Cara Termudah Membuat Pupuk Organik atau Kompos Sendiri di Rumah

5 (100%) 1 vote

Cara Termudah Membuat Pupuk Organik / Kompos Sendiri di Rumah

Cara Mudah dan Praktis Membuat Pupuk Organik/Kompos Sendiri – Pencemaran lingkungan banyak disebabkan oleh sampah. Sampah merupakan sisa makan yang terkadang banyak dibuang disembarang tempat yang akhirnya dapat menimbulkan pencemaran. Salah satu cara agar sampah dapat bermanfaat dan dapat meminimalisir pencemaran lingkungan maka hal yang dapat kita lakukan yaitu dengan mengolah sampah. Pengolahan sampah dengan memilih sampah organik dan menjadikannya pupuk organik atau pupuk hijau.

Kompos atau pupuk organik merupakan pupuk yang tersusun dari makhluk hidup, seperti pelapukan-pelapukan sisa hewan, tanaman, dan manusia. Pupuk organik/kompos banyak digunakan oleh manusia sebagai pupuk alami yang berguna bagi kesuburan tanah. Pupuk organik/kompos dapat berbentuk cair ataupun padat yang berfungsi untuk memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia dari tanah. Pupuk organik biasanya berasal dari pupuk kandang, pupuk hijau, kompos, tanaman sisa panen seperti (tongkol jagung, jerami, sabut kelapa, dll), limbah industri yang menggunakan bahan pertanian, serta limbah ternak.

Fungsi/Manfaat Pupuk Kompos

Terdapat beberapa manfaat dari pupuk organik yang dapat kita ketahui, yaitu:

1. Dapat memeinimalisir pencemaran lingkungan
2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian
3. Meningkatkan kualitas lahan secara lebih lanjut
4. Memperbaiki sifat biologi, fisika, kimia tanah dan lingkungan
5. Mencegah degradasi tanah serta dapat meaksimalkan produktivitas lahan.
6. Menjadi sumber energi dan makanan dari mikroba tanah yang akhirnya dapat meningkatkan aktivitas mikroba dalam menyediakan hara tanaman.
7. Meningkatkan daya serap air tanah

Baca Juga :  Jaringan Ikat pada Manusia : Pengertian, Fungsi, dan Macam Macamnya Lengkap

Terdapat senyawa yang bisa mempengaruhi aktivitas biologis dalam tanah. Senyawa tersebut yaitu vitamin dan auxin (senyawa perangsang tumbuh). Senyawa ini berasal dari kompos, sisa tanaman, pupuk kandang serta dari aktivitas mikroba di dalam tanah. Kandungan bahan organik dalam tanah menjadi ciri terpenting dari tanah, dikarenakan bahan organik tanah dapat mempengaruhi sifat tanah.

Humus merupakan komponen dalam pupuk organik yang sangat berpengaruh terhadap sifat kimiawi tanah. Humus akan menjadi asam humat atau jenis asam yang lain yang berperan melarutkan zat besi dan aluminium sehingga fosfat yang terikat akan lepas serta akan diserap oleh tanaman.

Agar mendapatkan kompos dengan kualitas yang baik, terdapat beberapa cara pembuatannya, yaitu sebagi berikut:

1. Agar bakteri masuk pada bahan yang dikomposkan maka bahan yang akan dikomposkan dipotong-potong dalam ukuran kecil.
2. Hinarkan pengomposan dari air hujan dan sinar matahari langsung
3. Perhatikan bahan yang dikomposkan agar perbandingannya sesuai dengan kondisi C/N ratio dari bahan organik
4. Pertahankan dan pelihara sirkulasi udara pada saat pengomposan.
5. Selalu menjaga suhu agar mikroorganisme bekerja secara maksimal
6. Optimalkan kelembapan udara
7. Menyiangi biji-biji gulma
8. Meningkatkan kadar nutrisi tanaman
9. Serta membunuh sumber penyakit seperti patogen

Cara Mudah dan Praktis Membuat Pupuk Organik/Kompos Sendiri

Setelah mengetahui cara agar kualitas kompos baik, selanjutnya akan dijelaskan bagaimana cara mudah dan praktis membuat pupuk organik/kompos sendiri. Terdapat dua tahapan dalam pembuatannya, yaitu dengan membuat Mikroorganisme Lokal (MOL) serta pembuatan pupuk organik itu sendiri. Berikut penjelasannya:

1. Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL)

a. Langkah pertama yaitu menyiapkan alat dan bahan pembuatan MOL

Bahan:

  • 3 kg kangkung, 3 kg sawi, 4 kg kol / bahan pengganti (sebagai limbah sayuran)
  • 1 liter limbah air cucian beras
  • 5 % garam dari berat bahan = 0,5 kg
  • 2 % gula merah dari berat bahan = 2 ons
  • Secukupnya air
Baca Juga :  DNA : Pengertian, Sifat, Fungsi, Struktur, dan Replika DNA Terlengkap

Alat:

  • 1 pisau
  • 1 buah ember/drum plastik 2 literan
  • 1 telenan
  • 1 meter plastik
  • 1 buah tampah/ember

b. Membuat MOL sebagai awal pembuatan pupuk organik

  • Limbah sayur seperti sawi, kol, dan kangkung dipotong kecil sekitar 1 cm
  • Kemudian masukkan dalam ember secara berlapis, lebih dari 10 cm
  • Selanjutnya taburkan garam diatasnya
  • Buat secara berlapis sampai tinggi 20 cm sampai bahan limbah sayurnya habis
  • Kemudian siram dengan air cucian beras ditambah air larutan gula merah
  • Selanjutnya tambahkan air ¾ ember
  • Aduk sampai rata sampai garam dan gula larut
  • Kemudian tutupember dengan plastik, dan beri air diatas plastik sampai cekung
  • Tunggu 3-4 minggu, MOL akan jadi

c. Tanda MOL yang sudah jadi

  • Cairan berwarna kuning kecoklatan
  • Keasaman 3-5
  • Baunya segar

2. Membuat Pupuk Organik

Setelah kita membuat MOL, langkah berikutnya yaitu dengan membuat pupuk organik, berikut langkah-langkahnya:

  1. Langkah yang oertama, yaitu siapkan bahan pembuatan pupuk organik; daun-daun, jerami, dedak dan bahan organik lain yang sudah dipotong-potong serta MOL yang sudah jadi.
  2. Kemudian membuat pupuk organik dengan cara: bahan organik yang sudah disiapkan disusun secara berlapis dari bawah ke atas: daun-daun, kotoran hewan, jerami dan dedak. Ukuran tiap lapis setebal 10-15 cm selanjutnya siram dengan MOL dan tutup menggunakan plastik
  3. Setiap 10 hari lakukan pengadukan
  4. Selanjutnya tunggu sampai kompos jadi dengan ciri ciri, jika kompos dikepal maka tidak panas dan remah.

Nah, seperti itulah penjelasan Cara mudah dan praktis membuat pupuk organik/kompos sendiri. Ternyata cukup mudah untuk dipraktikkan serta pembuatan dari kompos organik ini dapat meminimalisir pencemaran lingkungan yang disebebkan oleh sampah. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan kita semua.

Baca Juga :  Sistem Endokrin Pada Manusia : Pengertian, Fungsi dan Kelenjarnya Terlengkap

Baca juga:

/* */