Echinodermata: Pengertian, Ciri, Karakteristik dan Klasifikasinya Terlengkap

5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Ciri, Karakteristik dan Klasifikasi Echinodermata

Klasifikasi Echinodermata – Indonesia memang kaya sekali akan fauna. Banyaknya fauna inilah yang membuat para ahli menggolongkannya menjadi dua kelompok besar, yakni vertebrata dan invertebrata. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas salah satu anggota invertebrate, yakni Echinodermata.

Ciri-ciri Filum Porifera

Echinodermata dalam bahasa artinya hewan yang berduri. Hal ini sesuai karakteristik tubuh anggotanya yang mempunyai kulit berduri. Echinodermata adalah anggota dari subfilum invertebrate (hewan tanpa tulang belakang) dengan kaki berbentuk tabung serta hidup di dasar perairan. Namun, pada sejumlah anggota mereka bisa hiduo di air payau.

Sejauh ini anggota dari Echinodermata tercatat sebanyak 7000 spesies. 80 diantaranya mempunyai pergerakan tubuh lamban, atau dikenal dengan sessil. Echinodermata hidup dalam habitat yang bebas, untuk diperairan misalnya pantai san juga lautan paling dalam. Biasanya Echinodermata ini memakan sejenis plankton/ organisme busuk, sehingga disebut dengan decomposer.

Karakteristik Echinodermata

Echinodermata adalah hewan tanpa tulang belakang, anggota invertebrate. Walaupun demikian, Echinodermata tergolong tingkatannya tinggi. Ia berkembangbiak secara seksual, yakni hewan jantan dan betina melepaskan sel gametnya di air laut serta proses fertilitasi ini berlangsung dengan eksternal dalam laut. Berikut ini adalah karakteristik Echinodermata, diantaranya :

1. Triploblastic selomata
2. Ketika larva, tubuhnya simetri liberal dan sementara dewasa tubuhnya simetri radial
3. Struktur rangka tubuhnya zat kitin
4. Memiliki struktur kaki ambulakral dalam sistem pergerakannya
5. Sistem pencernaan hampir sempurna, terkecuali asteroidean
6. Tidak ada sistem ekskresi hanya berlangsung dengan difusi
7. Reproduksi dengan seksual

Baca Juga :  Transfusi Darah : Pengertian, Komponen Darah, Pengguna, Langkah, dan Efek Sampingnya Terlengkap

Klasifikasi Echinodermata

Echinodermata dikelompokkan menurut struktur dan karakteristik yang khas pada tubuhnya. Berikut adalah klasifikasi Echinodermata :

1. Asteroid

Asteroid ialah anggota Echinodermata yang terkenal bentuknya mirip bintang. Asteroid ini disebut masyarakat dengan bintang laut. Tubuhnya semua terbungkus duri bersifar tumpul dan pendek. Duri kulitnya berasal dari endokeletan yang bersifat keras. Ia juga mempunyai cakram di pusat (poros tubuh) yang bentuknya bintang. Contoh hewannya adalah bintang laut (asterias forbesi).
Jadi, bentuk tubuh asteroidean ini cakram bintang lima. Sisi tajam kelima sudut ini dapat dipakai menjadi senjatanya. Diantara anggota echonodermata yang paling kaya akan spesies ini adalah asteroidan. Terdapat sekitar 1800 spesies yang menyebar di seluruh penjuru samudera. Ia dapat berada dalam peraiaran dangkal/ dalam.

2. Echinoidea

Echinoidea berbentuk tubuh mirip bola, namun ada sejumlah anggotanya yang berbentuk pipih. Tubuh echinodea ini berselimut duri dan cenderung bersifat tajam dan panjang. Contoh hewan echinoidea adalah landak laut dan bulu babi.

Echinodea ini juga berbentuk pipih dan tanpa lengan. Jenis ini berangka pipih dan panjang. Struktur skeleton/ rangkanya terdiri dari zat kapur yang bersifat keras serta kuat. Biasanya echinodea hidup bebas diperairan misalnya pantai, sungai dan sumur.

Ada juga yang tinggal banyak tinggal di tanah liat, lumpur dan dibalik karang pantai. Hewan yang tergolong dalam kelas ini bentuknya bundar tanpa lengan, namun mempunyai duri yang bisa digerakkan. Contohnya adalah : diadema antillarum, strongylocentrotus (bentuknya bola), spatangus (oval) dan echinarachnius (seperti uang logam) atau dikenal dolar pasir.

3. Ophiurodea

Ophio artinya ular, jadi berarti anggotanya berbentuk ular. Sepintas memang terlihat seperti asteroidan, tetapi sudutnya melengkung dan tajam. Ia mempunyai struktur lengan pipih, elastis dan fleksibel.
Ophiurodia mempunyai daya generasi yang lumayan tinggi. Jika salah satu lengannya putus, ia dapat tumbuh dan hidup kembali. Anggota jenis ini hidup di perairan dangkal serta perairan dalam. Ia memangsa segala bangsa udang yang setingkat cenderung primitive. Biasanya mereka bergerak aktif pada malam hari memakai lengan-lengan panjangnya.

Baca Juga :  Penyakit Menular dan Tidak Menular : Pengertian, Jenis dan Cara Pencegahannya Lengkap

4. Holothuroidea

Biasanya orang awam menyebutnya sebagai mentimun laut/ teripang. Struktur tubuhnya berduri, dan ia mempunyai mulut & anus sebagai proses pencernaan yang keduanya ada di kutub berlawanan. Sekujur tubunya dikelilingi tentakel, sama halnya coelenterate. Hanya saja tentakel pada holothurorida menyebar di mulut. Contoh spesies ini ialah holothurian atra.

Holothuroidea bisa hidup bebas di dasar laut, biasanya ia terletak dibalik pasir pantai/ lumpur. Struktur tubuhnya fleksibel dan lembut, walaupun menyusun dari zat kapur sama hal ophiurodea. Ia bergerak memakai ketiga kakinya denga pembuluh terletak di permukaan tubuh. pergerakannya memaki prinsip tekanan hidrostatis dengan keseimbangan diantara air dan pertukaran gas luar sistem tubuhnya. Ia pun mempunyai paru-paru air guna membantu sistem pernapasannya. Contoh spesies ini adalah timun laut dan teripang.

5. Crinoida

Crinoidea atau dikenal dengan lili laut, sebab sekilas mempunyai bentuk serupa dengan tumbuhan lili. Sama halnya asteroidean, pada crinodea ini jumlah lengannya lima atau kelipatannya, dan dari lengan ini akan mengeluarkan cabang kecil yang dikenal dengan pinula. Contoh dari spesies hewan ini ialah metacrinus rotundus.
Hewan jenis ini tubuhnya ada lima tangan yang mencabang. Bentuk tubuhnya pun mirip dengan lili, bulu burung atau bunga bakung. Ia akan hidup di dasar laut dengan menempel dan tidak dengan cara berenang di perairan. Bentuk tubunhnya yang indah inilah yang mampu membentuk sebuah struktur taman laut berada di dasar laut. Sekarang ini crionidea lebih kerap dijumpai dalam keadaan menjadi fosil.

Itulah pembahasan dari klasifikasi Echinodermata yang dikelompokkan menjadi 5 kelas, diantaranya adalah Echinoidea, Ophiuroidea, Asteroidea, Holothuroidea, dan terakhir Crinodea. Masing-masing diantara mereka memiliki ciri khas tersendiri yang unik, dan kebanyakan berada di dasar laut. Semoga menambah ilmunya!

Baca Juga :  Mikroskop : Pengertian, Cara Menggunakan, Bagian Bagian, Fungsi, dan Cara Merawatnya Terlengkap

Baca juga:

/* */