12 Macam Alga Hijau Di Perairan Indonesia Beserta Ciri dan Gambarnya Lengkap

5 (100%) 1 vote[s]

12 Macam Alga Hijau Di Perairan Indonesia

12 Macam Alga Hijau di Perairan Indonesia – Alga merupakan sebutan lain dari tumbuhan bergangga. Alga merupakan salah satu biota laut yang juga dapat diperjualbelikan. Di pasaran, alga dikenal pula dengan sebutan rumput laut.

Alga termasuk dalam golongan tumbuhan, tetapi tidak sama seperti tumbuhan yang ada di daratan. Alga tidak memiliki akar, dan batang. Alga memiliki daun yang biasa disebut dengan thallus . Tumbuhan ini secara ilmiah termasuk dalam kelompok Thallophyta.

Ciri Ciri Alga Hijau

Adapun ciri-ciri alga hijau yang khas, ialah sebagai berikut :

  1. Terdapat warna hijau yang khas seperti pada tumbuhan hijau di daratan karena mengandung pigmen klorofil yang tinggi.
  2. Memiliki bentuk yang beragam mulai dari unisel sampai filamen.
  3. Perkembangbiakannya melalui dua cara, yaitu generatif dan vegetatif.
  4. Amilum dari alga hijau tersusun sebagai rantai glukosa bercabang (Amilose) dan tidak bercabang (Amilopektin). Amilum merupakan cadangan makanan dari alga hijau.
  5. Sel-sel yang terdapat dalam alga hijau ada yang membentuk koloni dengan benang bercabang dan ada pula yang tidak membentuk koloni mirip kormus tumbuhan tingkat tinggi.
  6. Sel-sel dari alga hijau ada yang memiliki dinding dinding, dan ada juga yang tidak.
  7. Alga hijau biasanya ada di laut di sepanjang perairan dangkal. Alga hijau akan melekat pada batu dan akan terlihat jelas saat air laut surut.
Baca Juga :  15 Tumbuhan yang Hidup di Lingkungan Lembab Beserta Gambarnya Lengkap

12 Macam Alga Hijau di Perairan Indonesia

Alga hijau disebut sebagai jenis alga yang paling banyak macamnya diantara kedua alga lainnya. Menurut beberapa referensi, Chloropytha atau alga hijau setidaknya memiliki kurang lebih 12 macam alga hijau di perairan Indonesia. Macam-macam alga hijau, diantaranya :

  1. Caulerpa

Beberapa orang menyebut Caulerpa dengan sebutan anggur laut. Caulerpa ternyata juga memiliki manfaat yang cukup unik ketika berada di perairan laut. Alga hijau ini dapat menetralkan setiap racun yang ada di sekitarnya, sehingga kandungan racun dalam perairan tersebut semakin berkurang dari waktu ke waktu. Akan tetapi alga hijau ini cukup berbahaya apabila dimakan oleh ikan, karena dapat meracuni tubuh ikan.

2. Ulva

Ulva memiliki bentuk daun atau thallus yang lebar mirip daun selada dengan variasi warna hijau terang. Habitat hidupnya adalah berada di daerah perairan payau, dan laut. Valonia memiliki bentuk bulat gelembung dengan variasi warna hijau sampai gelap. Sifat yang khas dari salah satu jenis alga hijau ini yaitu memiliki pori-pori berbentuk huruf V, dan memiliki sifat permeabilitas.

3. Dyctyosphaera (D. Caversona)

Jenis alga hijau ini biasanya akan menempel pada terumbu karang yang ada di sekitarnya. Dictyosphaera merupakan alga hijau yang mengandung banyak vitamin, mineral, protein, polisakarida, dan polifinol. Selain itu, kandungan dari salah satu jenis alga hijau ini yaitu sebagai antikanker, antioksidan, antiinflamasi, serta antibakteri.

4. Halimeda

Halimeda memiliki sekitar 18 jenis lainnya. Bentuk dari alga hijau ini sangat kaku dengan daun atau thallus yang menyerupai bentuk kipas kecil-kecil dengan warna hijau terang sampai hijau tua. Alga hijau ini hidup berada di bawah air, pantai berbatu dan terumbu karang.

Baca Juga :  Daun Saga : Pengertian, Deskripsi, Klasifikasi, Manfaat dan Khasiatnya Lengkap

5. Chaetomorpha

Chaetomorpha memiliki bentuk daun atau thallus yang menyerupai rambut-rambut halus, atau bulu seperti yang terdapat pada hewan di daratan, tetapi thallus ini menggumpal lebat. Chaetomorpha memiliki warna hijau yang sangat terang.

6. Codium

Codium adalah salah satu jenis alga hijau yang halus, licin dan lunak. Bentuknya memanjang menyerupai ranting pohon dan bercabang-cabang. Warna dari Codium sangatlah bervariasi mulai dari yang berwarna hijau sampai yang berwarna gelap atau perpaduan dari warna-warna tersebut.

7. Udotea

Udotea memiliki daun atau thallus yang berbentuk seperti sebuah kipas lebar. Udotea ini banyak tersebar di wilayah Indonesia terutama di Pulau Sulawesi. Salah satu jenis alga hijau ini tumbuh dan berkembang pada sela-sela terumbu karang dan pasir yang ada di bawah laut.

8. Tydemania (T. Expeditionis)

Bentuk daun atau thallus dari Tydemania adalah tegak, dan berbentuk bulat-bulat dengan rambut lembut. Salah satu jenis alga hijau yang tumbuh pada substrat karang dengan kedalaman 5 sampai 30 meter.

9. Bornetella (B. Nitida)

Alga hijau jenis ini biasanya hidup di atas karang mati dan pecahan-pecahan karang yang ada pada terumbu karang. Tumbuhan air ini akan tumbuh subur diantara karang-karang mati.

10. Boergenesia (B. Forbisii)

Boergenesia biasanya tumbuh dengan cara menempel pada tumbuhan laut atau batu karang. Tumbuhan bawah laut ini biasanya tidak begitu besar. Tumbuhan ini mirip seperti rumput-rumput kecil yang ada di daratan yang menempel di atas bebatuan karang.

11. Neomeris (N. Annulata)

Salah satu jenis alga hijau ini dapat tumbuh diantara substrat karang mati yang ada di dasar laut. Neomeris memiliki bentuk yang mirip dengan jenis alga hijau Bornetella. Thallus-nya memanjang seperti batang pohong dan berwarna hijau terang. Keberadaan Neomeris tersebar di wilayah laut Indonesia.

Baca Juga :  Bunga Kamboja Jepang : Pengertian, Klasifikasi, Morfologi dan Cirinya Terlengkap

12. Chara

Chara hidup di air tawar terutama melekat pada batu-batuan. Bentuk talus seperti tumbuhan tinggi, menyerupai batang, yang beruas-ruas dan bercabang-cabang, berukuran kecil. Pada ruasnya terdapat nukula dan globula. Di dalam nukula terdapat arkegonium dan menghasilkan ovum. Di dalam globula terdapat anteridium yang memproduksi spermatozoid.

Demikianlah artikel tentang 12 macam alga hijau di perairan indonesia, semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan mengenai tumbuhan hijau di laut Indonesia.

Baca juga:

/* */