Hama dan Penyakit Pada Tumbuhan : Pengertian, Jenis dan Contoh Serta Cara Mengatasinya Paling Ampuh

Posted on
5 (100%) 1 vote

Pengertian, Jenis, Contoh Hama dan Penyakit Pada Tumbuhan Beserta Cara Mengatasinya

Hama dan penyakit pada tumbuhan beserta cara mengatasinya – Di sekitar lahan pertanian dan perkebunan yang tidak dapat tumbuh serta berkembang secara maksimal pasti ada penyebabnya. Tidak lain penyebab tersebut ialah karena penyakit dan gangguan hama. Akibatnya, mereka banyak yang mengalami kerugian. Dibawah ini akan dijelaskan berbagai macam hama dan penyakit pada tumbuhan beserta cara mengatasinya.

A. Hama

Hama pada tumbuhan ialah makhluk hidup yang terdiri dari beberapa hewan yang meyerang pada tumbuhan sehingga tidak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

1. Tikus

Tikus adalah hewan yang sangat merugikan petani terutama tanaman padi.

Cara mengatasi :

• Menutup lubang area persembunyian dan menangkapnya.
• Gunakan ular sebagai pengusir dan pemangsa tikus.
• Menerapkan sistem tanaman serempak
• Menggunakan pembasmi tikus/ umpan

2. Wereng

Wereng merupakan sejenis serangga kecil atau disebut sebagai kepik yang juga merusak tanaman padi.

Baca Juga :   8 Macam Virus Paling Berbahaya bagi Manusia

Cara mengatasi:

• Mengatur Pola Tanam
• Menggunakan Predator
• Kendali Kimia

3. Walang Sangit

Walang sangit merusak tanaman dengan berloncat/ terbang dari satu tanaman menuju tanaman lainnya sambil mengeluarkan bau tak sedap.

Cara mengatasinya:

• Menerapkan sistem tanam serentak
• Menjaga kebersihan sawah terhadap rumput liar
• Menangkap walang sangit
• Memakai predator seperti laba-laba
• Menanam jamur guna memberikan efek walang sangit
• Memakai insektisida

4. Ulat

Ulat adalah hewan pengganggu tanaman, ia akan memakan daun dan batang tumbuhan.

Cara mengatasi:

• Mengecek telurnya pada daun dan segera dibersihkan
• Menggenangi air tempat ulat tersebut agar naik dan mudah membasminya
• Memakai pestisida
• Memakai hewan antara lain: Kutu Kecil (Tungau), Babi Hutan, Burung Pipit, Belalang, Lalat Buncis, Kumbang dan Lalat Buah

B. Penyakit Pada Tumbuhan

Penyakit pada tumbuhan secara umum disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri dan juga jamur. Tumbuhan yang terserang dari penyakit akan mengalami hambatan di dalam pertumbuhan dan perkembangannya, bahkan biasanya terdapat juga yang mengalami pertumbuhan tak normal. Namun, penyakit yang menyerang pada tumbuhan tak hanya diserang mikroorganisme saja, melainkan juga disebabkan kekurangan unsur hara maupun unsur tanah lainnya.

Adapun penyakit yang menyerang pada tumbuhan:

1. Penyakit Tungro

Penyakit Tungro ini sering menyerang pada tanaman padi sehingga mengakibatkan gagal panen tinggi. Penyakit tungro disebabkan 2 jenis virus dengan bentuk berbeda, yaitu berbentuk batang dan bulat.

Dari virus diatas, maka virus tungro dapat menular melalui wereng berwarna hijau yakni wareng sebagai vektor dan tidak akan menjadi multiplikasi di dalam tubuh wereng bahkan hal tersebut tidak akan turun pada generasi penerus dari wereng.

Baca Juga :   Beta karoten : Pengertian, Manfaat, Efek Samping dan Keamanan Penggunaanya

Gejala Penyakit Tungro :

• Muncul seminggu setelah inokulasi
• Adanya diskolorasi warnanya kuning
• Adanya klorisi pada daun

2. Penyakit Embun Tepung

Penyakit embun tepung ialah penyakit yang menyerang pada biji hingga mati. Penyakit ini disebabkan dari jamur namanya Peronospora parasitica. Selain menyerang biji yakni juga menyerang daun dan kecambahnya sehingga menjadi kerdil.

Faktor yang mempengaruhi :

Faktor dipengaruhi dengan daerah yang lembab. Selain itu cuaca pagi hari juga salah satu faktor terjadinya penyakit embun tepung.

Cara mengatasi :

• Eksklusi potagen tumbuhan
• Eradikasi
• Memberikan perlindungan inangnya
• Mengembangkan inang yang bertahan

3. Penyakit Layu Cabai

Penyakit layu cabai ialah penyakit dampak dari bakteri menyerang cabai. Cirinya daun menjadi mudah layu serta berubah warna kuning. Penyakit layu cabai dibagi 2 macam, yaitu layu fusarium serta layu bakteri.

a. Layu Fusarium

Penyakit yang yang disebabkan cendawan (Fusarium oxyporum) yang menginfeksi pada tanaman di kebun dan sulit diobati.

Cara Pengendalian:

• Olahlah lahan sebaik mungkin, jangan dibiarkan tidak terurus
• lakukan sanitasi
• ketika menanam menggunakan benih yang tahan dari penyakit ini
• gunakanlah plastik mulsa sebagai melindungi buah.

b. Layu Bakteri

Penyakit yang disebabkan bakteri Pseudomonas solanacearum yang menyerang pangkal bagian tunas, daun, batang, dan akar tanaman cabai.

Pengendalian:

• Lakukan pergiliran tanaman
• Gunakan plastik mulsa juga terutama hujan
• Gunakan semprotan bakterisida
• Memusnahkan tanaman yang terinfeksi
• Gunakan benih yang tahan dari serangan bakteri Pseudomonas solanacearum

4. Penyakit Hawar Daun Kentang

Penyakit hawar daun kentang ialah penyakit yang disebabkan cendawan bernama Phytophthora infestans,yang mulanya sebagai Botrytis infestans Mont. Penyakit ini menyerang bagian daun , bagian batang sampai umbinya.

Baca Juga :   Organ Reproduksi Laki Laki : Pengertian, Fungsi, Bagian - bagiannya Lengkap

Cara mengatasi:

• Melakukan rotasi makanan
• Melakukan pemberoan lahan
• Melakukan pemotongan dan pembakaran yang terinfeksi
• Melakukan pemangkasan daun dengan cara kimia

5. Penyakit Mosaik

Penyakit mosaik ialah penyakit yang terkadang menyerang tumbuhan tembakau. Gejala awalnya adalah pada daun lalu menginfeksi keseluruh batangnya.

Selain diatas, ada juga penyakit yang menyerang tanaman lain:

• Penyakit Daun Berlubang
• Penyakit Semai Roboh
• Penyakit Pembusukkan Bawang
• Penyakit VSD (Vascular Streak Diaback)
• Penyakit Bubuk Coklat

Cara mengatasi:

  1. Pengendalian secara Biologis, mengendalikan hama dengan predator. Pengendalian ini dinilai masih kurang maksimal.
  2. Pengendalian secara Mekanis, tindakan nyata mengurangi hama dan penyakit tersebut. Cara ini tradisional dan membutuhkan waktu yang lama, hasilnya juga tidak maksimal sebab perkembangan hama & penyakit tanaman menyebar luas.
  3. Pengendalian secara Kimia, pemberantasan memakai pestisida. Cara pemberantasan dengan kimia menggunakan pestisida seperti fungisida, insektisisa, dan herbisida. Pengendalian ini terbilang mudah dan hasilnya juga maksimal, namun mempunyai dampak negative untuk lingkungan sekitar, salah satunya ialah menimbulkan polusi udara.

Itulah pembahasan mengenai Hama dan penyakit pada tumbuhan beserta cara mengatasinya. Hama dan penyakit pada tumbuhan ini paling sering kita jumpai di lingkungan tempat tinggal kita. Semoga upaya dalam mengendalikan dan memberantas hama dan juga penyakit pada tumbuhan ini bermanfaat.

Baca juga: