannya.

  1. Hemoglobin yang ada di sel darah merah berperan sebagai pembawa oksigen dari paru-paru dan membawanya ke seluruh bagian tubuh untuk memberikan energi kepada tubuh.
  2. Membawa zat karbondioksida yang terdapat dalam jaringan tubuh untuk kemudian dibuang ke udara bebas melalui paru-paru juga.
  3. Hemoglobin juga mengatur pertukaran oksigen dengan karbondioksida yang merupakan sisa dari hasil pembakaran pada seluruh jaringan yang ada di dalam tubuh.

Mengapa darah dapat membawa oksigen dari paru paru dan mendistribusikannya ke seluruh tubuh? karena hemoglobin dapat menggabungkan antara oksigen dengan oksigen lainnya,lalu membentuk oxihemoglobin di dalam darah.  Hemoglobin adalah salah satu jenis protein yang terdapat di dalam darah, yang mengandung zat besi tinggi. Hemoglobin merupakan molekul darah yang terdiri dari zat heme (zat besi) dan rantai polipepitida globin (alfa, beta dan delta) yang berada di dalam sel darah merah sebagai pengangkut oksigen sekaligus pemberi warna merah pada darah. Hemoglobin terdiri dari dua suku kata, hemedan globin. Heme adalah salah satu jenis dari zat besi, dan globin merupakan zat protein di dalam darah yang dipecah menjadi asam amino.

Baca Juga :   Sistem Pernafasan pada Manusia : Pengertian, Jenis dan Fungsinya Lengkap

Kadar hemoglobin juga mempengaruhi kualitas darah pada manusia.  di dalam darah setidaknya terdapat 141 jenis molekul asam amino yang terdapat di rantai alfa. 146 kandungan asam amino pada rantai beta, gama dan delta. Struktur hemoglobin dapat dengan mudah dinyatakan dengan cara menyebutkan jumlah dan jenis rantai globin yang ada di dalam darah.

Struktur Hemoglobin

Dalam sel darah manusia dan juga mamalia lainnya, hemoglobin yang merupakan metaloprotein didalamnya berfungsi mengangkut dan mengedarkan oksigen dari paru paru ke seluruh tubuh sekaligus mengangkut sisa pembakaran dalam tubuh berupa  karbondioksida.

hemoglobin

Anemia dan talasemia merupakan penyakit hemoglobin yang disebabkan terjadinya mutasi sel hemoglobin, dan menyebabkan turunnya kadar hemoglobin. Struktur hemoglobin terdiri dari molekul hemoglobin yang disusun dari globin, apoprotein, dan empat gugus home yang merupakan satu satuan molekul organik di dalam zat besi.

Sel hemoglobin juga disusun dari empat molekul protein yang saling berhubungan satu sama lain. Pada tubuh orang dewasa terdapat 2 aplha-globulin chain dan 2 bta-globulin chain. Sedangkan pada bayi yang masih di dalam kandungan atau bayi yang sudah lahir, hemoglobinnya disusun dari beberapa rantai beta, 2 rantai alfa dan 2 rantai gama yang dinamakan sebagai HbF.

Pada tubuh orang dewasa terdapat sel hemoglobin yang berupa tertramer yaitu sel yang mengandung 4 sub uni protein. Sel hemoglobin yang berupa tertramer ini masing-masingnya terdapat dua sub unit alfa dan beta yang terikat secara nonkovalen. Setiap sub unit yang ada di dalam hemoglobin memiliki ukuran yang hampir sama.

Berat disetiap subunitnya kurang dari 16.000 dalton sehingga pada setiap hemoglobin setidaknya memiliki berat 64.000 dalton. Inti dari hemoglobin berbentuk cincin heterosiklik, dan biasa dikenal dengan nama porfirin. Pusat dalam molekul hemoglobin ini berperan sebagai penahan atom zat besi atau juga disebut sebagai heme. Pada molekul inilah zat besi akan melekat dan sehingga dapat melakukan tugasnya sebagai penghantar oksigen ke seluruh jaringan tubuh, serta mengambil racun dan karbondioksida dalam tubuh untuk kemudian dibuang ke udara bebas.

Baca Juga :   Alat Peredaran Darah Pada Manusia Beserta Fungsinya Lengkap

Jumlah Hemoglobin di Darah

Pengukuran hemoglobin secara reaksi kimia yang berjumlah Hb per ml darah dapat digunakan sebagai petunjuk kadar oksigen yang ada di dalam darah manusia. setidaknya harus terdapat sekitar 15 gram hemoglobin per 100 gram darah atau sekitar lima juta sel hemoglobin per satu sel per millimeter sel darah merah. Jika tubuh mengalami kekurangan hemoglobin bisa menyebabkan kekurangan darah atau anemia yang biasanya ditandai dengan sesak nafas, pusing, letih, lelah dan wajah pucat pasi.

Namun jika tubuh mengalami kelebihan hemoglobin dapat membuat darah mengalami pengentalan.hal ini menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah arteri. Penyumbatan pembuluh darah ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan penyakit serius seperti jantung dan stroke. Kadar hemoglobin dalam tubuh bisa terjadi karena perubahan tempat tinggal, Misalnya orang yang bertempat tinggal di daerah jauh dari permukaan laut akan memiliki kadar hemoglobin lebih tinggi dibandingkan dengan individu yang tinggal di daerah pantai.

Kadar Hemoglobin

Kadar hemoglobin merupakan suatu ukuran pigmen respiratorik yang terdapat di dalam buliran-buliran sel darah merah. Kadar hemoglobin yang ada di dalam tubuh normal kurang lebih 15 gram pada tiap 100 ml sel darah merah atau biasanya juga disebut sebagai kadar hemoglobin 100 persen. Penentuan batas hemoglobin di dalam tubuh ini sangat sulit ditentukan secara sepihak saja, sebenarnya tergantung pada masing-masing individu dan tidak sama dengan semua orang. perbedaan suku bangsa juga bisa mempengaruhi jumlah kadar hemoglobin dalam tubuh manusia

Hasil pemeriksaan jumlah hemoglobin ini juga bisa dipengaruhi oleh peralatan yang digunakan. Namun, badan kesehatan dunia PBB WHO menyebutkan terdapat batasan hemoglobin yang berdasarkan umur dan jenis kelamin.

Baca Juga :   Sistem Sirkulasi pada Manusia : darah, pembuluh darah, dan transfusi darah

Baca Juga :