Glaucoma : Pengertian, Jenis, Pemeriksaan, Dan Pengobatannya

Posted on

Pengertian, Jenis, Pemeriksaan Dan Pengobatan Beserta Pencegahan Glaucoma

Glaucoma : pengertian, jenis, pemeriksaan, dan pengobatannya – glaucoma merupakan penyakit mata dengan tanda tekanan cairan dimata meningkat. Apabila glaucoma tidak ditangani, penderita dapat kehilangan penglihatan serta bahkan jadi buat. Nah, berikut ini akan kami jelaskan tentang glaucoma : pengertian, jenis, pemeriksaan, dan pengobatannya.

Pengertian Glaucoma

Peningkatan tekanan bola mata bernama tekanan intraocular, bisa merusak saraf optic dengan mentransmisikan gambar menuju otak. Apabila mengalami kerusakan saraf optic sebab peninggian tekanan bola mata dengan terus menerus, glaucoma bisa menyebabkan kehilangan penglihatan secara permanen. Tanpa pengobatan, maka glaucoma bisa menyebabkan kebutaan permanen dari beberapa tahun perjalanan penyakit ini.

Sebab, kebanyak orang tak menunjukkan gejala glaucoma/ rasa sakit harus diketahui peningkatan tekanan bola yang belum pasti memicu rasa sakit. Maka [enting bagi kita untuk berobat dengan teratur ke dokter mata jadi glaucoma yang bisa didiagnosis serta bisa diobati sebelum kehilangan penglihatan dalam jangka panjang terjadi.

Penyebab Glaucoma

Glaucoma kadang mengalami saat tekanan bola mata meninkat. Hal tersebut bisa dialami saluran mesh, saluran yang ada di sudut diantara kornea dan iris. Apabila saluran tersebut tersumbat, cairan menumpuk, sehingga mengakibatkan glaucoma. Penyebab dari glaucoma ini langsung dari penyumbatan yang tidak diketahui, namun dokter tahu itu bisa diwariskan yang arinya diturunkan orangtua dan anak-anak.

Baca Juga :   Sendi Mati : Pengertian, Struktur, Fungsi Dan Kelainannya Lengkap

Penyebab glaucoma yang masih jarang terjadi yakni :

  • Cedera tumpul atau paparan bahan kimia guna mata,
  • Infeksi mata berat
  • Kondisi peradangan mata
  • Penyumbatan pembuluh darah di mata
  • Kadang – kadang sebab suatu operasi mata guna memperbaiki penyakit lain yang ada di mata.

Glaucoma kadang dialami pada kedua mata, namun mungkin akan melibatkan 1 mata dengan lebih dahulu. Ada dua jenis utama glaucoma, diantaranya :

  1. Glaucoma sudut terbuka
    Yakni jenis yang snagat sering dari glaucoma. Pada glaucoma terbuka, kadang perjalanan penyakit ini secara perlahan yang berawal tidak bisa melihat area jarak pandang kiri dan kanan atau atas dan bawah.
  2. Glaucoma sudut tertutup
    Yakni disebut pula dengan glaucoma sudut sempit/ akut. Sehingga kondisi ini mengakibatkan penumpukan secara tiba-tiba pada tekanan mata.

Lantas siapa yang bisa mengalami glaucoma?

Glaucoma seringkali dialami orang dewasa diatas usia 40,namun bisa mengalami pada orang dewasa muda, anak-anak hingga bayi.
Kalian ada dalam peningkatan risiko glaucoma bila kalian :

  1. Diatas usia 40
  2. Mempunyai keluarga glaucoma
  3. Terjadi diabetes
  4. Memakai obat steroid khusus dalam jangka panjang, baik dengan diteteskan atau diminum
  5. Memiliki riwayat cedera mata
  6. Mempunyai mata minus tinggi yang tidak terkoreksi menggunakan kacamata/ operasi
  7. Mempunyai mata plus yang tak terkoreksi

Gejala Glaucoma

Apabila kalian mempunyai salah satu gejala glaucoma, maka berikut perawatannya :

  • Melihat lingkaran cahaya disekeliling lampu
  • Kehilangan penglihatan
  • Kemerahan pada mata
  • Mata yang kelihatan kabur, khususnya pada bayi yang terjadi pembengkakan kornea
  • Mual atau muntah
  • Nyeri di mata
  • Penyempitan lapangan pandang, misalnya melihat dari terowonan/ lubang kunci

Diagnosis Glaucoma

Guna mendiagnosis glaucoma, maka dokter mata akan memerika lewat penglihatan dan melalui pupul dengan memperlebar menggunakan obat midriatikum. Pemeriksaan mata kadang berfokus dalam saraf optic, yang mempunyai penampilan terutama untuk glaucoma, yakni pelebaran rasio diskus optikus ari saraf optic. Apalagi, foto saraf optic pun bisa membantu menelusuri penyakit glaucoma dari waktu kewaktu.

Baca Juga :   Struktur Sel Saraf (Neuron) - Pengertian dan Fungsinya Lengkap

Dokter pun akan menjalankan prosesdur yang bernama tonometry untuk memeriksa tekanan mata serta bidang visual. Apabila perlu, guna menentukan apakah kalian terdapat kehidpangan lapangan pandang. Apabila hasil pemeriksaan tonometry atau mengukur tekanan mata maka menunjukkan peningkatyan tekanan bola mata, sehingga prosedur midriasis (pelebaran pupil) guna melihat saraf optic tanpa dilakukan.

Cara Mengobati Glaucoma

Caranya mengobati bisa meliputi :

  1. Obat minum
    Kadang obat minum tersebut merupakan obat sebagai pengurangan cairan dalam tubuh. efek samping ini seseorang akan sering berkemih serta kehilangan elektrolit tubuh. sehingga kadang konsumsi obat tersebut kerap diselingi dengan mengonsumsi tablet dengan mengandung elektrolit misalnya tablet KCI.
  2. Obat tetes mata guna glaucoma
    Hal ini baik guna mengurangi pembentukan caoran humor aqueous. Efek sampingmya mungkin termasuk pula alergi, penglihatan kabur, kemerahan pada mata serta iritasi mata. Sejumlah obat glaucoma bisa mempengaruhi paru-paru dan jantung.
  3. Operasi laser untuk glaucoma
    Operasi laser ini dijalankan guna meningkatkan arus keluar cairan dari mata dalam glaucoma sudut terbuka/ menghilangkan penyumbatan cairan glaucoma sudut tertutup. Jenis operasi lase gun aglaukoma tergolong dalam trabeculoplasty, yang mana laser dipakai guna membuka daerah drainase trabecular meshwork serta iridotomy.
  4. Operasi mikro guna glaucoma
    Didalam sebuah operasi bernama trabeculectomy, yakni sebuah saluran baru yang dibuat guna mengalirkan cairan. Jadi megurangi tekanan intraocular dengan mengakibatkan glaucoma. Biasanya bentuk operasi tersebut gagal dan perlu untuk diulang kembali.

Pencegahan Glaucoma

Glaukoma tidak bisa dicegah, namun bisa dikendalikan dengan :

  1. Perawatan mata dengan teratur
  2. Cari tahu riwayatnya dari kesehatan mata keluarga kalian
  3. Berolahraga secara aman
  4. Dengan memakai obat tetes mata yang sudah diresepkan secara teratur
  5. Menggunakan pelindung mata
Baca Juga :   Hormon Kelenjar Hipofisis (Depan, Tengah, Belakang) - Pengertian dan Fungsinya Lengkap

Nah, itulah penjabaran mengenai glaucoma : pengertian, jenis, pemeriksaan, dan pengobatannya. Jadi, dari tulisan ini kita menjadi lebih faham bahwa laucoma ini bisa dijangkit dengan mereka yang usianya lebih dari 40 tahun dengan mempunyai riwayat keluarga glaucoma. Hal ini bisa dikendalikan dengan beberapa cara yang sudah dijabarkan diatas. semoga bermanfaat.

Baca juga: