Ekosistem Darat : Pengertian, Ciri, Komponen, Jenis dan Manfaatnya Terlengkap

5 (100%) 1 vote

Pengertian Ekosistem Darat, Ciri, Komponen, Jenis dan Manfaatnya

Ekosistem darat – merupakan ekosistem yang sangat dekat dengan manusia. Hal ini disebabkan manusia ialah jenis makhluk yang hidup/ tinggal di daratan. Maka dari itulah kita harus mempelajari mengenai ekosistem darat. Artikel ini menyajikan beragam informasi tentangekosistem darat.

Pengertian Ekosistem Darat

Ekosistem darat ialah ekosistem (yaitu hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya) yang ada di wilayah daratan. Jadi, ekosistem daratan ini adalah kehidupan makhluk hidup dengan lingkungannya yang berada di wilayah daratan.

Ekosistem daratan mencakup wilayah paling luas dan sering dikenal sebagai bioma. Ekosistem darat/ bioma ini banyak dipengaruhi oleh hal tertentu, yaitu iklim. Sedangkan iklim memiliki pengaruh dari beberapa hal juga, yaitu letak geografis (mencakup ketinggian tempat di suatu tempat dari permukaan laut), dan letak astronomis (mencakup garis lintang maupun garis bujur).

Ciri Ciri Ekosistem Darat

Berikut ini adalah ciri-ciri pada ekosistem darat :

1. Ekosistem yang mempunyai lingkungan fisik berupa daratan
2. Mempunyai tipe struktur dengan vegetasi dominan dalam skala yang luas
3. Jenis tumbuhan serta hewan beradapatasi di lingkungan maupun wilayah daratan

Baca Juga :  Jenis Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungannya Terlengkap

Komponen Ekosistem Darat

Komponen ekosistem darat dibagi menjadi dua, yakni :

1. Komponen biotik,

adalah komponen yang berwujud makhluk hidup.

Antara lain : binatang, manusia, tumbuhan dan beberapa organisme lainnya.

2. Komponen abiotik

adalah komponen yang tidak hidup atau dsebut dengan benda mati. Walaupun tak hidup, tetapi komponen ini dapat mempengaruhi beberapa komponen lain yang berada di ekosistem tersebut.

Antara lain : cahaya matahari, suhu, air, iklim, batu, dan lainnya.

Jenis Jenis Ekosistem Darat

Berikut adalah penjelasan tentang jenis ekosistem darat :

1. Bioma hutan gugur

Bioma hutan gugur ialah ekosistem darat yang ada di daerah dengan mengalami 4 musim (musim gugur, musim panas, musim semi dan musim dingin). Kebanyakan bioma hutan gugur ini ada didaerah Amerika serikat di wilayah timur, chili, asia timur, serta eropa barat.

2. Bioma sabana

Bioma sabana adalah ekosistem darat yang berwujud padang rumput dan diselingi beberapa pohon. Sabana ada di daerah yang beriklim tropis, yakni seperti Australia utara, nusa tenggara barat, nusa tenggara timur dan Kenya.
Bioma sabana dibagi menjadi dua jenis, yaitu bioma sabana murni (terdiri dari satu jenis pohon), serta bioma sabana campuran (terdiri dari beberapa jenis pohon). Sejumlah jenis pohon yang dapat hidup di bioma sabana antara lain: acacia, tumbuhan gerbang, aucalpytus dan rumput. Sementara sejumlah hewan yang dapat menempati bioma sabana diantaranya: gajah, macan tutul, rusa/ kijang, singa, kuda, zebra dan sejumlah macam hewan serangga termasuk juga rayap.

3. Bioma tundra

Bioma tundra bisa dikatakan menjadi bioma yang sangat dingin. Bioma tundra dibedakan menjadi dua jenis, yaitu tundra arkitik dan tundra alpin. Bioma arkitik adalah tundra yang ada di wilayah kutub utara atau arkitik, sementara tundra alpin berada di puncak pegunungan yang tinggi, misalnya seperti di puncak pegunungan Jaya Wijaya.
Bioma tundra ini paling banyak dijumpai di wilayah kutub utara atau arktik, finlanda, rusia, silberia dan kanada.

Baca Juga :  Keseimbangan Ekosistem : Pengertian, Komponen, Faktor dan Contohnya Lengkap

4. Bioma gurun

Gurun ialah padang yang memiliki ukuran paling luas dan memiliki sifat tandus. Hal ini disebabkan curah hujan sangatlah sedikit turunnya. Dapat dikatakan pula bahwa hujan paling jarang yang menimpa di daerah gurun ini.
Contoh gurun yang terkenal ialah gurun sahara di gobi asia dan afrika.

5. Bioma taiga

Bioma taiga disebut dengan hutan boreal. Bioma taiga ada di daerah antara memiliki iklim tropis dengan daerah memiliki iklim kutub. Selain itu, juga ada didaerah beriklim dingin. Daerah–daerah tersebut diantaranya rusia, semenanjung skandinavia, amerika utara, Alaska.

6. Hutan hujan tropis

Hutan ini ada di wilayah yang mempunyai iklim tropis yaitu daerah yang dilalui garis katulistiwa. Contohnya yang paling terkenal di dunia adalah di lembah sungai amazon, lalu lembah sungai kongo, serta sejumlah lagi di asia tenggara (Kalimantan, Indonesia).

7. Padang rumput

Padang rumput juga ada di wilayah tropis sampai beriklim sedang. Sejumlah Negara yang memiliki banya padang rumput ialah daerah nusa tenggara.

Manfaat Ekosistem Darat

Ekosistem darat ialah ekosistem yang mempunyai paling banyak manfaatnya, diantaranya adalah :

1. Menjadi tempat hidup maupun habitat berbagai makhluk hidup

Ekosistem daratan berwujud bioma ini menjadi salah satu tempat yang berguna menjadi rumah dari beragam jenis hewan ataupun tumbuhan dan flora fauna yang ada di daerah bioma tersebut.

2. Mencerminkan bahwa adanya kehidupan di daratan

Ekosistem adalah interaksi antar makhluk hidup satu dengan yang lainnya beserta lingkungannya. Saling keterkaitan inilah yang mengindikasi bahwasannya di setiap makhluk hidup membutuhkan satu dengan yang lainnya.

3. Menjadi sarana edukasi

Ekosistem darat memiliki fungsi menjadi sarana edukasi mengenai ketergantungan makhluk hidup dengan lingkungannya. Beberapa bioma yang termasuk bentuk dari ekosistem darat dapat dijadikan sebagai objek sebuah penelitian mengenai seberapa besarkah lingkungan mempengaruhi makhluk hidup serta komponen yang mana saja yang sangat berpengaruh untuk makhluk hidup.

Baca Juga :  Simbiosis : Pengertian, Macam - Macam dan Contohnya Terlengkap

Itulah uraian tentang ekosistem darat yang bisa disampaikan. Beberpa jenis ekosistem darat juga sudah diulas diatas yang merupakan gambaran dalam bioma. Ekosistem darat diatas tersebar di berbagai belahan di dunia, serta setiap daerahnya juga memiliki jenis ekosistem masing-masing. Hal tersebut bergantung pada letak geografisnya Negara itu juga. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

/* */