Gangguan Penglihatan Anak : Pengertian, Tanda – Tanda, Penyebab dan Cara Mengobatinya Lengkap

5 (100%) 1 vote

Deteksi Dini Gangguan Penglihatan Anak

Deteksi dini gangguan penglihatan anak – Pemeliharaan kesehatan mata alangkah baiknya dilakukan di usia yang sangat dini. Kebanyakan bayi ketika dilahirkan tidak memiliki masalah penglihatan. Namun, bukan tidak mungkin dengan berjalannya proses tumbuh kembangnya anak bisa mengalami gangguan penglihatan.

Pada saat mengalami gangguan penglihatan, biasanya anak-anak memiliki keluhan serta tanda yang sama pada orang dewasa. Namun, mereka kebanyakan tidak menyadari hal ini. Banyak yang tak tahu jika penglihatan buram adalah suatu kelainan. Banyak anak didiagnosa telah mengalami gangguan penglihatan saat mereka menginjak usia di bangku sekolah saat mulai kesulitan membaca. Padahal sebetulnya anak ini telah mengalami gangguan penglihatan ketika sebelum usia sekolah. Karena itulah perlu tahu tentang Deteksi dini gangguan penglihatan anak berikut ini.

Tanda Awal Keterlambatan dalam Perkembangan Penglihatan

1. Usia 3 Bulan:

dianjurkan segera menghubungi dokter anak, jika anak kalian mengalami sejumlah hal berikut ini :

  • Tidak mengikuti pergerakan pada benda yang sedang bergerak dengan matanya.
  • Tidak menyadari dengan adanya pergerakan tangan yang ada di depannya (ketika berusia dua bulan).
  • Mengalami kesulitan guna menggerakkan salah satu maupun kedua matanya ke seluruh arah.- Mata nampak juling dan hampir di setiap waktu.

2. Usia 7 Bulan:

dianjurkan segera menghubungi dokter anak, jika anak kalian mengalami sejumlah hal di bawah ini : – Salah satu maupun kedua mata nampak juling menuju arah dalam maupun menuju ke arah luar di sepanjang waktu.

  • Keluar air mata secara terus-menerus maupun mata kering dan atau anak tampak sensitif dari cahaya.
  • Tidak mengikuti gerakan sebuah benda bergerak yang baik ada di dekatnya (30 cm) maupun jauh darinya sekitar (185 cm).
Baca Juga :  3 Pewarisan Sifat Pada Manusia : Pengertian, Macam - Macam dan Contohnya Terlengkap

Orang tua pula harus lebih waspada jika melihat anak yang memperlihatkan beberapa gejala serta tanda seperti ini :

  1. Sering juling pada waktu membaca dan melihat.
  2. Selalu membaca sesuatu atau menonton TV dengan jarak yang paling dekat.
  3. Mengeluhkan pusing dan juga sakit di sekitar mata.
  4. Selalu mengucek – ngucek mata maupun mata terlihat merah.
  5. Mata merah dan juga berair dengan tidak ada sebab yang jelas.
  6. Adanya gangguan pada perkembangan dalam pendidikan di bangku sekolah.
  7. Adanya riwayat penyakit mata malas (amblyopia) di salah satu anggota keluarga.
  8. Adanya riwayat penyakit auto-imunne disease yang dapat mempengaruhi penglihatan.
  9. Adanya keluhan dari penglihatan ganda.
  10.  Adanya keluhan juling menuju ke dalam atau keluar.

Penyebab

Berbagai gangguan mata tersebut yang bisa menyebabkan terlambatnya tumbuh kembangnya penglihatan anak tersebut diantaranya :

1. Kesalahan bias

Kesalahan bias bisa terjadi jika anak kalian memiliki bentuk kornea tidak teratur dan mendistorsi dari apa yang dilihatnya. Kesalahan bias secara umum ialah rabun dekat, rabun jauh, dan astigmatisma.
Rabun jauh ialah kondisi mata yang cuma dapat melihat sejumlah benda dalam jarak dekat serta tidak jelas saat harus melihat dalam benda yang jauh. Sebaliknya, untuk rabun dekat ini hanya mampu melihat sejumlah benda dengan jelas bila letaknya jauh serta kabur jika melihat sejumlah benda dalam jarak dekat dari mata.
Sementara astigmatisma adalah ketidakmampuan kornea guna fokus yang dapat menyebabkan pandangan kabur. Cara membantu pada balita yang menderita dengan kondisi ini ialah dengan memakai kacamata.

2. Strabismus atau mata silang

Strabismus ialah kondisi mata tidak sejajar maupun dalam arah yang sama, jadi tidak dapat bergerak secara serempak. Terkadang hal ini disebabkan oleh beberapa otot mata yang lemah di salah satu mata. Semakin awal kamu mengetahui gejala strabismus, maka akan semakin kecil kemungkinan hal itu dapat menyebabkan masalah mata yang lebih lanjut. Pengobatan tersebut biasanya beberapa anak menggunakan penutup mata dari mata yang lebih kuat kurang lebih selama beberapa jam/sehari guna melatih mata yang lemah agar bekerja lebih baik.

Baca Juga :  6 Fungsi Kantong Empedu Manusia Beserta Penjelasannya Terlengkap

Anda juga dapat meneteskan obat tetes mata pada mata balita kalian guna mengaburkan mata yang kuat serta memaksa mata yang lemah guna bekerja lebih keras. Dokter mungkin meresepkan dengan kacamata khusus yang dirancang dalam membantu menyelaraskan mata secara benar.
Dokter juga mungkin akan merekomendasikan latihan mata guna menguatkan otot mata yang lemah. Jika perawatan tersebut tidak bekerja, jalan berikutnya adalah menjalankan operasi.

3. Amblyopia atau mata malas

Amblyopia sering terjadi saat seorang anak sedang mengalami strabismus dan tidak diobati. Otak menyesuaikan dari gambar yang sudah ditangkap oleh mata strabismus, sehingga otak tidak belajar guna melihat secara baik dengan mata lemah. Pengobatan penyakit amblyopia serupa dengan terapi strabismus. Pilihan pengobatan meliputi tetes mata, kacamata khusus, penutup mata, atau operasi.

4. Katarak infantile

Merupakan kekeruhan pada lensa mata dan terjadi sejak bayi maupun berbagai gangguan lain dengan jarang diturunkan.

5. Prematur retinopati

Merupakan gangguan mata yang kerap terjadi pada bayi prematur.

Pengobatan

Pengobatan sedini mungkin akan dapat membantu mengatasi dari gangguan penglihatan secepat mungkin guna mencegah terjadinya kebutaan. Tergantung dari gangguan mata yang telah terjadi, anak kalian mungkin akan membutuhkan beberapa hal berikut :

  • Kacamata maupun kontak lensa.
  • Kacamata khusus dan penutup mata.
  • Tindakan pembedahan (operasi).

Jadi, sejatinya orang tua berperan sangat penting dalam hal mendeteksi sejak dini tanda adanya gangguan penglihatan pada anak. Dengan memberikan makanan, sayuran dan buah yang mengandung vitamin A serta C dipercaya bisa membantu menurunkan risiko adanya gangguan penglihatan pada anak. Demikianlah pembahasan tentang deteksi dini gangguan penglihatan anak. Semoga bermanfaat bagi kalian semua!

Baca juga:

/* */