Angiospermae : Pengertian, Ciri Ciri, Perbedaan dan Contohnya Terlengkap

5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian Angiospermae, Ciri Ciri, Perbedaan dan Contohnya

Angiospermae – alam diciptakan sedemikian rupa begiru juga dengan tumbuhan yang ada di sekitar kita. Artikel kali ini akan membahas tentang tumbuhan angiospermae. Dari artikel ini diharapkan kalian mampu mengerti dan lebih memahami tentang tumbuhan angiospermae.

Pengertian Angiospermae

Terdapat beragam tumbuhan yang hidup di bumi, baik itu tumbuhan tingkat rendah seperti Paku dan Lumut. Maupun tumbuhan tingkat tinggi yang dikelompokkan ke dalam tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae.

Angiospermae adalah sebuah kelompok tumbuhan yang terbesar yang hidup di Bumi. Angiospermae sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu “aggeion” yang berarti penyangga/pelindung, dan “sperma” yang berarti biji. Secara umum, Angiospermae adalah tumbuhan berbiji tertutup.

Alat Reproduksi Tumbuhan Angiospermae

Berbeda dengan kerabatnya Gymnospermae, Angiospermae sudah memiliki organ reproduksi berupa bunga. Bunga adalah pucuk atau tunas yang sangat khusus dan telah termodifikasi. Bagian – bagian bunga terdiri dari tangkai, kelopak, mahkota, benang sari dan putik.

Pada bagian putik inilah akan terjadi proses fertilisasi. Fertilisasi yaitu proses peleburan gamet jantan dari benang sari dan gamet betina yang ada di dalam putik. Hasil peleburan gamet inilah, akan berkembang menjadi buah dan biji yang kemudian akan tumbuh menjadi individu baru.

Bagi tumbuhan, biji adalah awal mula kehidupan tumbuhan diluar tubuh induknya. Secara sederhana, biji terdiri 3 komponen utama, yaitu Zigot (calon tumbuhan baru), Kotiledon (cadangan makanan), dan kulit biji yang berfungsi untuk melindungi bagian dalam biji.

Baca Juga :  Anatomi Daun Dikotil Dan Monokotil : Pengertian, Struktur, Fungsi Beserta Perbedaannya

Tumbuhan Angiospermae Dibagi Menurut Jumlah Keping Bijinya

Berdasarkan jumlah keping bijinya, tumbuhan dibedakan menjadi 2 kelas, yaitu :

  1. Kelas Dikotil adalah kelompok tumbuhan yang memiliki dua cacah keping biji. Contoh tumbuhan yang masuk ke dalam kelas dikotil antara lain adalah jeruk, jambu, mangga, akasia, dan tumbuhan jati.
  2. Kelas Monokotil adalah kelas tumbuhan yang memeliki satu cacah kotiledon saja. Contoh tumbuhan yang masuk ke dalam kelas monokotil antara lain adalah padi, jagung, pisang, kunyit dan lili.

Perbedaan antara Tumbuhan Angiospermae (Dikotil dan Monokotil)

Jika kita lihat, selain dari cacah kotiledonnya juga terdapat perbedaan morfologi pada organ lain yang dapat membedakan kelas monokotil dan kelas dikotil.

  1. Tumbuhan Monokotil memiliki sistem perakaran serabut ; akar serabut adalah akar yang berbentuk seperti benang, jumlahnya sangat banyak dan memiliki ukuran yang sama antara bagian yang satu dengan bagian yang lain.
  2. Tumbuhan Dikotil memiliki sistem perakaran tunggang ; akar tunggang pada tanaman dikotil hanya memiliki satu sumbu utama akar yang bercabang – cabang menjadi ranting – ranting akar.

Perbedaan Pada Organ Batang Tumbuhan Angiospermae

  1. Kelompok tumbuhan monokotil memiliki struktur batang yang lurus dan tidak bercabang – cabang.
  2. Kelompok tumbuhan dikotil memiliki struktur batang berkayu yang bercabang – cabang.
    Perbedaan ini disebabkan karena adanya kambium pada tanaman dikotil. Keberadaan kambium menyebabkan batang dikotil tidak hanya dapat bertumbuh tinggi, namun juga bisa bertambah besar.

Perbedaan Pada Tulang Daun Tumbuhan Angiospermae

Apabila kita mengamati organ daun pada tumbuhan monokotil dan dikotil, kita dapat melihat perbedaan yang sangat mencolok diantara keduanya.

  1. Tumbuhan monokotil tulang daunnya berbentuk melengkung dan sejajar.
  2. Tumbuhan Dikotil tulang daunnya akan menyirip seperti sirip ikan, atau menjari seperti jari – jari tangan manusia.
Baca Juga :  Bunga , Karakteristik dan Fungsi Terlengkap.

Proses Penyerbukan Tumbuhan Angiospermae Dengan Bunga

Bunga pada tumbuhan monokotil umumnya memiliki kelopak atau mahkota bungan dengan jumlah kelipatan 3. Sedangkan, pada tumbuhan dikotil memiliki kelopak atau mahkota bunga dengan jumlah kelipatan 4 atau 5.
Bunga merupakan struktur reproduksi generatif pada tumbuhan. Pada organ inilah akan terjadi proses penyerbukan. Berikut adalah penjelasan singkat tentang proses penyerbukan :

  • Proses penyerbukan diawali dengan bulu serbu di benar sari dan sel telur pada putik. Serbuk sari yang jatuh di kepala putik, terdiri atas 1 sel dengan 2 dinding pembungkus, yaitu exin (selaput luar) dan Intin (selaput dalam).
  • Dimana exin akan memecah dan intin akan tumbuh memanjang membuat bulu serbuk sari yang akan menuju ke ruang bakal biji. Bersamaan dengan ini, inti sel serbuk sari akan membelah menjadi 2 bagian yang besar dan yang ada di depan adalah inti vegetatif. Inti vegetatif ini berfungsi sebagai penunjuk jalan, sedangkan yang kecil dan yang di belakang adalah inti generatif. Inti generatif ini kemudian akan membelah lagi menjadi Inti generatif I dan Inti generatif II.
  • Bersamaan dengan itu, di dalam ovarium Megasporosit akan membelah secara meosis menjadi 4 sel. 3 diantaranya akan mati, dan yang satu tumbuh menjadi sel Megaspora.
  • Inti sel Megaspora ini yang selanjutnya akan membelah secara mitosis 3 kali, sehingga terbentuklah 8 inti.
  • Ke-8 inti tersebut, kemudian membentuk formasi di dalam bakal biji, yang 3 sel diantaranya menempatkan diri di bagian atas bakal biji yang kemudian disebut sebagai sel antipoda. Dan yang bagian bawah dekat dengan mikrofil, 3 diantaranya akan menempatkan diri secara berdekatan, yang tengah adalah ovarium, sedangkan 2 yang mengapitnya adalah sel sinergit. Dua sel yang tersisa akan bergerak ke tengah bakal biji dan bersatu atau melebur membentuk inti kandung lembaga sekunder, sehingga menjadi sel diploit.
  • Pada saat terjadi fertilisasi, Inti generatif I akan membuahi ovum dan membentuk zigot, sedangkan inti generatif II akan membuahi inti kandung lembaga sekunder dan menghasilkan endosperma. Endosperma berfungsi sebagai cadangan makanan untuk zigot. Inilah yang dinamakan pembuahan ganda.
Baca Juga :  Akar tunggang dan akar serabut : Pengertian, Fungsi, Ciri, Contoh serta Perbedannya

Demikian pembahasan mengenai tumbuhan Angiospermae. Semoga artikel kali ini dapat menambah pengetahuan kalian tentang tumbuhan dan semoga bermanfaat.

Baca juga:

/* */