Bunga : Pengertian, Bagian – bagian, Jenis dan Fungsinya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote

Pengertian Bunga, Bagian – bagian, Jenis dan Fungsinya

Pengertian Bunga dan Fungsinya – merupakan salah satu bagian penting dari tumbuhan. Biasanya bunga merupakan salah satu bagian yang berfungsi membantu proses berkembang biak pada tumbuhan. Tidak semua tanaman memiliki bagian ini, bunga hanya daapat muncul pada tanaman yang merupakan jenis tanaman berbunga. Setiap tanaman memiliki keunikan dan bentuk bunga yang berbeda,guna melengkai keunikan tanaman tersebut. Hal ini yang membuat bunga disukai banyak

bunga

Bagian Bagian Bunga

Bunga memiliki beberapa bagian yang menyusun bunga dan menadikan bunga sebagai bagian penting ddari suatu jenis tanaman yang berbunga. Biasanya bunga memiliki  batang dan mahkota bunga yang berbeda disetiap jenis tanaman.

1. Bagian tangkai induk bunga

Bagian awal dari bunga adalah bagain tangkai induk bunga, bagian ini merupakan cabang lanjutan dari sebuah batang atau ranting pohon dan tanaman untuk menuju bunga.

2. Bagian tangkai bunga

Bagian tangkai bunga merupakan bagian antara tangkai induk bunga dan bagian dasar dari bunga. Bagian ini yang biasanya di ikutsertakan dalam merangkai bunga, atau saat kita memetiknya untuk di jual dan di koleksi.

3. Bagian dasar bunga

Bagian dasar bunga ini memiliki fungsi sebagai melekatnya mahkota bunga. Pada bagian ini merupakan dasar dari bunga dan menjadi ujung dari tangkai bunga.

4. Bagian daun pelindung

Bagian bunga yang satu ini berbeda dengan kelopak bunga, bagian ini merupakan daun terakhir yang menjadi lokasi tumbuh nya bunga. Dengan kata lain, bunga akan tumbuh melalui bagian dari ketiak daun ini.

5. Daun tangkai bunga

Daun ini berada pada pangkal dari tangkai bunga. Bagian daun ini merupakan bagian berupa daun yang berfungsi sebagai daun pelindung. Daun ini bisa terlihat karena tampak dari luar.

6. Kelopak bunga

Kelopak bunga merupakan pelindung bunga saat bunga masih kuncup, dan menjadi pelindung dari bunga yang belum mekar dengan sempurna. Ketika bunga mulai mekar, maka kelopak bunga akan ikut membuka, dan membiarkan bunga tersebut mekar. Kelopak bunga akan membentuk seperti bagian dassar bunga dengan warna hijau daun saat bunga telah mekar dengan sempurna. Inimengapa kelopak bunga menjadi salah satu bagian yang penting bagi sebuah bunga.

Baca Juga :   Unsur Hara (Makronutrien dan Mikronutrien) yang Dibutuhkan Oleh Tumbuhan

7. Mahkota bunga

Seperti pada awal artikel ini, setiap bunga memiliki keunikan dan karakteristik nya masing masing. Hal ini ditandai dengan mahkota bunga yang berbeda beda  pula. Mahkota bunga merupakan bagian yang seringkali menjadi representasi terhadap bunga itu sendiri, memiliki warna yang cerah dan juga menarik. Hal ini juga menjadi  sebuah indicator utama dari kecantikan dan keindahan bunga tersebut.

8. Benang sari

Benang sari merupakan bagian bunga yang memiliki fungsi sebagai alat kelamin jantan pada bunga. Banang sari memiliki serbuk sari yang dapat membantu tanaman untuk berkembang biak atau bereproduksi. Jika proses reproduksi berjalan sempurna maka akan menghasilkan tanaman baru.Benang sari terdiri atas tiga bagian utama.

  • Kepala sari atau yang dikenal dengan nama antheral
  • Serbuk sari atau yang dikenal dengan nama polen
  • Tangkai sari atau yang dikenal denan nama filament

9. Putik bunga

Putik bunga berperan sebagai alat kelammin betina pada tanaman bunga. Pada bagian dasar putik bunga terdapat bakal biji dari sebuah tanaman. Bentuk putik bunga yang seperti sebuah botol memudahkan bunga untuk menyimpan bakal bijinya dengan baik dan jauh dari gangguan parasit dan hama. Jika putik bertemu dengan serbuksari maka akan dihasilkan biji untuk menumbuhkan tanaman yang baru.

10. carpel

Dalam carpel terdapat bakal buah dan bakal biji, karena carpel merupakan pendukung dari sebuah makrospora. Bakal biji yang terdapat dalam carpel memiliki dua inti, yaitu sel telur dan juga calon lembaga. Calon lembaga dalam bakal biji ini lah yang akan tumbuh menjadi tanaman yang baru.

Jenis – Jenis Bunga

Setiap bunga memiliki kareakteristik yang berbeda, dengan segala keistimewaan yang dimiliki bunga bunga tersebut. Jika perhatikan secara fisik, bunga dibedakan menjadi beberapa jenis. Hal ini dipengaruhi oleh jenis tanaman dan kondisi lingkungan dimana bunga tersebut hidup. Berikut ini adalah beberapa jenis dari bunga yang dapat anda temukan secara umum :

1. Bunga lengkap

bakung

Bunga lengkap merupakan bunga yang memiliki seluruh bagian bagian yang menyusun bunga seutuhnya. Pada bunga lengkap pasti memiliki bagian kelopak, mahkota,putik atau benang sari,dan batang yang sempurna. Bunga kembang sepatu,Bunga Bakung merupakan contoh dari beberapa bunga yang termasuk ke dalam jenis bunga lengkap

Baca Juga :   6 Ciri-ciri Ganggang (Alga) dan Pengertiannya Lengkap

2. bunga tidak lengkap

kamboja

Sesuai dengan namanya, bunga tidak lengkap adalah bunga yang tidak memiliki beberapa bagian dari bunga secara utuh. Sebagian bunga tidak memiliki kelopak, sebagian bunga tidak memiliki mahkota dan sebagian tidak memiliki putik dan serbuk sari atau alat untuk berkembang biak. Bunga kamboja dan bunga kelapa adalah salah satu contoh untuk bunga tidak lengkap.

3. Bunga sempurna

mawar

Bunga sempurna memiliki seluruh bagian dari bunga dengan lengkap dan sempurna. Bunga sempurna memiliki kelopak, mahkota, putik dan serbuk sari. Serbuk sari dan putik bunga dalam satu bunga merupakan cirri yang sangat tampak pada bunga sempurna, hal ini menyebabkan bunga sempurna juga disebut bunga hermaprodit. Mengapa demikian, karena tanaman tersebut dapat melakukan penyerbukan nya sendiri tanpa serbuksari dari bunga yang lainnya. Bunga matahari, Bunga mawar adalah beberapa jenis dari bunga sempurna.

4. bunga tidak sempurna

bunga salak jantan

Bunga tidak sempurna biasanya dicirikan dengan hanya memiliki salah satu bagian untuk berkembang biak, jika bunga tersebut memiliki serbuk sari maka bung tersebut tidak memiliki putik. Dan dalam satu pohon atau tanaman seluruh bunga nya seperti itu, sehingga memunculkan istilah tanaman jantan dan tanaman betina. Hal ini biasa ditemukan pada jenis pohon salak, yang memiliki jenis bunga yang tidak sempurna, sehingga pohon salak sering dikenal juga dengan istilah salak jantan dan juga salak betina.

Fungsi dari bagian bunga

Bunga yang biasa sering kita jumpai dimana-mana ternyata memiliki fungsi dari setiap bagian-bagian yang ada pada bunga. Agar bunga tetap terlihat indah, bagian-bagian dari bunga ikut berperan memiliki fungsi masing-masing untuk saling melengkapi agar bunga selalu terlihat indah.

Bagian bunga juga memiliki perannya masing masing, adaa bagian yang berperan alam perkembang biakan,  ada bagian yang berfungsi meliindungi bagian yang lain,  ada yang berfungsi menarik lebah untuk  membantu penyerbukan dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari beberapa bagian bunga yang sudah disebutkan sebelumnya :

1. Mahkota bunga

Beberapa fungsi penting berada pada mahkota bunga, baik bagi bunga tersebut,  bagi tanaman itu sendiri maupuun bagi makhluk hidup lainnya, dibawah ini merupakan beberapa fungsi dari mahkota bunga.

  • Sebagai bagian yang dapat menarik minat dari serangga dan hewan untuk membantu penyerbukan
  • Untuk menarik mangsa (bagi jenis bunga yang sifatnya karnivora)
  • Sebagai hiasan pada taman dan juga pekarangan rumah
  • Sebagai tanda respon afeksi atau perasaan seseorang
  • Terkadang digunakan juga untuk mencerminkan kepribadian seseorang
  • Dapat menjadi indikator dari kondisi kesehatan sebuah tanaman
  • Untuk pewarna dan juga keperluan lainnya
Baca Juga :   Jaringan Xilem dan Floem, Beserta fungsinya.

2. Tangkai bunga

Selain berperan sebagaipenyangga dari bunga, tangkai bunga juga memiliki fungsi sebagai berikut.

  • Membantu menyalurkan nutrisi dari akar menuju bunga.
  • Membantu penyerapan air, sehingga bunga bisa tetap hidup, apabila sudah dipetik

Fungsi Bunga

Bunga berfungsi Secara biologis jika fungsinya berkaitan dengan tingkat keberlangsungan tanaman berbunga tersebut, berkembang biak dan lain sebagainya. Dan fungsi lainnya sebagai bunga secara nonbiologis jika berkaitan dengan hal hal yang tidak berhubungan dengan tanaman bunga tersebut, estetika kesehatan dan lain sebagainya.

1. Fungsi biologis

Fungsi biologis utama dari bunga adalah untuk berkembang biak dan menjaga keberlangsungan hidup tanaman tersebut. Selain itu bunga juga memiliki fungsi lain secara biologis, terutama bagi tanaman secara keseluruhan.

  • Sebagai organ seksual, dimana bunga merupakan tempat menyatunya gamet jantan dan juga gamet betina pada tumbuhan.
  • Setiap tanaman yang memiliki bunga akan sangat menggantungkan reproduksi dan juga penyebarannya melalui bunga tersebut.
  • Sebagai organ untuk bertahan pada kondisi yang kurang menguntungkan. Hal ini terjadi, misalnya pada tanaman yang biasa tumbuh pada lokasi kering, dimana tumbuhan tesebut akan membentuk bunga ketika mangalami kondisi kekurangan air.
  • Untuk menarik serangga, agar mau hinggap dan membantu proses penyerbukan pada bunga
  • Untuk meneruskan proses perkembangbiakan, karena bunga ada juga yang berproses menjadi biji, yang kemudian bisa ditanam kembali.

2. fungsi non biologis

Fungsi buunga non biologisnya adalah fungsi yang dimiliki bunga tesebut untuk makhluk hidup lainnya, bukan hanya untuk tanaman itu sendiri. Dimana bunga tersebut dapat berguna bagi mkhluk hidup yang lainnya.

  • Untuk membantu mengusir nyamuk dan juga serangga yang mengganggu
  • Sebagai penghasil nectar, yang sangat dibutuhkan oleh beberapa serangga sebagai makanan, seperti lebah dan juga burung kolibri.
  • Sebagai aroma terapi, karena beberapa jenis bunga memiliki wangi yang memikat dan mampu membuat suasana menjadi lebih rileks.
  • Sebagai indikator bahwa kondisi kesehatan dari sebuah tumbuhan baik, karena apabila kondisi tumbuhan tidak baik, maka biasanya tumbuhan tersebut tidak berbunga.
  • Sebagai konsumsi apabila sudah berubah menjadi bentuk buah
  • Sebagai hiasan pada pekarangan
  • Untuk mempercantik sebuah ruangan
  • Sebagai aksesoris

Ternyata bunga memiliki banyak sekali peran dalam kehidupan makhluk hidup, bukan hanya untuk tanaman itu sendiri. Sehingga kita juga harus menjaga dan melestarikan lingkungan dan tanaman yang ada. Agar ekositem disekitar kita tidak rusak.

Baca Juga :