Fungsi dan Jenis Kelenjar Mammae Pada Mamalia Beserta Contohnya Lengkap

5 (100%) 1 vote[s]

Fungsi Jenis Kelenjar Mammae Pada Mamalia dan Contohnya

Fungsi kelenjar mammae pada mamalia – hewan mamalia merupakan hewan yang mempunyai kelenjar mammae atau dikenal dengan hewan menyusui. Hewan mamalia memiliki ciri tubuh tertutupi oleh rambut dan mempunyai alat gerak berbentuk dua pasang tungkai. Yakni sepasang tungkai belakang dengan sepasang tungkai depan (sepasang tangan) yang menyerupai sirip (alat gerak berebentuk sayap). Berikut akan dibahas tentang fungsi kelenjar mammae pada mamalia.

Mamalia betina mempunyai kelenjar mamae atau kelenjar payudara, yakni organ wanita yang berfungsi untuk memproduksi susu guna memberikan sebuah asupan pada anaknya di masa awal pertumbuhannya. Kelenjar mammae inilah yang diatur sistem endoktrin yang fungsinya merespon perubahan hormone yang hubungannya saat proses kelahiran.

Perkembangbiakan hewan mamalia dengan cara melahirkan, terkecuali ekidna dan platipys yang berkembang biak dengan cara bertelur. Hewan mamalia memiliki sistem peredaran darah yang tertutup dan efisien, serta memiliki satu jantung dengan 2 bilik jantung. Hewan menyusui bernafas menggunakan paru-paru dan memiliki sistem syaraf. Tengkorak mamalia ini terpisah dengan tulang belakang, tetapi dihubungkan dengan tulang leher. Jadi hewan mamalia ini adalah salah satu hewan bertulang belakang.

Pembagian Hewan Menyusui

Berdasarkan atas ciri-ciri umum hewan menyusui ini dibagi menjadi 3 kelompok, diantaranya mamalia mototrema, marsupial dan plasenta. Berikut uraian lengkapnya :

  1. Mamalia monotrema adalah jenis mamalia yang mengerami telurnya. Sekarang ini hanya ada 2 jenis yang hidup, yakni ekidna dan platypus. Cara perkembangbiakan platypus bertelur, telur tersebut diuahi dalam saluran telur hingga telurnya terus berkembang. Sehingga kelenjar mengeluarkan cairan yang akan menambah putih telur serta cangkangnya.
  2. Mamalia marsuplay adalah hewan menyusui berkantong. Mamalia ini melahirkan anaknya serta membesarkannya di dalam kantongnya. Seperti misalnya koala, kanguru dan opossum.
  3. Mamalia plasenta adalah hewan menyusui dengan mengandung dan melahirkan anaknya. Cirinya hewan mamalia ini terdapat rambut diseluruh rubuhnya dan betinanya mempunyai kelenjar susu. Seperti kelinci yang bulunya tebal menutupi seluruh tubuhnya.
Baca Juga :  Proses Metamorfosis Pada Hewan Sempurna dan Tidak Sempurna Terlengkap

Pada pengelompokan hewan diatas, misalnya platypus ini susunya akan dikeluarkan secara langsung melalui pembuluh menuju bulu. Sementara hewan marsupial misalnya kanguru, kelenjar mamae ada dipermukaan ventral serta di sejumlah spesies yang dilindungi oleh kulit. Untuk hewan monotrema, ia tidak mempunyai putting dan fungsiny di seluruh jenis kelamin.

Fungsi Kelenjar Mammae Pada Mamalia

Berikut ini adalah fungsi kelenjar mamae pada mamalia, antara lain :

  1. Memproduksi kolostrum
    Fungsi pertama kelenjar mamae pada mamalia yakni memproduksi susu sesudah masa kelahiran anak. Selama kehamilan ini terdapat sejumlah jenis hormone hewan misalnya seperti hormone prolactin dan hormone progesterone dikeluarkan. Hormone progesterone akan mengganggu prolactin dan mencegah kelenjar mamae untuk mengeluarkan susu. Selama masa inilah ada sedikit zat pra susu yang bernama kolostrum diproduksi. Kolostrum ialah cairan yang kaya antibody dan nutrisi yang dibutuhkan oleh janin selama hari-hari kehidupan pertamanya. Konsentrasi lemak lebih tinggi dalam kolustrum dibandingkan susu disejumlah spesies misalnya seperti kuda dan domba. Namun ada pula lemaknya yang lebih rendah misalnya manusia dan onta. Kolustrum kaya akan protein, sodium klorida dan vitamin A. namun mengandung sedikit lipid, karbohidrat dan potassium dibanding susu. Dalam peternakan sapi perah, sejumlah sapi yang baru saja melahirkan akan dipisahkan dengan anaknya sesudah kelahiran dan diberikan kolustrum dari botol. Kolustrum bisa disimpan beku namun menurunkan kualitasnya.
  2. Memproduksi susu
    Susu adalah cairan yang produksinya berasal dari kelenjar mammae mamalia. Susu adalah sumber utama nutrisi untuk bayi sebelum mereka dapat mencerna makanan jenis lain. Di dalam industry peternakan, susu mamalia diambil selama/segera sesudah kehamilan. Peternakan sapir perah akan memproduksi ± 720juta ton susu tahun 2011.
Baca Juga :  5 Kerugian Mollusca Bagi Kehidupan Manusia dan Contohnya Terlengkap

Fungsi Mengkonsumsi Susu

Terdapat 2 jenis tipe konsumsi susu, yakni :

  • Menjadi nutrisi bayi
    Susu diberikan bayi menjadi makanan utama mereka. Untuk manusia, WHO merekomondasikan bahwa pemberian ASI 6 bulan lamanya lalu diteruskan memberi makanan tambhan lain hingga 2 tahun. ASI telah membuktikan menjadi makanan baik untuk bayi dan harusnya berikanlah semasa ia mengalami perkembangan dan pertumbuhan. Susu formula kadang dipakai menjadi pengganti susu apabila ibu tidak dapat memberikan ASI-nya. Tetapi, susu formula ini tetap tidak sebaik ASI. Untuk hewan susu diperlukan anak-anak mereka supaya bisa tumbuh sehat.
  • Menjadi produk makanan untuk manusia
    Susu adalah bagian dari minuman yang sehat. Selain dapat dikonsum anak-anak juga untuk dewasa. Pada susu mamalia seperti susu kambing dan susu sapi bisa dikonsumsi segar/ diolah lebih dahulu. Susu bisa diolah berbagai jenis makanan, misalnya mentega, kefir, yogurt dll. untuk proses pembuatannya yang modern susu dapat dipakai protein, laktosa, susu bubuk dll.

Susu yang berasal dari manusia ini tidak diproduksi serta ditrisbusikan dengan komersial maupun industrial. Tetapi ASI yang berlebihan dapat dikumpulkan guna diberikan/ didonasikan untuk bayi lain yang memerlukan. Kandungan susu pun paling baik untuk kebutuhan bayi jadi apabila dikonsumsi anak-anak maupun orang dewasa maka fungsinya serupa yakni pertumbuhan serta kesehatan tubuh. sejumlah kandunan susu diantaranya lipid, casein, protein, garam, mineral, vitamin, kalsium fosfat dan karbohidrat.

Jadi, kesimpulannya diatas mengenai fungsi kelenjar mammae pada mamalia terutama ada di dalam memproduksi susu. Susu ini nantinya akan mempunyai berbagai manfaat untuk manusia maupun hewan bagi kebutuhan anak-anak mereka. Namun, pada manusia, alangkah baiknya tetap menggunakan ASI dari ibu mereka. Semoga dengan adanya tulisan ini dapat menambah wawasan kalian. Terima kasih.

Baca Juga :  Metamorfose Kupu-Kupu dan Penjelasannya, Terlengkap !

Baca juga:

/* */