6 Dampak Pencemaran Udara Terhadap Lingkungan dan Pencegahannya Lengkap

4.8 (95.33%) 30 vote[s]

Dampak dan Pencegahan Pencemaran Udara Terhadap Lingkungan

Dampak Pencemaran Udara – Pencemaran udara merupakan salah satu atau lebih substansi fisik, kimia, maupun biologi di atmosfer dengan jumlah yang bisa membahayakan kesehatan semua makhluk hidup dan mengganggu estetika serta kenyamanan. Pencemaran udara bisa ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia.

Pencemaran udara digolongkan menjadi pencemar primer & pencemar sekunder. Pencemar primer ialah zat pencemar yang timbul secara langsung dari sumber pencemaran udara. Karbon dioksida (CO2) ialah contoh dari pencemar primer sebab hasil dari pembakaran. Pencemar sekunder ialah substansi pencemar yang terbentuk karna reaksi pencemar-pencemar primer di atmosfer. Pembentukan ozon di dalam kabut fotokimia ialah sebuah contoh pencemaran udara sekunder

Kegiatan manusia akibat polusi udara

  • Transportasi, sebab pemakaian bahan bakar fosil sejenis batu bara, bensin, dan solar. Pemakaian bahan bakar menimbulkan gas karbon dioksida yang tidak sempurna.
  • Industri penggunaan generator yang sering dipakai oleh pabrik-pabrik tak lepas dari penggunaan BBM (bahan bakar minyak), dan pengolahan limbah udara karna hasil pengolahan pabrik.
  • Pembangkit listrik
  • Pembakaran (perapian, kompor, dan berbagai jenis bahan bakar)

Dampak Pencemaran Udara

Adapun 6 dampak pencemaran udara adalah sebagai berikut:

1. Dampak untuk Kesehatan

Dampak kesehatan umumnya yang sering dijumpai adalah ISPA yakni (infeksi saluran pernapasan akut) akibat dari kebakaran hutan yang meluas misalnya seperti di daerah Kalimantan dan Sumatera. Dampak lainnya adalah penyakit asma dan bronchitis. Beberapa zat pencemar termasuk sebagai toksik (beracun) serta karsinogenik (penyebab kanker).

Baca Juga :  Aliran Energi Dalam Ekosistem : Pengertian, Bentuk, Tingkatan Dan Contohnya

Pengaruh Hg terhadap kesehatan manusia

Berikut ialah pengaruh Hg pada kesehatan manusia :

  1. Pengaruh terhadap fisiologis
    Jika Hg ini masuk dalam darah, maka terjadi kemacetan sirkulasi darah. Pengaruh Hg terhadap tubuh manusia terjadi dalam sistem saluran pencernaan dan ginjal, terutama akibat dari merkuri terakumulasi. Organ utama yang mendapat paparan kronik oleh elemen Hg ialah sistem saluran pencernaan
  2. Pengaruh terhadap tumbuhan
    Bayi serta ibu yang terjangkit Hg, maka pertumbuhannya menjadi tak normal. Hasil studi telah membuktikan bahwa bayi yang dilahirkan dari ibu yang makan gandum berfungisida bisa mengalami gangguan pada kerusakan otak, yakni cacat mental, buta dan juga gangguan menelan

2. Dampak terhadap Tanaman

Tanaman yang tumbuh di sekitar tempat yang terkena pencemaran udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya. Tanaman yang rawan penyakit, antara lain klorosis, nekrosis, serta bintik hitam. Zat yang menempel pada permukaan tanaman bisa menghambat proses fotosintesis.

Tanaman akan kekurangan nutrisi sebab tanah yang tercemar limbah telah membunuh organisme pengurai bangkai. Organismenya antara lain adalah bakteri, jamur, serta cacing, hingga sisa makhluk hidup misalnya potongan kayu, tumpukan rumput yang tak bisa diuraikan menjadi anorganik.

3. Terjadinya Hujan Asam

Derajat keasaman dengan (pH) normal air hujan ialah 5,6 karena terhadap karbondioksida (CO2) di atmosfer. Pencemar udara SO2 dan NO2 bereaksi terhadap air hujan membentuk asam dan menurunkan derajat pH air hujan. Dampak hujan asam antara lain akan mempengaruhi kualitas air permukaan, lalu tanaman menjadi layu dan mati, serta bersifat korosif sehingga akan membentuk karat di material dan bangunan.

4. Efek Rumah Kaca

Suhu udara yang meningkat sangat berhubungan dengan makin gundulnya hutan sebab penebangan liar dan juga kebakaran hutan. Hal ini meningkatkan pada kadar karbondioksida. Selanjutnya, aktivitas manusia dari hasil asap kendaraan bermotor dan juga asap rokok meningkatkan kadar CO2. Penumpukan dari Kadar CO2 di atmosfer akan sulit dinetrakan, pada akhirnya mengakibatkan efek rumah kaca.Kadar CO2 di angkasa sangat banyak. Dengan demikian, sinar matahari akan sampai ke permukaan bumi, lalu dipantulkan ke angka yang ternyata tertahan oleh lapisan dari gas CO2, dan akhirnya memantulkan kembali ke permukaan bumi.

Baca Juga :  Radikal Bebas, Oksidan dan Antioksidan : Pengertian dan Fungsinya Terlengkap

Hal tersebut menyebabkan suhu dipermukaan bumi semakin tinggi. Jika suhu permukaan bumi makin tinggi, sudah tentu akan membawa pengaruh adanya kutub utara dan selatan. Kutub merupakan penyeimbang dari suhu udara di permukaan bumi. Suhu permukaan bumi yang semakin tinggi ataupun disebut dengan pemanasan global. Adapun dampak pemanasan global adalah pencairan es di kutub, perubahan iklim regional serta global dan juga perubahan siklus hidup flora dan fauna.

5. Penipisan Lapisan Ozon

Lapisan ozon fungsinya adalah menyaring sinar matahari berbahaya yakni sinar ultraviolet, selain itu lapisan ini fungsinya mengendalikan jumlah panas pada atmosfer. Kerusakan ozon bisa mengakibatkan kenaikannya suhu di atmofer, sehingga akan meningkatkan pemanasan global terhadap bumi ini.

Penyebab kerusakan ozon sebab penggunaan gas berbahaya berlebihan oleh manusia. Gas tersebut ialah Klorofluorokarbon (CFC), CFC dipakai dalam system pendingin misalnya seperti lemari es dan AC, aerosol & Styrofoam.

6. Atmosfer yang Terancam

Atmosfer bumi adalah lapisan gas atau udara yang berperan untuk menyaring sinar dan cahaya matahari. Lapisan udara ini terdiri dari debu, gas dan uap air. Semakin hari atmosfir di bumi akan semakin tercemar akibat ulahnya manusia. Semakin banyaknya mobil, pabrik, dan juga rumah yang bermunculan ini semakin menambah besarnya pencemaran.

Pencegahan pencemaran udara

Pencemaran udara bisa dihindari menggunakan cara berikut:

  • Mengurangi penggunaan dari bahan bakar minyak
  • Mencegah penebangan hutan guna lahan pertanian
  • Memperluas daerah penghijauan serta reboisasi
  • Mencegah terjadinya dari kebakaran hutan
  • Mencegah pembakaran bahan-bahan zat beracun di udara terbuka
  • Menggunakan bahan bakar yang minimt mengeluarkan asap

Nah, diatas merupakan penjelasan tentang 6 dampak pencemaran udara yang terjadi di lingkungan yang banyak mengakibatkan kerugian bagi makhluk hidup. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca Juga :  Dampak (Positif dan Negatif) Penggunaan Pestisida Bagi Kehidupan Manusia

Baca juga:

/* */