Hewan Ovipar – Pengertian, Ciri-Ciri Beserta Penjelasannya Lengkap

5 (100%) 1 vote[s]

Ciri-Ciri Hewan ovipar Terlengkap Beserta Penjelasannya

Ciri-Ciri Hewan ovipar Terlengkap Beserta Penjelasannya – hewan ovipar ini merupakan hewan yang berkembang biak dengan bertelur. Ciri atau kenampakan adalah salah satu hal yang sangat penting untuk dapat mengenali sesuatu. Biasanya ciri-ciri ini akan berhubungan dengan beberapa kondisi anatomi dari makhluk hidup tersebut. Berbicara tentang ciri-ciri hewan ovipar kita bisa menemukan ciri umum yang biasa ditemukan. Beberapa Ciri-Ciri Hewan ovipar Terlengkap Beserta Penjelasannya yang bisa kita jabarkan adalah:

Pengertian, Ciri-Ciri Beserta Penjelasannya

1. Tidak punya kelenjar susu

Fungsi kelenjar mammae atau kelenjar susu hanya dimiliki oleh hewan mamalia. Tentu saja kelenjar tersebut tidak dimiliki oleh hewan ovipar, maka calon individu dari hewan ovipar harus bertahan dengan nutrisi yang ada di dalam telurnya. Untuk itu, perkembangan embrio di dalam tubuh induknya sangat tergantung dari nutrisi yang dikonsumsi oleh sang induk, karena hal itu sangat mempengaruhi kelangsungan hidup calon individu.

2. Calon embrio dilindungi oleh telur

Pada hewan ovipar, calon embrio dilindungi oleh telur. Karena ketika calon individu baru dari hewan ovipar keluar dari tubuh induknya, embrio masih harus tetap bertahan. Oleh karena itu embrio dilindungi oleh telur agar bisa tetap terjaga kelangsungan hidupnya.

Baca Juga :  Sistem Rangka Pada Unggas : Jenis, Fungsi, Karakteristik, Susunan dan Sistem Otot

3. Berkembang biak di luar tubuh induknya

Pertemuan antara sel sperma yang dihasilkan antara hewan ovipar jantan dan sel telur betina akan menghasilkan telur. Ketika sudah waktunya telur keluar dari tubuh induknya, makan telur akan dikeluarkan dari tubuh induknya. Selanjutnya telur berkembang biak di luar tubuh induknya. Namun calon embrio yang tumbuh ini, akan tetap dijaga oleh sang induk agar siap menetas.

4. Fertilisasi internal (didalam)

Fertilisasi merupakan sebuah tindakan atau kegiatan yang harus dilakukan oleh hewan ovipar jantan dan betina untuk memperbanyak keturunan. Pada hewan ovipar, pembuahan terjadi pada tubuh induknya. Pembuahan bisa terjadi apabila sel sperma dan sel telur bertemu di dalam tubuh induknya.

5. Berdarah panas

Ciri-ciri lain dari hewan ovipar yaitu berdarah panas. Hewan ovipar bisa dikelompokan sebagai salah satu tipe hewan yang berdasarkan dari cara mengatur suhu tubuhnya. Berdasarkan pengaturan suhu tubuh, hewan terbagi menjadi hewan berdarah dingin dan panas. Hewan berdarah panas adalah hewan yang mengatur suhu tubuhnya dengan mengeluarkan keringat. Keringat yang keluar bisa mengatur suhu tubuh individu ovipar, dimana proses dari keluarnya keringat tersebut dilakukan oleh individu hewan ovipar sendiri.

6. Mengasuh anaknya

Hewan ovipar juga mengasuh anaknya mulai ketika masih embrio yang di dalam telur. Cara merawatnya pun berbeda. Ketika masih dalam bentuk telur, induk hewan ovipar akan mengeraminya sampai telur siap untuk menetas. Setelah telur – telur yang dieraminya menentas, induk hewan ovipar akan sangat melindungi anak-anaknya dari hewan lainnya sekalipun itu hewan ovipar dengan jenis yang sama. Karena pada saat itu induk hewan ovipar akan lebih sensitif dengan sekitarnya. Induk hewan ovipar tidak segan – segan untuk menyerang, ketika sang induk merasa ada yang mengancam anak – anaknya. Induk hewan ovipar akan mengasuk anaknya sampai anaknya bisa mencari makan sendiri.

Baca Juga :  7 Daur Hidup Obelia Sp : Pengertian, Siklus Beserta Contohnya Lengkap

7. Bagian dalam telur ovipar memiliki beberapa

Telur adalah sebuah tempat untuk berkembangnya embrio yang akan menjadi individu baru. Ada beberapa bagian dalam telur yang perlu kalian tahu diantaranya yaitu :

  • Janin merupakan hewan ovipar yang berkembang setelah fase embrio sebelum dilahirkan atau menetas.
  • Kantung rongga udara adalah kantung yang berisi udara. Fungsi kantung rongga udara adalah untuk membantu embrio bernafas selama berada di dalam telur.
  • Kuning telur adalah makanan untuk embrio selama di dalam telur.
  • Albumen adalah cairan kental dan kokoh pada putih telur.
  • Cairan embrio adalah cairan yang terdapat di sekujur tubuh embrio berfungsi melindungi embrio.
  • Katza adalah serat yang dapat dilihat dari kedua ujung kuning telur

8. Berbulu tebal

Hewan ovipar memiliki bulu tebal. Fungsi bulu pada hewan ovipar yaitu digunakan untuk menjaga kehangatan tubuh, sehingga mereka bisa bertahan hidup. Tebal tidaknya bulu pada hewan ovipar juga tergantung pada tempat tinggalnya. Semakin dingin tempat tinggalnya maka akan semakin tebal bulunya.

9. Mengerami telur

Telur yang berada di luar tubuh indukan tersebut akan membutuhkan perlakuan tersendiri agar mampu menetas dan berkembang. Salah satu jenis tindakan yang dibutuhkan guna mempercepat kondisi tersebut adalah dengan mengerami. Beberapa indukan hewan ovipar akan mengerami telur-telur mereka. Panas tubuh yang disalurkan melalui tubuh indukan tersebut sedikit banyak akan bisa mempercepat proses penetasan dari telur-telur tersebut.

Namun, perlu diketahui dan di pahami juga bahwa tidak semua hewan ovipar akan mengerami telur mereka secara pribadi. Karena ada beberapa jenis hewan ovipar yang memiliki perilaku berbeda saat proses penetasan telur. Salah satu contohnya adalah buaya yang akan menimbun telur-telur mereka di dalam tanah. perilaku serupa juga dapat kita temukan pada penyu.

Baca Juga :  Pengertian dan Ciri-Ciri Hewan Vivipar Beserta Penjelasannya Lengkap

10. Tidak memiliki daun telinga

Beberapa hewan ovipar yang dapat kita temukan memang tidak memiliki daun telinga sebagai mana kita temukan pada beberapa jenis hewan yang lain. Tetapi, tidak adanya daun telinga pada hewan ovipar ini bukan berarti hewan tersebut tidak dapat mendengar dengan normal. Hewan ovipar masih mampu dan dapat mendengar dengan normal, hanya saja kemampuan pendengaran hewan ovipar yang sedikit berbeda.

Demikianlah ulasan dari artikel kali ini mengenai Ciri-ciri Hewan Ovipar Terlengkap Beserta Penjelasannya yang bisa kami sampaikan. Semoga artikel ini bisa menambahkan wawasan dan bermanfaat bagi kalian. Terima kasih.

Baca juga: