Atrium Kanan Jantung Manusia – Fungsi, Penyebab Kerusakan, Cara Menjaga dan Penyakitnya

Posted on

Fungsi, Penyebab Kerusakan, Cara Menjaga dan Penyakit Atrium Kanan pada Jantung Manusia

Fungsi Atrium Kanan pada Jantung Manusia – Didalam jantung terdapat atrium kanan yang bertanggung jawab melancarkan jumlah darah dari jaringan tubuh mengalir menuju jantung tanpa ada sumbatan atau hambatan. Atrium kanan juga sebagai ruang khusus untuk menerima aliran darah yang mengalir melalui jantung lalu mengambil jumlah darah dari jaringan tubuh lain atau jaringan bagian pada paru paru.

Atrium Kanan Jantung Manusia - Fungsi, Penyebab Kerusakan, Cara Menjaga dan Penyakitnya

Fungsi Atrium Kanan pada Jantung Manusia

Berikut adalah fungsi atrium kanan pada jantung manusia :

  1. Atrium kanan berfungsi sebagai penampungan jumlah darah yang tergolong rendah oksigen dari seluruh jaringan tubuh. Aliran darah akan mengalir melalui arteri vena kava superior lau vena kava interior dan menuju sinus koronarius yang sebenarnya berasal dari jaringan jantung itu sendiri.
  2. Darah akan dipompa kedaerah ventrikel kanan lalu keparu paru. Atrium kanan akan menerima aliran darah de-oksigen dari jaringan tubuh lewat arteri vena kava superior yaitu yang ada dibagian kepala dan tubuh bagian atas lalu interior vena kava akan bertugas pada bagian kaki dan di bagian bawah.
  3. Didalam jantung ada sebuah simpul sinoatrial yang bertugas mengirimkan rangsangan yang mengakibatkan jaringan otot jantung daan atrium mengalami pergerakan kontraksi seperti gelombang sinyal yang halus tetapi berjalan dengan teratur. lalu katup trikuspid akan terbuka dengan sendirinya dan melancarkan aliran darah de-oksigen terkumoul dibagian atrium kanaan yang pada akhirnya akan mengalir menuju ventrikel kanan.
Baca Juga :   Organ Reproduksi Wanita: Pengertian, Fungsi dan penjelasannya Lengkap

Penyebab kerusakan pada atrium kanan

  1. Kerusakan pembuluh darah – Jika aliran darah yang terletak pada sisi kanan jantung mengalami peningkatan/melonjak naik, maka akan mengakibatkan tekanan diarea paru-paru menjadi lebih tinggi dan kuat. Kondisi ini sangatlah berbahaya karena bisa merusak pembuluh darah paru dan menyebabkan kinerja atrium kanan menjadi terganggu bahkan berhenti.
  2. Terdapat pembengkakan pada ukuran atrium kanan – Terjadinya pembengkakan yang semakin membesar pada ukuran atrium kanan dapat mengacaukan kinerja beberapa sel yang ada pada alat pacu jantung sehingga bisa mangakibatkan penyumbatan ataupun ketidakstabilan pada aliran darah. Kondisi ini dapat mengakibatkan detak jantung menjadi sangat kencang ataupun sangat lambat. Kondisi ini beresiko terserang pembekuan bekuan darah , dimana dapat memicu serangan stroke akibat pembekuan bekuan darah mengalir kepembuluh darah di bagian bagian otak.
  3. Seseorang menderita penyakit paru paru – Adanya penyakit paru paru pada seseorang dapat menyebabkan tekanan balik yang kuat pada hati. Akibatnya ventrikel kanan membengkak akibat tekanan dalam arteri paru yang melonjak naik. Kondisi dapat mengakibatkan distori katup trikuspid lalu kondisi darah berubah warna lalu mengalami kebocoran lalu darah kan kembali balik kedalam arteri kanan juga dapat dipastikan mengalami pembesaran atau pembengkakan.

Diagnosa atrium kanan dilakukan untuk pemeriksaan lanjutan karena seseorang mencurigai adanya gangguan pada area jantungnya. Memberikan sinar X pada area dada, penggunaan magnetic resonance imaging (MRI) scan dan dapat pula menggunakan cara lain dengaan computed tomography CT scan yang memiliki kemampuan merekam dan memunculkan gambar dan karakter jantung seseorang dengan jelas. Menggunakan elektrokardiogram (EKG) yang memiliki kemampuan merekam dan menyimpan segala catatan aktifitas dari listrik jantung serta dapat mendireksi dengan detail irama dan denyut jantung yang dicurigai mengalami gangguan.

Baca Juga :   Sebab Biologis Seseorang yang Tidur dengan Mulut Terbuka? Begini Penjelasannya!

Cara Menjaga Kestabilan Atrium Kanan

Untuk tetap bisa mempertahankan kelancaran serta kesehatan fungsi jantung. Maka, kondisi atrium kanan haruslah stabil ketika menerima pasokan darah. Maksudnya adalah tidak mengalami penyumbatan apapun pada jaringan tubuh khususnya pada area jantung, walaupun pada kenyataanya atrium tidak memiliki katup masuk yaitu dimana kondisi darah akan terus menerus mengalir pada keadaan kontraksi ataupun tidak.

Pengobatan yang dilakukan pada area jantung yang mengalami gangguan pada atrium kanan, itupun juga dapat menimbulkan komplikasi yang mungkin pada sebagian orang juga mengalaminya. Ini dapat sebagai konsekuensi pasien karena pada dasarnya komplikasi adalah efek yang alami yang hanya terjadi karena tingkat kekebalan tubuh manusia berbeda beda. komplikasi tersebut adalah memicu serangan gagal jantung, dan terasa nyeri yang berkesinambungan, denyut jantung tidak teratur, terkadang sesak nafas atau yang jarang terjadi tetapi tetap bisa terjadi yaitu kematian, dimana komplikasi telah mengganggu kinerja jantung secara besar besaran sehingga merusak jaringan jantung , mengganggu cara kerja jantung dan memperlambat aliran darah untuk dipompa.

Penyakit yang dapat merusak atrium kanan

  • Hipertrofi Kardiomiopati adalah sejenis penyakit jantung yang mampu mengacaukan dan merusak seluruh jaringan otot jantung secara sistematik. Kondisi ini disebabkan adanya kerusakan pada atrium kanan, adanya penebalan pada otot otot jantung, karena bilik jantung semakin turun dan tidak seimbang , adanya perubahan pada area katup mitral dan kelainan pada area ventrikel.
  • Penyakit Hipertrofi Kardiomiopati adalah penyakit keturunan yang 50 persen dinyatakan akan diwariskan pada keturunannya. Mengapa ini bisa terjadi? Hipertrofi Kardiommiopati penyakit jantung yang diakibatkan adanya mutasi pada gen yang akan mengalami pergerakan dan pembelahan baru seiring bertambahnya usia seseorang yang kemudian dilanjutkan melalui generasi berikutnya atau keturunannya.
  • Lebih bijak lagi berkonsultasilah pada dokter jantung mengenai penyakit tersebut, jika keturunan atau anak anak anda tidak mengalami Hipertrofi Kardiomiopati pada usia produktif atau untuk pencegahan agar penyakit tersebut selamanya tidak dialami generasi berikutnya. Dokter akan memberikan solusi berupa tips dan pantangan atau berupa obat obatan tertentu termasuk terapi dan pola makan yang dianjurkan.
Baca Juga :   Sendi Mati : Pengertian, Struktur, Fungsi Dan Kelainannya Lengkap

Demikianlah ulasan mengenai Fungsi Atrium Kanan pada Jantung Manusia. Semoga bermanfaat.

Baca juga: