Ekosistem : Pengertian, Macam Macam, dan Komponen-Komponen Terlengkapnya

Rate this post

Ekosistem : Pengertian, Macam Macam, dan Komponen-Komponen Terlengkapnya

Ekosistem – merupakan gabungan pada setiap unit biosistem dari hubungan timbal balik antara organisme serta lingkungan fisik menjadi aliran energi menuju struktur biotik tertentu yang mengakibatkan terjadinya sebuah siklus materi organisme dengan anorganisme.

Perlu kalian ketahui bahwa ekosistem juga sebagai kesatuan utuh dari lingkungan hidup yang saling berkaitan. Matahari adalah sumber dari semua energi yang ada dimuka bumi. Dalam ekosistem, komunitas organisme berkembang bersamaan dengan lingkungan fisik menjadi suatu system.
Organisme akan beradaptasi sendiri dengan lingkungan fisik, begitu pun sebaliknya organisme berpengaruh terhadap lingkungan fisik untuk keperluan hidup.

Pengertian Ekosistem

Pengertian ekosistem adalah system ekologi yang dibentuk sebab hubungan timbal balik yang tidak bisa dipisahkan antara makhluk hidup bersama lingkungannya.
Pengertian ini berdasarkan Hipotesis Gaia yakni, “organisme, khususnya mikroorganisme bersama lingkungan fisik menciptakan suatu system control untuk menjaga kondisi bumi yang cocok sebagai kehidupan.” Hal ini berkaitan dengan realita bila kandungan kimia atmosfer dan bumi itu berbeda, intinya tidak sama dengan planet pada tata surya.

Kehadiran, kelimpahan serta penyebaran seluruh spesies dalam ekosistem sudah ditentukan dengan ketersediaan sumberdayanya sendiri dan kondisi faktor kimiawi serta fisis keberadaan mereka yang bisa ditoleransi sendiri oleh spesies tersebut, hal ini dikenal sebagai hukum toleransi.
Seperti contoh, hewan Panda memiliki toleransi pada suhu, dan hewan ini hanya mempunyai toleransi sedikit untuk hal makanannya yakni Bambu. Maka, panda bisa hidup di ekosistem dengan kondisi bagaimanapun asalkan terdapat bambu sebagai sumber makanannya.

Baca Juga :  13 Ciri Lingkungan Sehat dan Tidak Sehat Terlengkap

Nah, hal ini berbeda dengan makhluk hidup lain, sebab manusia dapat memperluas berbagai toleransi melewati kemampuan berfikirnya. Dimana kemampuan berfikir tersebut bisa dikembangkan melewati teknologi serta manipulasi kondisi alam.

Macam Macam Ekosistem

Sistem ekologi/ ekosistem itu ada bermacam-macam, supaya lebih mudah dipahami berikut penjelasannya:

1. Ekosistem Darat

Ekosistem darat adalah suatu ekosistem yang lingkungan fisiknya berwujud daratan. Berdasarkan letak geografis serta garis lintangnya ekosistem darat terdapat beberapa macam yakni:

  • Hutan Hujan Tropis, Ciri–cirinya: Curah hujan paling tinggi (>2000 mm/tahun), ketinggian pohon antara 20-40 meter dengan cabang daunnya lebar dan lebat, Sebagian hewan tinggal di kanopi sebab mudah mendapatkan makanan serta berpindah tempat.
  • Padang Rumput, Ciri–cirinya: Curah hujan 25 – 50 cm /tahun dengan hujan tidak teratur, Vegetasi dominan adalah rerumputan dan cenderung basah dengan ukurannya 3 meter. Curah hujannya cenderung rendah.
  • Gurun, Ciri–cirinya: Curah hujan sangat rendah ±25 cm /tahun, Kelembapan udara sangat rendah, dan perbedaan suhu siang malam sangat besar.
  • Tundra, Ciri–cirinya: energi radiasi matahari sedikit, Musim dingin sangat panjang mencapai 9 bulan, Musim panas berlangsung ±3 bulan.
  • Hutan Gugur, Ciri–cirinya: Curah hujan sepanjang tahun merata, Mempunyai 4 musim, Keanekaragaman jenis tumbuhan lebih rendah.
  • Tiagra, Ciri–cirinya : Suhu dingin rendah, Terjadi penumbuhan di musim panas

2. Ekosistem Perairan/Akuatik

Ekosistem perairan ialah ekosistem komponen abiotiknya sebagian besar terdiri atas air. Komponen tersebut diantaranya:

  • Danau, ialah suatu cekungan besar yang terdapat di permukaan bumi dan digenangi oleh air.
  • Sungai ialah suatu aliran air dengan debit besar dan akan terus mengalir atau bermuara dari hulu ke hilir.
  • Rawa, ialah suatu lokasi tanah bercampur air sehingga menjadi lumpur lembek, di dalam rawa terdapat beberapa ekosistem di dalamnya.
Baca Juga :  Ekosistem Buatan: Pengertian, Karakteristik, Rantai Makanan Beserta Contohnya Terlengkap

Komponen Ekosistem

1. Komponen biotik

Adalah suatu komponen tersusun dengan beberapa makhluk hidup ataupun organisme. Komponen biotik dari:

  • Produsen, adalah makhluk hidup/ organisme yang bisa memproduksi makanan sendiri melewati fotosintesis, kelompok tersebut yakni tumbuhan hijau dan tumbuhan yang mempunyai klorofil.
  • Konsumen, adalah suatu organisme yang tidak dapat menghasilkan zat sendiri tapi bisa mengggunakan zat makanan ciptaan organisme lain.
  • Pengurai, adalah organisme dengan peran menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati ataupun sisa pencernaan.
  • Detivritor, adalah penghancuran bahan organic makhluk hidup dari sisa makhluk hidup yang mati.

2. Komponen abiotik

Adalah suatu komponen yang terdiri atas makhluk tidak hidup dalam suatu ekosistem. Komponen abiotik menentukan dari jenis makhluk hidup dan penghuni suatu lingkungan. Di antara lain tanah, air, udara, suhu dll.

Ekosistem Alami dan Ekosistem Buatan

Berdasarkan cara terbentuknya, terdapat ekosistem alami dan juga ekosistem buatan. Berikut penjelasannya:

1. Ekosistem Alami

Ekosistem alami ialah suatu hubungan timbal balik pada suatu wilayah tanpa campur tangan manusia. Secara garis besar ekosistem ini dibagi menjadi dua yaitu :

  • Ekosistem Akuatik (Perairan)
    Merupakan hubungan antara komponen biotik dan abiotik di dalam perairan. Misalnya ekosistem air tawar, ekosistem air laut, ekosistem sungai, ekosistem danau, ekosistem estuary, ekosistem pantai, dan ekosistem lainnya.
  • Ekosistem Teresial (Kawasan)
    Merupakan hubungan antara lingkungan dengan makhluk hidup karna dipengaruhi beberapa faktor seperti keadaan curah hujan dan temperature. Misalnya ekosistem hutan hujan tropis, ekosistem sabana, ekosistem hutan gugur, ekosistem taiga, ekosistem padang rumput, ekosistem gurun, dan lain sebagainya.

2. Ekosistem Buatan

Ekosistem buatan adalah suatu hubungan timbal balik dimana interaksi ini sengaja dibuat manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Ekosistem buatan ini dibagi menjadi macam bagian diantaranya ekosistem kolam, ekosistem bendungan, ekosistem agroekosistem berbentuk sawah tadah air hujan, ekosistem hutan tanam produksi, ekosistem perkebunan sawit, ekosistem pemukiman, dan lain lain.

Baca Juga :  Ekosistem Darat : Pengertian, Ciri, Komponen, Jenis dan Manfaatnya Terlengkap

Nah, seperti itulah pembahasan tentang ekosistem beserta komponen-komponennya. Semoga artikel penulis ini dapat membantu teman-teman dalam memahami tentang ekosistem ya. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya yang tentunya akan menambah wawasan pemahaman bagi teman-teman semua.

/* */