Fungsi Penting Alveolus Bagi Paru Paru Manusia

5 (100%) 1 vote

Fungsi Penting Alveolus Bagi Paru Paru Manusia

Alveolus dan fungsinya – manusia bernafas menggunakan organ penting bernama paru paru. Sedangkan kinerja organ tersebut juga di bantu oleh alat pernapasan lain. Meskipun begitu, ada bagian inti dari paru paru sebagai tempat pernapasan berlangsung. Tempat tersebut adalah alveolus. Pada inti system pernapasan tersebut oksigen akan masuk sementara karbondioksida akan dilepaskan. Berikut ini akan dibahas secara detail mengenai alveolus dan fungsinya secara lengkap.

Lokasi dan Struktur Alveolus

Alveolus adalah struktur akhir yang pada sistem pernafasan paru-paru. Karena sebelumnya, udara yang telah anda hirup lewat hidung akan masuk ke dalam rongga yang disebut sebagai ruang nasal atau (nasal cavity). Kemudian dilanjutkan udara tersebut akan masuk ke sejumlah organ sebelum sampai pada alveolus. Beberapa organ yang dimaksud diantaranya:

1. Faring

Faring adalah lokasi bertemunya jalur udara dengan jalur makanan. Pada tempat ini ada sebuah katup bernama epiglottis. Fungsi katup ini adalah mengatur jalur yang ditutup saat makanan ataupun ketika udara masuk. Nah, mengalami tersedak umumnya bisa disebabkan oleh kesalahan pergerakan epiglottis ini.

2. Laring

Selanjutnya udara akan memasuki organ laring yang dikenal sebagai kotak suara. Adapun udara yang melalui laring ini juga bisa dimanipulasi otot kotak suara yang caranya bergetar sampai menghasilkan nada.

3. Trakea

Berikutnya udara akan masuk pada trakea setelah memasuki laring tadi. Udara yang masuk pada paru paru lewat trakea ataupun batang tenggorokan ini.

Baca Juga :  5 Kelainan Pada Hati Manusia : Pengertian, Macam - macam dan Penyebabnya Terlengkap

4. Bronkus

Selanjutnya trakea bercabang jadi 2 saluran atau biasa disebut dengan bronkus. Saluran bronkus ini juga memliki percabangan yakni ke paru-paru bagian kanan dengan paru-paru bagian kiri.

5. Bronkiolus

Bronkus lalu bercabang-cabang jadi struktur yang lebih rumit atau disebut sebagai bronkiolus. Sehingga, udara tersebut akan dialirkan lewat percabangan ini agar bisa mencapai alveolus.

Sesudah udaea melalui bronkiolus, maka udara tersebut akan sampai pada jalan buntu. Nah, di jalan buntu tersebutlah alveolus berada. Anda bisa membayangkan struktur alveolus layaknya kantung-kantung udara serupa dengan segerombol anggur. Adapun permukaan luarnya juga telah dipenuhi banyaknya pembuluh kapiler.
Ini berhubungan dengan fungsi alveolus. Paru-paru kanan dan paru-paru kiri, juga memiliki jutaan alveolus. Jika disatukan, kesemua alveolus tersebut mempunyai luas permukaan hingga 100 m2. Luas tersebut sebanding dengan luas sebuah rumah kecil.

Dibagian dalam alveoulus juga telah dilapisi jaringan epitel yang tugasnya menjaga kelembapan. Itu dikarenakan udara (yang mengandung oksigen & karbon dioksida) yang mau berdifusi lewat sel epitel ini memerlukan permukaan yang basah supaya bisa berdifusi. Kemudian dari sel epitel tersebut, kandungan oksigen akan diteruskan sampai ke pembuluh kapiler. Sementara kandungan karbon dioksida alurnya berbalik, yakni dari pembuluh kapiler berjalan menuju sampai ke sel epitel.

Fungsi Alveolus dan Skematik Peredaran Darah

Melihat penjelasan diatas, maka dapat diketahui jika fungsi alveolus ialah sebagai tempat tukar udara dan pintu masuk udara pada sistem peredaran darah. Sebab itulah, agar mendapatkan pertukaran udara secara maksimal, maka alveolus harus punya luas permukaan yang besar tapi dengan volume kecil. Itulah sebabnya alveolus mempunyai struktur mirip segerombol anggur.

Cara mengetahui proses ini, silahkan lihat system peredaran darah. Dalam system peredaran darah ada dua macam darah yakni:

Baca Juga :  Sistem Ekskresi Pada Manusia dan Gangguannya Terlengkap

1. Darah penuh oksigen
2. Dengan darah penuh karbon dioksida

Keadaan ini disebabkan karena proses respirasi sel yakni perombakan glukosa jadi energi. Pada umumnya, dari jantung, berarti darah mengandung penuh oksigen lalu dipompa oleh jantung untuk di edarkan ke seluruh tubuh serta mencapai sel-sel yang telah melakukan respirasi.

Kemudian dari sini oksigen nantinya dapat terganti oleh karbon dioksida lalu kembali lagi ke jantung. Selanjutnya darah yang mengandung penuh karbon dioksida akan dipompa menuju ke paru-paru dan karbon dioksida akan diganti dengan kandungan oksigen lagi. Dengan begitu, darah akan kembali lagi menuju jantung lalu siap diedarkan pada seluruh tubuh lagi.

Alveolus memang punya peranan penting terhadap peredaran darah ini. Khususnya pada sistem peredaran darah pulmonalis, yakni sistem peredaran darah yang berasal dari jantung menuju organ paru-paru dan kembali lagi ke jantung. Mengenai mekanisme kerja alveolus pada peredaran darah pulmonalis, bisa cek ulasan dibawah ini.

Mekanisme Kerja Alveolus Dalam Peredaran Darah Pulmonalis

  1. Darah yang mengandung penuh karbon dioksida akan dipompa dari organ jantung (oleh bilik kanan) sampai ke paru-paru melewati arteri pulmonalis.
  2. Kemudian darah masuk pada pembuluh kapiler yang ada di selubung luar organ alveolus.
  3. Kandungan karbon dioksida mempunyai tekanan parsial yang lebih besar pada pembuluh darah kapiler.
  4. Kandungan oksigen mempunyai tekanan parsial yang lebih besar pada sel epitel alveolus.
  5. Sehingga telah terjadi difusi gas diantara oksigen dengan karbon dioksida melewati sel-sel epitel.
  6. Kandungan oksigen akan masuk di dalam pembuluh darah bersama dengan darah, lalu oksigen akan kembali lagi ke jantung (bagian serambi kiri) melewati vena pulmonalis.
  7. Sehingga darah yang mengandung penuh oksigen telah siap dipompa ke seluruh bagian tubuh.
    Sangat penting sekali peran alveolus terhadap system pernapasan manusia. Bukan hanya berguna bagi system pernapasan manusia, alveolus juga sangat penting bagi metabolisme tubuh. Sehingga tidak adanya alveolus akan membuat system peredaran oksigen tak berfungsi dengan baik.
Baca Juga :  13 Fungsi Penting Lemak Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Untuk orang yang merokok, terdapat zat berbahaya yang dihasilkan asap rokok mampu menggantikan oksigen yang nantinya terdifusi didalam alveolus. Jadi, bukan cuma mengakibatkan kerusakan jaringan, tetapi juga menyebabkan terganggunya metabolisme dalam tubuh manusia.

Kerusakan alveolus dan fungsinya yang sangat parah jika dibiarkan saja bisa berkembang menjadi resiko penyakit kanker. Hal tersebut juga bisa terjadi jika kita menghirup polusi yang dihadilkan oleh jalanan. Jadi lindungi paru-paru anda dari kerusakan. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

/* */