Bunga Rafflesia Arnoldi : Pengertian, Ciri – Ciri, Sejarah Penemuan dan Cirinya Lengkap

5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Ciri – Ciri Bunga Rafflesia Arnoldi, Sejarah Penemuan dan Cirinya

Ciri-ciri bunga rafflesia arnoldi – bunga padma raksasa ini merupakan tumbuhan parasite obligat yang keberadaannya sudah dikenal orang banyak dengan ciri khas ukuran bunga paling besar. Bahkan bunga ini termasuk bunga dengan ukuran terbesar di dunia sekarang ini.

Padma raksasa atau bunga Padma raksasa juga sering kali dikenal dengan sebutan bunga bangkai, sebab dapat memunculkan sebuah aroma bau yang sangat menyengat dan tidak enak menyerupai aroma bangkai. Nah, pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai ciri-ciri bunga raflesia arnoldi, namun sebelum itu kita harus mengenal sejarah penemuan dari bunga bangkai ini. Berikut simak ulasan di bawah ini.

Sejarah Penemuan Bunga Rafflesia

Sejarah penemuan bangkai atau bunga raflessia arnoldi ini berhubungan sejak zaman penjajahan belanda yang datang di Indonesia tahun 1818. Seorang belanda yang namanya Dr Joseph Arnold telah mengikuti sebuah ekspedisi oleh pimpinan bernama Thomas Stamford Rafless di sekitar hutan tropis di daerah Bengkulu provinsi sumatera. Letak persisnya ialah di dekat sungai mana, lubuk namun kabupaten Bengkulu. Di tempat tersebut pertama kali bunga bangkai telah ditemukan oleh sebab itu Bengkulu hingga saat ini dinamakan menjadi the lands of raflessia arnoldi. Karena yang menemukan ialah Dr Joseph Arnold dan juga Thomas Stamford Rafless jadi dinamakan menjadi bunga Raflessia Arnoldi.

Akhirnya bunga rafflesia arnoldi sebagai salah satu jenis tumbuhan endemic yang hanya dapat ditemukan di wilayah Bengkulu dan wilayah sumatera sekitarnya. Tumbuhan ini tidak bisa dikembangbiakkan dengan tumbuh secara liar yakni di alam bebas. Sekarang ini taman nasional kerinci seblat adalah balai konservasi untuk tumbuhan rafflesia arnoldi. Tetapitidak jarang pula bunga nyentrik satu ini pun bisa tumbuh di wilayah lain seperti ada di pulau jawa tetapi tumbuhnya juga karena tidak sengaja ditemui oleh masyarakat, bukan disebabkan dengan penanaman yang dilaksanakan secara sengaja.

Baca Juga :  14 Tumbuhan Beracun Paling Mematikan Beserta Gambarnya Lengkap

Sekarang ini karena termasuk jenis tumbuhan endemic serta tidak bisa dibudidayakan, maka bunga rafflesia arnoldi telah memperoleh status terancam punah. Status yang disematkan tersebut juga dikarenakan oleh penggundulan pada hutan yang telah dilakukan oleh manusia, padahal dalam hutan ini merupakan habitat yang asli tumbuhan bunga raflessia arnoldi tumbuh.

Ciri Ciri Bunga Rafflesia Arnoldi

Bunga raflessia arnoldi tergolong dalam kerjaan yang sejenis pada tumbuhan kingdom plantae, kelas magnoliopsida, family raflesiaceae, divisi mognoliophyta, ordo raflesiaesgenus rafflesia serta spesies Raflesia arnoldi. Bunga raflessia arnoldi ini merupakan tumbuhan liana tanpa mempunyai daun telinga jadi dirinya tidak akan mampu melakukan sebuah proses fotosintesis. Oleh sebab itu warna pada bunga rafflesia arnoldi tidak hijau.

Berikut ialah ciri-ciri bunga rafflesia, diantaranya :

  1. Bunga rafflesia arnoldi termasuk salah satu jenis tumbuhan parasit yang tanpa berakar, tanpa berdaun serta tidak berbatang. Sehingga, hanya adanya bunga saja yang berukuran jumbo dari dalam tanah.
  2. Ukuran bunga ini bila sedang mekar dapat berdiameter sampai 1 meter dengan beratnya hingga mencapai 11 kg.
  3. Bunga rafflesia arnoldi adalah tumbuhan yang merambat sehingga mempunyai inang, dan tumbuhan inang ini nantinya akan diserap oleh kandungan organic dan anorganic tersebut sebagai sumber makanan maupun bisa dikatakan bahwa bunga tersebut adalah parasit.
  4. Bunga ini dapat dikatakan menjadi tumbuhan yang hanya bisa dibuktikan menggunakan satu jaringan yang merambat di inangnya saja. Oleh sebab itu, bunga ini paling susah dikembang biakkan dengan sengaja oleh manusia sebab tumbuhan ini mempunyai cara perkembangbiakan tumbuhan tersendiri.
  5. Jumlah kelopak pada bunga rafflesia arnoldi adalah lima kelopak yang mengelilingi lubang mirip mulut gentong.
  6. Di dalam mulut gentong inilah terdapat alat kelamin bunga berupa putik ataupun benang sari dan bergantung dari jenis kelaminnya tersebut apakah betina maupun jantan.
  7. Proses penyerbukan bunga tersebut dilakukan oleh sekawanan hewan lalat, sebab lalat suka dengan bau busuk pada bunga rafflesia yang dikeluarkan.
  8. Usia pada bunga rafflesia arnoldi ini sangat singkat, yakni hanya 5 sampai 7 hari saja dan sesudah itu bunga tersebut akan layu dan mati. Sementara tidak tahu bahwa bunga tersebut sudah melaksankan penyerbukan ataukah belum.
  9. Proses pembuahan yang dialami saat masa hidup dari bunga rafflesia arnoldi ini sangatlah kecil prosentasenya, sebab di dalam satu bunga paling jarang yang mempunyai dua jenis kelamin sekaligus. Sementara yang menolong untuk melaksanakan pembuahan, hewan lalat pun tidak pasti apakah datang menuju ke dalam bunga ataukah tidak.
  10. Sampai sekarang ini belum dijumpai orang yang berhasil dalam mengembangbiakkan bunga rafflesia arnoldi dengan sengaja, proses hidup pada bunga ini sangat bergantung dari keberadaan dari pohon inangnya (terkadang akar dari pohon yang lumayan besar). Oleh sebab itu bila tidak ada pohon di hutan, maka keberadaan bunga ini juga dipastikan tidak akan dijumpai.
  11. Masa pertumbuhan pada bunga bangkai maupun rafflesia arnoldi sangat lama sekali hingga mencapai 6 bulan. Jadi, bunga rafflesia arnoldi ini termasuk salah satu bunga terlangka dan mempunyai bagian bagian bunga terunik yang keberadaannya dilindungi. Oleh sebab itu, bila kamu menemukan bunga tersebut sebaiknya jagalah dengan cermat karana masa hidupnya hanya singkat (yakni sekitar 7 hari saja).
Baca Juga :  15 Tumbuhan yang Hidup di Lingkungan Lembab Beserta Gambarnya Lengkap

Bunga ini sebagai salah satu ikon bagi Indonesia terutama di wilayah Bengkulu serta pulau sumatera. Apabila kalian ingin melihat bunga bangkai secara mudah, maka janganlah merusak habitatnya ya. Seperti itulah sejarah penemuan bunga rafflesia arnoldi beserta ciri-ciri bunga rafflesia arnoldi, Semoga menambah wawasannya dan terimakasih telah berkunjung!

Baca juga: