5 Perbedaan dan Pengertian Plasma dan Serum Darah Terlengkap

5 (100%) 1 vote

Pengertian dan Perbedaan Plasma dan Serum Darah

Perbedaan plasma dan serum darah – plasma dan serum ini merupakan dua istilah yang kerap di pakai secara bergantian. Sebab, hal ini di yakini bahwa terdapat 8% dari jumlah berat badan ialah dari darah. Darah terdiri dari serum, plasma, sel-sel darah putih serta sel-sel darah merah. Sel darah putih berperan penting dalam sistem pertahanan tubuh (sistem kekebalan tubuh) sementara dalam transportasi oksigen melibatkan dari sel-sel darah merah.

Kalian pasti sudah kerap mendengar istilah dari plasma dan serum ini saat melakukan tes darah. Keduanya memang nampak membingungkan, sebab hampir mirip yakni mempunyai penampilan jerami atau berupa cairan bening yang warnanya kuning muda. Namun, tetap saja keduanya ini tidaklah sama. Jadi, mari kita mulai terlebih dahulu dengan memahami apa itu darah.

Pengertian Darah

Darah ialah cairan dalam tubuh dengan bersikulasi lewat vena dan arteri guna memasok jaringan menggunakan oksigen serta menghilangkan CO2 untuk dibuang. Hal tersebut juga bertanggung jawab dalam memberikan nutrisi ke jaringan, lalu hormon ke sel, serta bagian terpenting dalam sistem kekebalan tubuh karena adanya pembawa sel darah putih.

Pengertian Serum

Serum adalah bagian yang terdapat dalam darah dan mempunyai komposisi pembuatnya yang serupa dengan pembuat plasma darah. Tetapi serum darah ini tidak berfungsi dalam hal membekukan darah, sehingga membuat serum tidak dapat menggumpal seperti pada plasma darah.

Baca Juga :  Penyakit ISPA : Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya Terlengkap

Apabila kalian ingin melihat keberadaan dari serum darah bisa menggunakan cara pembekuan seluruh agen yang terdapat di dalam darah lalu melakukan pemutaran progesif agen atau juga dapat melakukan cara mengambil sampel darah serta pengambilan bagian darah yang menggumpal.

Nah, bagian yang tak diambil bernama serum darah. Zat yang terdapat di dalam serum darah menliputi elekrolit termasuk protein. Hal ini dikarenakan protein tak dapat menggumpalkan darah. Serum darah dalam tubuh manusia kadang digunakan untuk memperoleh pengujian diagnostic sementara serum darah hewan bisa digunakan untuk vaksin, baik vaksin anti racun maupun sebagai obat vaksinasi di berbagi jenis penyakit.

Pengertian Plasma Darah

Sementara plasma darah adalah bagian atasnya darah yang berair. Apabila kalian ingin mengamatinya, yakni dengan cara mengambil bagian sampel darah lalu didiamkan hingga terjadi sebuah endapan dalam darah. Sesudah darah mengendap, amatilah bagian darah yang telah mengendap tersebut antara bagian sel darah putih dan sel darah merah. Keduanya akan ada sebuah cairan mirip jerami dan cairan tersebutlah yang bernama plasma darah.

Plasma darah didalamnya terkandung zat firbrinogen sebagai pembeku darah. Jadi, bentuk plasma darah cenderung menggumpal sementara zat lainnya seperti protein mengendap dibawahnya. Plasma dapat digunakan sebagai penelitian dalam diagnosa khususnya ketika orang akan menjalankan tranfusi terapi terhadap orang yang mempunyai hipovotemik atau orang yang sedang mengalami kekurangan zat yang membuat darah tersebut membeku.

Perbedaan Plasma dan Serum Darah

Berikut ini akan dijelaskan mengenai perbedaan plasma dan serum darah, silahkan simak tabel di bawah ini :

Keterangan Serum Plasma

Bentuk Bagian dalam darah tanpa mengandung zat beku tapi ada protein. Bagian dalam darah bercair dan cenderung menggumpal sebab ada nutrisi, hormone & zat beku

Baca Juga :  Penyakit Menular dan Tidak Menular : Pengertian, Jenis dan Cara Pencegahannya Lengkap

Komposisi Zat protein, glukosa, hormone, antibody, elektrolit, antigen, dan partikel tertentu. Zat yang terkandung dalam plasma tidak jauh beda dengan serum darah, hanya yang membedakan ialah mengandung fungsi beku.
Volume Serum mempunyai volume lebih sedikit dari plasma darah. Jumlah berat plasma dari keseluruhan volume 55%. Yakni terdiri atas 93% air dan 7% sel darah lain. Kerapatan plasma 1.025 kg/mᶟ.

Prosedur isolasi Ekstrak serum dilakukan melalui sampel darah lalu dibekukan dan cairannya dipisah menggunakan stik khusus aplikator. Kemudian memisahkan dari bagian yang menggumpal. Ekstrak plasma darah dengan memutar sampel memamakai mesin pemisah. Jadi hal ini akan membuat sel darah dibawah mengendap, sementara plasma berupa cairan being naik diatas.

Penggunaan medis Serum darah kadang dipakai untuk mendiagnosa penentu kadar hCG, protein, gula, kolestrol, serta zat lain dalam darah. Plasma darah ini dipakai dalam bidang medis menjadi transfuse darah bagi pasien hemophilia maupun penyakit pembeku darah lain, luka bakar atau shock, imunodefesiensi dll.

Kenapa harus dipisahkan? Untuk serum tujuannya dapat lebih efektif dipakai dalam penelitian. Karena serum darah mempunyai zat antigen yang jauh lebih banyak daripada plasma darah/ sel darah lain. Sementara plasma mempunyai zat antikoagulan yang dapat menghasilkan reaksi kimia rusak pada darah, jadi tidak efektif dipakai penelitian. Untuk plasma tujuannya dapat menghasilkan usia yang lebih panjang. Jika plasma disimpan dengan baik sampai 1 th lamanya masih dapat bertahan.

Jadi, seperti itulah perbedaan dari plasma dan serum darah. Walaupun keduanya ada didalam bagian darah, tapi harus dapat dibedakan melalui karakteristik antar keduanya.
Serum darah ini lebih sulit bila dipisahkan dari darah, sebab bentuknya yang sama sama cair jadi sulit dipisahkan. Berbeda dari plasma darah yang mempunyai zat pembeku yang dapat membuat plasma darah akan menjadi lebih cenderung menggumpal, sehingga plasma darah lebih mudah untuk diambil maupun dipisahkan dari dalam darah.

Baca Juga :  Mata Juling (Strabismus) : Pengertian, Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pengobatan dan Komplikasi Terlengkap

Demikianlah pembahasan mengenai perbedaan serum dan plasma darah. Plasma, serum darah dan juga sel darah lainnya sangat berperan penting bagi kehidupan manusia. Sehingga sangat penting bagi kita untuk tetap menjaga kesehatan darah yang ada didalam tubuh agar tubuh bisa menjadi lebih sehat dan fit.

Baca juga:

/* */